LKPDPertemuan 1Bab 1Fase FSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 11: Mengevaluasi Ide Pokok, Ide Pendukung, serta Kalimat Fakta dan Opini dalam Teks Visual Argumentasi Pangan Lokal Berdasarkan Kaidah Logika Berpikir

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 11 dengan topik "Mengevaluasi Ide Pokok, Ide Pendukung, serta Kalimat Fakta dan Opini dalam Teks Visual Argumentasi Pangan Lokal Berdasarkan Kaidah Logika Berpikir".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 11: Mengevaluasi Ide Pokok, Ide Pendukung, serta Kalimat Fakta dan Opini dalam Teks Visual Argumentasi Pangan Lokal Berdasarkan Kaidah Logika Berpikir

Bahasa Indonesia - Kelas 11

Bab 1 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengevaluasi Ide Pokok, Ide Pendukung, serta Kalimat Fakta dan Opini dalam Teks Visual Argumentasi Pangan Lokal Berdasarkan Kaidah Logika Berpikir

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengevaluasi Ide Pokok, Ide Pendukung, serta Kalimat Fakta dan Opini dalam Teks Visual Argumentasi Pangan Lokal Berdasarkan Kaidah Logika Berpikir
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengevaluasi informasi berupa gagasan dan pandangan dari teks visual argumentasi bertema produk pangan lokal Indonesia berdasarkan kaidah logika berpikir

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap teks visual argumentasi bertema pangan lokal yang disajikan dengan saksama.
  • Gunakan kaidah logika berpikir kritis untuk mencermati hubungan antargagasan, keselarasan bukti, serta kesahihan pandangan penulis.
  • Kerjakan setiap instruksi secara bertahap pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Evaluasi Logika Gagasan dan Hubungan Ide Pokok-Pendukung

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Teks Visual Argumentasi 1 (Infografik Sagu Pangan Lokal)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati Teks Visual 1 berupa infografik ringkas argumen: 'Sagu sebagai Sumber Karbohidrat Masa Depan Maluku dan Papua'.
  2. Kutipan teks infografik: [Pernyataan A: 'Masyarakat Maluku dan Papua harus mengembalikan sagu sebagai makanan pokok utama demi ketahanan pangan lokal.']; [Data Pendukung 1: 'Sagu menghasilkan karbohidrat per hektare 3 kali lebih banyak dibandingkan beras dan toleran terhadap genangan air rawa.']; [Data Pendukung 2: 'Beras impor harganya mahal dan memerlukan subsidi transportasi yang membebani APBD.']; [Pernyataan B: 'Oleh karena itu, penanaman padi di seluruh lahan basah Maluku dan Papua harus dihentikan total karena mengancam kelestarian hutan.'].
  3. Evaluasi keabsahan hubungan logika antara gagasan utama (Pernyataan A) dengan data pendukung dan simpulan akhir (Pernyataan B).

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kaidah logika berpikir, evaluasilah apakah Data Pendukung 1 dan Data Pendukung 2 secara logis mendukung gagasan utama pada Pernyataan A. Berikan alasan evaluasimu!

2. Evaluasilah apakah simpulan pada Pernyataan B ('penanaman padi di seluruh lahan basah Maluku dan Papua harus dihentikan total karena mengancam kelestarian hutan') runtut dan sahih ditinjau dari kaidah logika berpikir berdasarkan premis-premis sebelumnya. Jelaskan cacat logika (logical fallacy) atau ketidaktepatannya bila ada!

Format lembar kerja uraian analitis 2 kolom: Kolom 1 memuat hasil evaluasi kelogisan hubungan premis-gagasan (Pertanyaan 1, minimal 2 argumen kelogisan); Kolom 2 memuat telaah kritis kesahihan simpulan beserta deteksi cacat logika (Pertanyaan 2, uraian evaluatif minimal 1 paragraf).

Kegiatan 2: Evaluasi Validitas Kalimat Fakta dan Opini Berdasarkan Kaidah Logika

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Teks Visual Argumentasi 2 (Poster Diversifikasi Pangan)
  • Buku catatan dan alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati Teks Visual 2 (Poster Argumen Diversifikasi Singkong dan Ubi Jalar): Kalimat 1: 'Singkong dan ubi jalar memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan beras putih.'; Kalimat 2: 'Berdasarkan data Kementan 2023, produksi ubi kayu nasional mencapai lebih dari 15 juta ton.'; Kalimat 3: 'Masyarakat yang menolak mengonsumsi singkong pastilah tidak memiliki rasa nasionalisme dan tidak peduli kesehatan.'; Kalimat 4: 'Diversifikasi konsumsi pangan lokal kaya serat dapat menurunkan risiko ketergantungan pangan impor.'
  2. Klasifikasikan status kalimat (fakta atau opini) lalu evaluasi kelayakan logikanya dalam menopang pandangan teks visual tersebut.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel evaluasi berikut untuk menguji status (Fakta/Opini) serta evaluasi kelogisan keempat kalimat argumen dalam teks visual!

Ruang tabel jawaban

Tabel 4 baris x 4 kolom dengan tajuk: Nomor Kalimat, Kutipan Informasi, Identifikasi Status (Fakta/Opini), dan Catatan Evaluasi Kaidah Logika Berpikir.

Kegiatan 3: Evaluasi Kritis Menyeluruh terhadap Pandangan dalam Teks Visual Campuran

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Peraga Bagan Visual Argumentasi Pangan Lokal 3
  • Kertas plano/lembar kerja kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok beranggotakan 4 murid.
  2. Cermati Teks Visual 3 (Bagan Argumen: 'Sorghum sebagai Pengganti Gandum 100% di Indonesia Tanpa Kendala').
  3. Diskusikan dan evaluasi pandangan pembuat bagan yang mengklaim gandum dapat langsung digantikan sorghum secara total tanpa mempertimbangkan aspek sosial-teknologi rantai pasok.
  4. Rumuskan evaluasi akhir kelompok mengenai sejauh mana pandangan teks visual tersebut dapat diterima secara nalar kritis.

Pertanyaan:

1. Diskusikan bersama kelompok: Berdasarkan kaidah logika berpikir, evaluasilah kelemahan argumentasi dari pandangan ekstrem yang menyatakan 'Indonesia dapat menghentikan 100% impor gandum dalam 1 tahun dengan menggantinya menggunakan sorgum lokal'! Mengapa pandangan tersebut tidak realistis secara logis?

2. Tuliskan rumusan evaluasi kritis kelompokmu (3-4 kalimat) mengenai rekomendasi perbaikan argumen teks visual tersebut agar gagasannya berlandaskan kaidah logika berpikir yang kokoh dan dapat dipercaya publik!

Format laporan diskusi kelompok berstruktur: (1) Hasil telaah kelemahan logika argumen ekstrem (uraian poin kritis), (2) Rumusan evaluasi rekomendasi rekonstruksi argumen logis (paragraf terpadu).

REFLEKSI

1. Bagian mana dari evaluasi kaidah logika berpikir (menguji fakta/opini atau mengidentifikasi cacat logika) yang paling menantang bagimu saat mencermati teks visual argumentasi?

2. Bagaimana kemampuan mengevaluasi gagasan teks visual ini membantumu agar tidak mudah termakan klaim yang menyesatkan dalam kehidupan sehari-hari?

3. Apa langkah konkret yang akan kamu lakukan ketika menemukan teks argumentasi di media sosial sebelum menyimpulkan atau menyebarkannya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.