LKPDPertemuan 3Bab 6Fase ESemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Menginterpretasi Pendapat Pro/Kontra dalam Teks Diskusi tentang Puisi serta Menilai Efektivitas Rima dan Tipografi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 10 dengan topik "Menginterpretasi Pendapat Pro/Kontra dalam Teks Diskusi tentang Puisi serta Menilai Efektivitas Rima dan Tipografi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Menginterpretasi Pendapat Pro/Kontra dalam Teks Diskusi tentang Puisi serta Menilai Efektivitas Rima dan Tipografi

Bahasa Indonesia - Kelas 10

Bab 6 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menginterpretasi Pendapat Pro/Kontra dalam Teks Diskusi tentang Puisi serta Menilai Efektivitas Rima dan Tipografi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenginterpretasi Pendapat Pro/Kontra dalam Teks Diskusi tentang Puisi serta Menilai Efektivitas Rima dan Tipografi
Alokasi Waktu180 menit (4 JP x 45 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan membaca teks diskusi yang berkaitan dengan puisi, murid dapat menginterpretasi pendapat pro dan kontra serta mengevaluasi gagasan yang disampaikan secara kritis.
  2. Melalui analisis teks puisi, murid dapat menilai efektivitas pemilihan diksi, pengaturan rima, dan tampilan tipografi dalam mendukung makna puisi.

PETUNJUK UMUM

  • Halo, para pemikir kritis dan pencinta sastra! Selamat datang di LKPD Pembelajaran Mendalam. Hari ini kita akan menyelami dunia puisi dari sudut pandang yang berbeda.
  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan agar pembelajaran hari ini bermakna dan menyenangkan.
  • Bacalah setiap instruksi dengan saksama (berkesadaran). Jangan ragu untuk bertanya kepada guru jika ada hal yang kurang jelas.
  • Bekerja samalah dengan teman kelompokmu. Hargai setiap pendapat yang muncul, karena perbedaan pandangan (pro dan kontra) justru memperkaya wawasan kita.
  • Kerjakan tugas dengan gembira dan penuh kreativitas. Jadikan ini sebagai ruang aman untuk berekspresi!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Argumen: Membedah Pro dan Kontra

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas X
  • Alat tulis
  • Buku catatan/kertas kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Fokuskan pikiranmu (mindful). Bacalah teks diskusi tentang 'Pemilihan Diksi, Rima, dan Tipografi dalam Puisi' yang terdapat di Buku Siswa dengan saksama.
  2. Bentuklah kelompok yang terdiri atas 4-5 orang.
  3. Diskusikan bersama kelompokmu untuk menemukan pokok persoalan, argumen yang mendukung (pro), dan argumen yang menentang (kontra) dari teks tersebut.
  4. Tuliskan hasil temuan kelompokmu pada ruang jawaban yang telah disediakan.

Pertanyaan:

1. Apa yang menjadi pokok persoalan (isu utama) yang dibahas dalam teks diskusi tersebut?

2. Temukan dan kelompokkan argumen pro dan kontra terkait penggunaan diksi, rima, dan tipografi dalam puisi berdasarkan teks!

Ruang tabel jawaban

3. Menurut evaluasi kritis kelompokmu, mengapa hal tersebut bisa menjadi polemik atau kontroversi di dunia sastra?

Untuk soal no 1 dan 3, tuliskan jawabanmu dalam bentuk paragraf singkat. Untuk soal no 2, buatlah tabel dengan 3 kolom: 'Elemen (Diksi/Rima/Tipografi)', 'Argumen Pro', dan 'Argumen Kontra'.

Kegiatan 2: Kritikus Sastra: Menilai Estetika Puisi

Estimasi: 60 menit

Alat & Bahan:

  • Teks Puisi pilihan
  • Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) cetak/daring

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah satu puisi karya penyair Indonesia yang ada di Buku Siswa atau dari sumber lain yang disetujui guru (misalnya puisi karya Chairil Anwar, Sutardji Calzoum Bachri, atau Sapardi Djoko Damono).
  2. Hayati puisi tersebut dengan membacanya secara perlahan. Rasakan bunyi, pilihan kata, dan amati bentuk visualnya.
  3. Lakukan analisis mendalam mengenai efektivitas diksi, rima, dan tipografi dalam puisi tersebut.
  4. Jawablah pertanyaan analisis berikut untuk menilai apakah elemen-elemen tersebut mendukung makna puisi atau justru mengaburkannya.

Pertanyaan:

1. Bagaimana efektivitas pemilihan kata (diksi) dalam menyampaikan makna puisi tersebut? Berikan minimal dua contoh kata/frasa yang menurutmu paling menonjol dan jelaskan maknanya!

2. Apakah pengaturan rima (persamaan bunyi) dalam puisi tersebut membuat puisi lebih ritmis dan indah saat dibaca? Jelaskan buktinya!

3. Amati tampilan visual (tipografi) puisi tersebut. Apakah tata wajahnya (misal: penempatan baris, huruf kapital, tanda baca) mendukung pesan yang ingin disampaikan penyair?

Tuliskan analisis kelompokmu dalam bentuk esai pendek atau poin-poin terstruktur yang mencakup tiga subjudul: 1. Analisis Diksi, 2. Analisis Rima, 3. Analisis Tipografi.

Kegiatan 3: Gelar Wicara (Talkshow) Mini: Suara Penyair

Estimasi: 75 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS/Plano
  • Spidol warna-warni
  • Properti sederhana untuk talkshow (opsional, misal: mikrofon mainan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Mari kita hidupkan suasana kelas dengan gembira! Bergabunglah kembali dengan kelompokmu.
  2. Guru akan mengundi peran kelompok: sebagian menjadi kelompok 'Pro Aturan' (mendukung pentingnya diksi, rima, tipografi yang tertata) dan sebagian menjadi 'Pro Kebebasan' (menentang aturan ketat demi kebebasan makna).
  3. Susunlah argumen terkuat kelompokmu berdasarkan hasil temuan di Kegiatan 1 dan 2.
  4. Lakukan simulasi Gelar Wicara (Talkshow) di depan kelas. Satu orang dari kelompok akan menjadi pembicara utama, yang lain menjadi tim penyusun strategi dan penanya.
  5. Sampaikan argumenmu dengan logis, kritis, namun tetap saling menghargai (berkesadaran sosial).

Pertanyaan:

1. Tuliskan 3 poin argumen utama yang akan dipertahankan oleh kelompokmu dalam Gelar Wicara!

2. Rumuskan 1 pertanyaan kritis atau sanggahan yang akan kalian ajukan kepada kelompok lawan!

Gunakan selembar kertas HVS atau kertas plano untuk memetakan argumen (mind map) dan menuliskan draf pertanyaan. Lembar ini dikumpulkan kepada guru setelah Gelar Wicara selesai.

REFLEKSI

1. Setelah mendalami berbagai pandangan pro dan kontra, jika kamu diminta menulis sebuah puisi hari ini, apakah kamu akan memilih gaya penulisan yang terikat aturan (memperhatikan rima dan tipografi) atau gaya bebas? Mengapa kamu memilih gaya tersebut?

2. Bagaimana perasaanmu saat melakukan Gelar Wicara tadi? Apakah kamu merasa aman dan gembira saat menyampaikan atau mempertahankan pendapatmu di depan teman-teman?

3. Pelajaran bermakna apa yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari ketika menghadapi perbedaan pendapat dengan orang lain?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.