LKPDPertemuan 2Bab 5Fase ESemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Mengevaluasi Makna Tersurat dan Tersirat Gagasan Teks Biografi Visual

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 10 dengan topik "Mengevaluasi Makna Tersurat dan Tersirat Gagasan Teks Biografi Visual".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Mengevaluasi Makna Tersurat dan Tersirat Gagasan Teks Biografi Visual

Bahasa Indonesia - Kelas 10

Bab 5 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Mengevaluasi Makna Tersurat dan Tersirat Gagasan Teks Biografi Visual

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMengevaluasi Makna Tersurat dan Tersirat Gagasan Teks Biografi Visual
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengevaluasi informasi berupa gagasan dan pandangan dari teks biografi berbentuk visual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat

PETUNJUK UMUM

  • Cermati infografik/teks biografi visual Buya Hamka yang disediakan dengan saksama.
  • Kerjakan setiap tahapan evaluasi secara mandiri maupun bersama rekan diskusi sesuai arahan guru.
  • Fokuskan perhatian pada pemilahan antara fakta/gagasan yang tertulis langsung (makna tersurat) dan pesan mendalam/sikap hidup di balik visual (makna tersirat).
  • Tuliskan hasil evaluasi pada format lembar kerja yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengevaluasi Gagasan Tersurat dari Elemen Visual Teks Biografi

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar cetak infografik/salinan visual Biografi Tokoh Buya Hamka
  • Alat tulis/stabilo penanda data

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pindai dan amati infografik biografi visual bertajuk 'Buya Hamka: Ulama, Sastrawan, dan Pejuang Kebangsaan' (yang memuat: foto Hamka menulis di balik jeruji penjara, lini masa kelahiran 1908 di Minangkabau, pengunduran diri dari ketua MUI tahun 1981 demi fatwa keagamaan, serta kutipan 'Tenggelamnya Kapal Van der Wijck').
  2. Identifikasi informasi dan gagasan yang dinyatakan secara langsung (tersurat) pada infografik tersebut.
  3. Evaluasi kejelasan dan ketepatan informasi tersurat tersebut dengan mengisi tabel verifikasi data visual.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan rincian teks visual yang terpampang, sebutkan 3 informasi tersurat mengenai rekam jejak peran Buya Hamka dan nilai ketepatan data tersebut terhadap konteks historisnya!

Ruang tabel jawaban

2. Evaluasilah apakah gagasan 'Buya Hamka sebagai pembelajar otodidak yang gigih' tersurat secara langsung dalam teks tertulis visual, ataukah ada bagian kalimat tertentu yang langsung menyatakannya? Tunjukkan buktinya!

Format tabel 3 kolom: [Informasi Tersurat | Bagian Visual/Teks Sumber | Evaluasi Ketepatan Data]

Kegiatan 2: Mengevaluasi Makna Tersirat dan Pandangan Hidup Tokoh

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Teks visual/infografik biografi Buya Hamka
  • Buku catatan diskusi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati paduan visual (ilustrasi Hamka tersenyum ramah memegang buku di ruang tahanan politik serta kutipan perkataannya: 'Kemerdekaan jiwa adalah harta paling berharga').
  2. Lakukan interpretasi kritis untuk menemukan pesan tersembunyi/makna tersirat di balik pilihan visual dan tindakan tokoh.
  3. Evaluasi signifikansi pandangan hidup tokoh tersebut terhadap integritas moral seorang intelektual.

Pertanyaan:

1. Visual menampilkan Buya Hamka tetap produktif menulis kitab 'Tafsir Al-Azhar' saat dipenjara tanpa rasa dendam. Evaluasilah makna tersirat di balik ilustrasi dan peristiwa tersebut mengenai pandangan hidupnya!

2. Evaluasilah pesan tersirat dari sikap Buya Hamka saat bersedia menjadi imam salat jenazah bagi tokoh politik yang dahulu pernah memenjarakannya!

Format uraian analitis 1-2 paragraf per nomor dengan mencantumkan bukti visual/tindakan tokoh serta argumen evaluasi makna tersirat.

Kegiatan 3: Mengevaluasi Komparasi Makna Tersurat vs Tersirat dan Relevansinya

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Rubrik evaluasi mandiri

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bandingkan secara terstruktur informasi tersurat yang tampak kasat mata dengan simpulan makna tersirat yang telah kalian gali.
  2. Tentukan apakah representasi visual dalam biografi tersebut berhasil menyampaikan pandangan hidup tokoh secara utuh dan kredibel.
  3. Rangkaikan hasil evaluasi komparasi ke dalam tabel sintesis akhir, lalu selesaikan refleksi penutup.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel evaluasi komparasi untuk membedakan secara tegas antara informasi tersurat dan makna tersirat dari 2 peristiwa hidup Buya Hamka dalam teks visual!

Ruang tabel jawaban

2. Evaluasilah daya gugah infografik biografi visual tersebut: sejauh mana perpaduan informasi tersurat dan tersiratnya mampu meyakinkan pembaca generasi muda untuk meneladani keteguhan prinsip tokoh?

Tabel komparasi 4 kolom: [Peristiwa Tokoh | Fakta Tersurat | Makna Tersirat | Simpulan Evaluasi Kredibilitas Nilai], dilanjutkan refleksi personal.

REFLEKSI

1. Setelah mengevaluasi teks biografi visual tadi, langkah konkret apa yang paling membantumu membedakan data yang tertulis nyata (tersurat) dengan pesan tersembunyi (tersirat)?

2. Dari makna tersirat tentang keteguhan prinsip Buya Hamka yang kamu temukan, pandangan hidup mana yang paling menggugah kesadaranmu dalam menyikapi tekanan dari lingkungan sekitar?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.