LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Mengevaluasi Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Teks Sastra Puisi Berbentuk Teks Aural
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 10 dengan topik "Mengevaluasi Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Teks Sastra Puisi Berbentuk Teks Aural".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Mengevaluasi Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Teks Sastra Puisi Berbentuk Teks Aural
Bahasa Indonesia - Kelas 10
Bab 6 Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E) Topik: Mengevaluasi Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Teks Sastra Puisi Berbentuk Teks Aural INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengevaluasi Ketepatan Diksi, Majas, dan Citraan (Unsur Batin/Fisik Intrinsik) Teks Puisi AuralEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan teks puisi yang diperdengarkan, evaluasilah efektivitas pilihan kata (diksi) bernuansa arkaik/religius seperti kata 'doa', 'restu', atau ungkapan pasrah lainnya dalam menyampaikan ketulusan bakti seorang anak! Apakah diksi tersebut sudah tepat sasaran atau ada kelemahan dalam membangun nuansa batin? 2. Evaluasilah penggunaan majas personifikasi atau metafora yang tertangkap oleh pendengaran Anda! Berikan penilaian apakah majas tersebut berhasil memperkuat gambaran pengorbanan ibu atau justru membuat makna menjadi terlalu kabur/sulit dipahami bagi penyimak aural! Tulis jawaban uraian evaluasi pada lembar kerja berupa paragraf analitis (minimal 3-4 kalimat per butir) yang memuat: (1) Pernyataan penilaian (efektif/tepat atau kurang efektif), (2) Bukti unsur kata/majas yang didengar, dan (3) Alasan evaluatif. Kegiatan 2: Mengevaluasi Keterkaitan Unsur Ekstrinsik (Latar Sosial-Historis dan Nilai Moral) dengan Isi Puisi AuralEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Setelah menyimak paparan lisan mengenai konteks kehidupan penyair yang penuh gejolak emosional dan pencarian jati diri, evaluasilah sejauh mana latar belakang pribadi penyair tersebut tecermin dan memberi bobot ketulusan pada puisi yang didengar! 2. Evaluasilah relevansi nilai moral/budaya bakti kepada orang tua yang tersirat dalam teks aural tersebut terhadap kehidupan remaja masa kini! Apakah pesan nilai tersebut masih memiliki daya gugah yang kuat bagi pendengar zaman sekarang? Sertakan argumen evaluatif Anda! Tulis evaluasi kritis dalam bentuk paragraf argumentatif pada kolom evaluasi ekstrinsik yang disediakan guru, mencakup keselarasan konteks pengarang dan relevansi nilai moral. Kegiatan 3: Sintesis Evaluasi Holistik: Menilai Kepaduan Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Puisi AuralEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapilah tabel evaluasi kepaduan unsur intrinsik dan ekstrinsik puisi aural berikut dengan memberikan skor mutu (1-4) beserta catatan pertimbangan kritis (kelebihan/kekurangan)! Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan penilaian tabel Anda, buatlah simpulan evaluasi menyeluruh (1 paragraf): Apakah teks puisi yang disimak memenuhi kriteria puisi lirik yang berhasil menyampaikan pesan batin dan nilai moral secara padu dan meyakinkan? Berikan pertimbangan akhir Anda! Format tabel evaluasi 4 kolom: (1) Aspek yang Dievaluasi [Diksi & Suasana, Tema & Moral, Konteks Ekstrinsik], (2) Bukti Aural yang Disimak, (3) Skor Kelayakan (1-4), (4) Catatan Kritis Evaluatif; dilanjutkan 1 kotak uraian simpulan evaluasi menyeluruh. REFLEKSI1. Bagian unsur intrinsik atau ekstrinsik mana dari puisi aural tadi yang paling memberikan resonansi emosional mendalam bagi Anda saat mendengarkannya? 2. Bagaimana keterampilan mengevaluasi teks aural ini membantu Anda lebih kritis dan peka dalam memaknai karya seni suara atau tutur dalam kehidupan sehari-hari? 3. Apa tantangan terbesar yang Anda hadapi saat harus menilai efektivitas karya sastra hanya berdasarkan indra pendengaran tanpa teks tertulis? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.