LKPDPertemuan 4Bab 5Fase ESemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Menelaah Unsur Kebahasaan, Tanda Baca, dan Kata Serapan dalam Teks Biografi Tokoh Inspiratif

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 10 dengan topik "Menelaah Unsur Kebahasaan, Tanda Baca, dan Kata Serapan dalam Teks Biografi Tokoh Inspiratif". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Menelaah Unsur Kebahasaan, Tanda Baca, dan Kata Serapan dalam Teks Biografi Tokoh Inspiratif

Bahasa Indonesia - Kelas 10

Bab 5 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menelaah Unsur Kebahasaan, Tanda Baca, dan Kata Serapan dalam Teks Biografi Tokoh Inspiratif

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenelaah Unsur Kebahasaan, Tanda Baca, dan Kata Serapan dalam Teks Biografi Tokoh Inspiratif
Alokasi Waktu90 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menelaah penggunaan tanda baca dan kata serapan dalam teks biografi tokoh inspiratif dengan menggunakan sumber pendukung lain secara kritis.
  2. Murid dapat menganalisis ciri-ciri kebahasaan teks biografi tokoh inspiratif, termasuk struktur kalimat dan pilihan kata yang mencerminkan nilai keteladanan.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar hari ini.
  • Bacalah setiap instruksi di LKPD ini dengan saksama dan penuh kesadaran (mindful).
  • Siapkan akses ke EYD V (Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan edisi V) dan KBBI, baik versi cetak maupun daring (online) melalui gawai kalian.
  • Bekerjalah dengan gembira, berdiskusilah dengan teman sebangkumu, dan jangan ragu bertanya kepada guru jika menemukan kesulitan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Misi Detektif Bahasa: Memburu Tanda Baca dan Kata Serapan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Gawai pintar (smartphone/laptop)
  • Koneksi internet untuk akses KBBI/EYD V daring

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kutipan biografi singkat berikut dengan teliti: 'B.J. Habibie lahir di Parepare, sulawesi selatan pada tanggal 25 Juni 1936. Beliau adalah seorang tekhnokrat yang sangat jenius. Karya-karyanya di bidang aerodinamika di akui secara international, namun beliau tetap rendah hati dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi.'
  2. Kutipan di atas sengaja ditulis dengan beberapa kesalahan ejaan, tanda baca, dan penulisan kata serapan.
  3. Bertindaklah sebagai 'Detektif Bahasa'. Temukan minimal 3 kesalahan dalam teks tersebut.
  4. Gunakan EYD V dan KBBI daring untuk menemukan bentuk perbaikannya.
  5. Tuliskan temuanmu beserta perbaikannya di dalam tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks di atas, temukan kata/tanda baca yang salah, lalu tuliskan bentuk benarnya menurut EYD V/KBBI beserta alasan perbaikannya!

Ruang tabel jawaban

Buatlah tabel dengan 4 kolom: Nomor, Kata/Tanda Baca yang Salah, Perbaikan (EYD V/KBBI), dan Alasan Perbaikan.

Kegiatan 2: Membedah Makna: Diksi dan Nilai Keteladanan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas X (Teks Biografi Affandi/Tokoh lain)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Buka Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas X pada bagian teks 'Biografi Affandi' atau teks biografi pahlawan nasional lainnya yang telah kalian baca.
  2. Cari dan pilihlah 2 (dua) kalimat dalam teks tersebut yang menurutmu paling kuat mencerminkan 'nilai keteladanan' atau sifat positif dari tokoh.
  3. Analisis pilihan kata (diksi) yang digunakan penulis dalam kalimat tersebut. Mengapa kata-kata tersebut membuat kalimatnya terasa inspiratif dan menggugah perasaan pembaca?
  4. Diskusikan hasil temuanmu dengan teman sebangku.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 2 kalimat yang mencerminkan nilai keteladanan tokoh. Analisislah pilihan kata (diksi) dan struktur kalimatnya. Apa kesan yang ditimbulkan dari kata-kata tersebut terhadap pembaca?

Tuliskan jawaban dalam bentuk paragraf analisis singkat. Pisahkan antara kutipan kalimat tokoh dan paragraf analisismu.

Kegiatan 3: Kreator Inspirasi: Menulis Paragraf Keteladanan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pikirkan satu orang di sekitarmu yang menginspirasi hidupmu (bisa orang tua, guru, teman, atau tokoh masyarakat setempat).
  2. Tuliskan sebuah paragraf singkat (4-5 kalimat) yang menceritakan nilai keteladanan orang tersebut.
  3. Tantangan: Kamu WAJIB menggunakan minimal 2 kata serapan yang ditulis dengan benar, memperhatikan tanda baca (titik, koma, huruf kapital) sesuai EYD V, dan menggunakan diksi yang menggugah empati/simpati.
  4. Tukarkan tulisanmu dengan teman sebangku untuk saling mengoreksi (peer review) penggunaan tanda baca dan kata serapan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan paragraf inspiratifmu di sini. Setelah selesai, garis bawahi 2 kata serapan yang kamu gunakan!

2. Catatan koreksi dari teman sebangku (Tuliskan nama temanmu dan apa masukannya terkait tanda baca/kata serapan di tulisanmu).

Sediakan kotak kosong yang cukup luas untuk menulis paragraf (sekitar 10 baris), dan satu kotak kecil di bawahnya untuk menuliskan catatan koreksi dari teman (peer review).

REFLEKSI

1. Apa tantangan terbesar yang kamu rasakan saat harus mengecek kebenaran tanda baca dan kata serapan menggunakan EYD V atau KBBI?

2. Setelah membedah kalimat inspiratif hari ini, bagaimana pilihan kata (diksi) yang tepat dapat memengaruhi emosi dan cara pandangmu terhadap seseorang?

3. Sebutkan satu nilai keteladanan dari tokoh yang dipelajari hari ini yang ingin segera kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.