LKPD Bahasa Indonesia Kelas 11: Mengevaluasi Ide Pokok, Ide Pendukung, serta Kalimat Fakta dan Opini dalam Teks Visual Argumentasi Pangan Lokal Berdasarkan Kaidah Logika Berpikir
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 11 dengan topik "Mengevaluasi Ide Pokok, Ide Pendukung, serta Kalimat Fakta dan Opini dalam Teks Visual Argumentasi Pangan Lokal Berdasarkan Kaidah Logika Berpikir".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 11: Mengevaluasi Ide Pokok, Ide Pendukung, serta Kalimat Fakta dan Opini dalam Teks Visual Argumentasi Pangan Lokal Berdasarkan Kaidah Logika Berpikir
Bahasa Indonesia - Kelas 11
Bab 1 Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 11 (Fase F) Topik: Mengevaluasi Ide Pokok, Ide Pendukung, serta Kalimat Fakta dan Opini dalam Teks Visual Argumentasi Pangan Lokal Berdasarkan Kaidah Logika Berpikir INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Evaluasi Logika Gagasan dan Hubungan Ide Pokok-PendukungEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan kaidah logika berpikir, evaluasilah apakah Data Pendukung 1 dan Data Pendukung 2 secara logis mendukung gagasan utama pada Pernyataan A. Berikan alasan evaluasimu! 2. Evaluasilah apakah simpulan pada Pernyataan B ('penanaman padi di seluruh lahan basah Maluku dan Papua harus dihentikan total karena mengancam kelestarian hutan') runtut dan sahih ditinjau dari kaidah logika berpikir berdasarkan premis-premis sebelumnya. Jelaskan cacat logika (logical fallacy) atau ketidaktepatannya bila ada! Format lembar kerja uraian analitis 2 kolom: Kolom 1 memuat hasil evaluasi kelogisan hubungan premis-gagasan (Pertanyaan 1, minimal 2 argumen kelogisan); Kolom 2 memuat telaah kritis kesahihan simpulan beserta deteksi cacat logika (Pertanyaan 2, uraian evaluatif minimal 1 paragraf). Kegiatan 2: Evaluasi Validitas Kalimat Fakta dan Opini Berdasarkan Kaidah LogikaEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isilah tabel evaluasi berikut untuk menguji status (Fakta/Opini) serta evaluasi kelogisan keempat kalimat argumen dalam teks visual! Ruang tabel jawaban Tabel 4 baris x 4 kolom dengan tajuk: Nomor Kalimat, Kutipan Informasi, Identifikasi Status (Fakta/Opini), dan Catatan Evaluasi Kaidah Logika Berpikir. Kegiatan 3: Evaluasi Kritis Menyeluruh terhadap Pandangan dalam Teks Visual CampuranEstimasi: 50 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Diskusikan bersama kelompok: Berdasarkan kaidah logika berpikir, evaluasilah kelemahan argumentasi dari pandangan ekstrem yang menyatakan 'Indonesia dapat menghentikan 100% impor gandum dalam 1 tahun dengan menggantinya menggunakan sorgum lokal'! Mengapa pandangan tersebut tidak realistis secara logis? 2. Tuliskan rumusan evaluasi kritis kelompokmu (3-4 kalimat) mengenai rekomendasi perbaikan argumen teks visual tersebut agar gagasannya berlandaskan kaidah logika berpikir yang kokoh dan dapat dipercaya publik! Format laporan diskusi kelompok berstruktur: (1) Hasil telaah kelemahan logika argumen ekstrem (uraian poin kritis), (2) Rumusan evaluasi rekomendasi rekonstruksi argumen logis (paragraf terpadu). REFLEKSI1. Bagian mana dari evaluasi kaidah logika berpikir (menguji fakta/opini atau mengidentifikasi cacat logika) yang paling menantang bagimu saat mencermati teks visual argumentasi? 2. Bagaimana kemampuan mengevaluasi gagasan teks visual ini membantumu agar tidak mudah termakan klaim yang menyesatkan dalam kehidupan sehari-hari? 3. Apa langkah konkret yang akan kamu lakukan ketika menemukan teks argumentasi di media sosial sebelum menyimpulkan atau menyebarkannya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.