LKPDPertemuan 3Bab 6Fase ESemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Menginterpretasi Teks Puisi Visual untuk Mengungkapkan Perasaan Simpati, Peduli, dan Empati

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 10 dengan topik "Menginterpretasi Teks Puisi Visual untuk Mengungkapkan Perasaan Simpati, Peduli, dan Empati".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Menginterpretasi Teks Puisi Visual untuk Mengungkapkan Perasaan Simpati, Peduli, dan Empati

Bahasa Indonesia - Kelas 10

Bab 6 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menginterpretasi Teks Puisi Visual untuk Mengungkapkan Perasaan Simpati, Peduli, dan Empati

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenginterpretasi Teks Puisi Visual untuk Mengungkapkan Perasaan Simpati, Peduli, dan Empati
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menginterpretasi informasi untuk mengungkapkan perasaan simpati, peduli, dan empati dari teks puisi visual secara kreatif

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah teks puisi visual yang disajikan dengan saksama, perhatikan perpaduan antara kata, tata letak (tipografi), dan bentuk visualnya.
  • Kerjakan tugas secara mandiri dan berdiskusi dengan rekan kelompok sesuai arahan instruksi pada tiap kegiatan.
  • Fokuskan perhatianmu pada penafsiran makna untuk menggali serta mengungkapkan perasaan simpati, peduli, dan empati secara kreatif.
  • Tanyakan kepada guru apabila terdapat instruksi atau teks yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membedah Bentuk dan Kata dalam Puisi Visual Tipografis

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Teks puisi visual 'Mangkuk di Sudut Kota'
  • Alat tulis/pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks puisi visual berikut yang mengadaptasi tema sosial kepedulian (disusun dalam tipografi siluet mangkuk kosong): [TEKS PUISI VISUAL: "MANGKUK DI SUDUT KOTA"] di bawah langit abu-abu derap sepatu berlari mengejar waktu sementara tangan kecilmu yang gemetar menengadah menyodorkan denting kehampaan mangkuk seng retak menampung debu jalanan bukan receh, melainkan tatap dingin yang melintas tanpa pernah menoleh kau simpan lapar dalam senyum yang kian hari kian layu di sudut trotoar ini
  2. Analisislah hubungan antara bentuk susunan kata (tipografi mangkuk menengadah) dengan makna kondisi tokoh dalam puisi.
  3. Jawablah pertanyaan analisis interpretasi pada kolom yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks puisi visual 'Mangkuk di Sudut Kota', interpretasikan makna dari susunan tipografi yang menyerupai mangkuk menengadah bila dikaitkan dengan baris 'menengadah menyodorkan denting kehampaan'!

2. Tafsirkan kontras sosial yang tersirat antara baris 'derap sepatu berlari mengejar waktu' dan 'mangkuk seng retak menampung debu jalanan'!

Tuliskan jawaban uraian pada lembar kerja bergaris maksimal 3-5 kalimat per nomor dengan fokus pada interpretasi bentuk visual dan makna larik.

Kegiatan 2: Menginterpretasi Dimensi Simpati, Peduli, dan Empati

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Format tabel interpretasi rasa
  • Teks puisi visual 'Mangkuk di Sudut Kota'

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok beranggotakan 3-4 orang.
  2. Diskusikan kembali isi dan nuansa emosional puisi visual 'Mangkuk di Sudut Kota'.
  3. Interpretasikan informasi teks puisi tersebut ke dalam tiga ranah rasa: Simpati (keikutsertaan merasakan iba/kesedihan), Peduli (sikap/keinginan memperhatikan beban sesama), dan Empati (menempatkan diri seolah-olah berada dalam posisi batin tokoh).
  4. Lengkapilah tabel interpretasi rasa berikut dengan mengutip kata/larik pendukung serta penjelasan interpretasinya secara mendalam.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel interpretasi 3 dimensi rasa (Simpati, Peduli, Empati) berdasarkan baris kata dan bentuk visual teks 'Mangkuk di Sudut Kota'!

Ruang tabel jawaban

Isikan pada format tabel 3 baris: Kolom 1 (Dimensi Rasa: Simpati/Peduli/Empati), Kolom 2 (Larik/Bentuk Visual Bukti Teks), Kolom 3 (Penjelasan Interpretasi Rasa).

Kegiatan 3: Mengungkapkan Respon Interpretatif Berperspektif Empati secara Kreatif

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja respon kreatif
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara mandiri, pilihlah satu larik paling menyentuh dari puisi visual 'Mangkuk di Sudut Kota'.
  2. Tuliskan sebuah interpretasi kreatif berwujud 'Catatan Respon Batin' (monolog batin/surat empati 1 paragraf, 5-7 kalimat) yang memposisikan dirimu merespons kondisi tokoh dalam puisi dengan ungkapan simpati, peduli, dan empati yang tulus.
  3. Presentasikan atau bacakan hasil catatan respon batinmu secara berpasangan di meja masing-masing untuk saling memberikan tanggapan apresiatif.
  4. Selesaikan kegiatan dengan menjawab refleksi pembelajaran bersama guru (sudah mencakup waktu transisi dan penutupan kelas).

Pertanyaan:

1. Tuliskan interpretasi kreatifmu dalam bentuk Catatan Respon Batin (5-7 kalimat) yang memadukan ungkapan simpati terhadap derita tokoh, kepedulian terhadap ketidakadilan di sekitarnya, serta empati mendalam atas apa yang ia rasakan!

Tuliskan dalam kotak berbingkai 'Catatan Respon Batin Interpretatif' sepanjang 1 paragraf (5-7 kalimat).

REFLEKSI

1. Setelah menginterpretasi puisi visual tadi, bagian visual atau larik mana yang paling kuat menyentuh rasa empatimu terhadap sesama?

2. Bagaimana membaca susunan bentuk visual membantu memperdalam penafsiran perasaan simpati dan peduli dibandingkan hanya membaca teks puisi berbaris biasa?

3. Apa makna kepedulian sosial yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari setelah menafsirkan puisi ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.