LKPDPertemuan 5Bab 5Fase ESemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Mempresentasikan Gagasan dan Pesan Teks Biografi secara Sistematis dan Kritis

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 10 dengan topik "Mempresentasikan Gagasan dan Pesan Teks Biografi secara Sistematis dan Kritis".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Mempresentasikan Gagasan dan Pesan Teks Biografi secara Sistematis dan Kritis

Bahasa Indonesia - Kelas 10

Bab 5 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Mempresentasikan Gagasan dan Pesan Teks Biografi secara Sistematis dan Kritis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMempresentasikan Gagasan dan Pesan Teks Biografi secara Sistematis dan Kritis
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mempresentasikan gagasan dan pesan dari teks biografi secara sistematis, kritis, dan kreatif

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah teks biografi tokoh inspiratif yang telah disiapkan kelompokmu dengan cermat.
  • Bekerjasamalah dalam kelompok untuk menyusun kerangka alur presentasi agar sistematis, kritis, dan kreatif.
  • Gunakan LKPD ini untuk merancang poin paparan, menyimulasikan presentasi, serta saling memberikan catatan ketercapaian presentasi gagasan dan pesan.
  • Fokuskan perhatian pada cara menyajikan gagasan utama riwayat tokoh serta pesan keteladanan secara lugas dan terstruktur.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merancang Kerangka Alur Presentasi Gagasan dan Pesan Biografi

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks biografi tokoh inspiratif
  • Alat tulis
  • Kertas lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu teks biografi tokoh inspiratif yang telah dipelajari (misalnya Ki Hadjar Dewantara atau Pierre Tendean).
  2. Identifikasi 1 gagasan utama perjalanan hidup tokoh dan 1 pesan keteladanan yang paling relevan untuk masa kini.
  3. Susun rencana urutan presentasi ke dalam 3 bagian terstruktur: Pembuka (pengantar tokoh dan alasan memilihnya), Isi Pokok (penyajian gagasan perjuangan dan pesan secara kritis), dan Penutup (simpulan kreatif atau ajakan reflektif).
  4. Isilah tabel kerangka alur presentasi pada format ruang jawaban yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Rancanglah draf alur presentasi lisan kelompokmu ke dalam tabel kerangka alur presentasi yang memuat: (a) Bagian Pembuka, (b) Bagian Isi (Paparan gagasan perjuangan dan pesan/keteladanan tokoh beserta tinjauan kritis relevansinya), dan (c) Bagian Penutup secara sistematis.

Ruang tabel jawaban

Tabel kerangka 3 kolom: [Bagian Presentasi (Pembuka, Isi, Penutup) | Rincian Gagasan & Pesan Tokoh yang Disampaikan | Strategi Penyampaian Sistematis]

Kegiatan 2: Simulasi Berpasangan: Latihan Mempresentasikan Gagasan dan Pesan secara Kritis

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Draf kerangka presentasi Kegiatan 1
  • Lembar pengamatan simulasi
  • Pewaktu (stopwatch/ponsel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bagi peran dalam kelompok: satu pasang menjadi penyaji (presenter) dan anggota lain menjadi penyimak simulasi.
  2. Penyaji melakukan simulasi mempresentasikan gagasan dan pesan teks biografi sesuai kerangka yang telah dibuat (durasi 3-5 menit).
  3. Penyimak menyimak dan mengevaluasi keterpenuhan tiga kriteria utama presentasi: kesistematisan alur, ketajaman/kekritisan penyampaian pesan, serta kreativitas pembawaan.
  4. Tuliskan hasil evaluasi simulasi dan rencana perbaikan sebelum presentasi di hadapan kelas.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan simulasi presentasi yang dilakukan temanmu, apakah gagasan pokok biografi dan pesan keteladanan telah dipresentasikan secara sistematis dan kritis? Berikan ulasan catatan perbaikannya pada kolom yang tersedia.

Kolom catatan evaluasi simulasi: [Hal yang sudah sistematis dan kritis | Aspek penyajian lisan gagasan/pesan yang perlu disempurnakan]

Kegiatan 3: Presentasi Lisan Gagasan dan Pesan Biografi di Hadapan Kelas

Estimasi: 70 menit

Alat & Bahan:

  • Draf presentasi kelompok
  • Media bantu/karton bagan (jika ada)
  • Lembar penilaian teman sejawat

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tiap kelompok mempresentasikan gagasan dan pesan biografi tokoh di depan kelas secara bergantian.
  2. Sajikan secara sistematis (pembuka, isi gagasan & pesan, penutup), kritis (menguraikan makna dan relevansi nilai tokoh), dan kreatif (penggunaan analogi, pertanyaan pemantik, atau simpulan menggugah).
  3. Kelompok yang menyimak mencatat poin gagasan dan pesan yang dipaparkan oleh kelompok penampil pada lembar apresiasi presentasi.
  4. Ikuti sesi tanggapan dan refleksi akhir pembelajaran bersama guru.

Pertanyaan:

1. Lakukan presentasi gagasan dan pesan biografi di depan kelas. Setelah kelompok lain tampil, tuliskan rangkuman gagasan dan pesan apa yang berhasil disampaikan oleh salah satu kelompok penyaji lain secara sistematis dan kritis.

Format tabel apresiasi: [Kelompok Penyaji | Tokoh yang Dipresentasikan | Gagasan Pokok & Pesan yang Disampaikan | Catatan Kualitas Kesistematisan & Kekritisan Presentasi]

REFLEKSI

1. Bagian mana dari penyampaian presentasi kelompokmu hari ini yang menurutmu paling sistematis, kritis, dan berhasil meyakinkan audiens?

2. Tantangan apa yang kamu hadapi saat harus mempresentasikan pesan keteladanan tokoh secara kritis dan mengaitkannya dengan kehidupan nyata?

3. Setelah menyimak presentasi teman-teman sekelas, ide kreatif apa yang ingin kamu terapkan pada penampilan presentasi berikutnya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.