LKPDPertemuan 5Bab 4Fase ESemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Mempresentasikan gagasan dan pandangan dalam bentuk dialog teks negosiasi secara sistematis dan kritis

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 10 dengan topik "Mempresentasikan gagasan dan pandangan dalam bentuk dialog teks negosiasi secara sistematis dan kritis".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Mempresentasikan gagasan dan pandangan dalam bentuk dialog teks negosiasi secara sistematis dan kritis

Bahasa Indonesia - Kelas 10

Bab 4 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Mempresentasikan gagasan dan pandangan dalam bentuk dialog teks negosiasi secara sistematis dan kritis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMempresentasikan gagasan dan pandangan dalam bentuk dialog teks negosiasi secara sistematis dan kritis
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mempresentasikan gagasan dan pandangan dalam bentuk dialog teks negosiasi secara sistematis dan kritis

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi kerja pada LKPD ini dengan cermat bersama rekan kelompokmu.
  • Fokus utama lembar kerja ini adalah melatih keterampilan mempresentasikan dialog negosiasi secara sistematis (runtut alurnya) dan kritis (beralasan logis dan berbobot).
  • Gunakan naskah dialog negosiasi yang disediakan untuk mempersiapkan, menyimulasikan, dan mengevaluasi presentasi lisan di depan kelas.
  • Bekerjasamalah secara aktif, saling menghargai pendapat, dan ikuti alokasi waktu yang ditentukan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelaah dan Merancang Sistematika Serta Kekritisan Presentasi Dialog Negosiasi

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Naskah teks negosiasi pada LKPD
  • Alat tulis
  • Kertas lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati naskah dialog negosiasi singkat antara Ketua OSIS (Rian) dan Kepala Sekolah (Ibu Sarah) tentang pengajuan izin dan anggaran kegiatan pameran karya seni sekolah:
  2. Konteks Naskah: [Orientasi: Rian menyapa dan menyampaikan maksud kedatangan. Pengajuan: Rian mengajukan proposal pameran karya seni 2 hari penuh dengan anggaran Rp5.000.000. Penawaran: Kepala Sekolah menyatakan keberatan dengan durasi 2 hari karena mengganggu jam belajar dan hanya menyetujui anggaran Rp3.000.000. Rian menanggapi secara kritis dengan alasan bahwa hari kedua diadakan pada hari Sabtu (luar jam belajar reguler) dan mengajukan opsi mencari sponsor mandiri Rp2.000.000 agar tidak membebani kas sekolah. Kesepakatan: Kepala Sekolah menyetujui usulan alternatif tersebut].
  3. Diskusikan bersama pasanganmu bagaimana menyajikan dialog tersebut secara sistematis (urutan alur pengajuan-penawaran-kesepakatan jelas) dan kritis (alasan negosiasi logis dan solutif saat dilisankan).
  4. Isilah tabel perencanaan presentasi dialog di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan naskah teks negosiasi di atas, rumuskan pembagian urutan alur presentasi dialog agar tersaji secara sistematis (runtut) dari tahap pengajuan hingga kesepakatan!

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan bagaimana gagasan dan pandangan tokoh Rian disampaikan secara kritis saat menghadapi penolakan awal dari pihak kepala sekolah!

Tuliskan jawaban pada format tabel 3 kolom (Tahap Negosiasi, Butir Gagasan yang Dipresentasikan, Urutan Penyajian) untuk nomor 1, dan uraian paragraf analisis kritis 3-5 kalimat untuk nomor 2.

Kegiatan 2: Praktik Mempresentasikan Dialog Teks Negosiasi di Depan Kelas

Estimasi: 60 menit

Alat & Bahan:

  • Naskah dialog kelompok
  • Ruang kelas/area presentasi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah pasangan bersama teman sebangkumu (Peran: Pihak Pengaju dan Pihak Penawar).
  2. Presentasikan dialog teks negosiasi tersebut di depan kelas atau di hadapan pasangan kelompok lain secara bergantian.
  3. Pastikan presentasi dilakukan secara sistematis (mengikuti alur orientasi, pengajuan, penawaran dengan argumen sanggahan kritis, hingga kesepakatan final).
  4. Pastikan setiap argumen dan pandangan yang diucapkan disajikan secara kritis, lugas, dan memiliki dasar pertimbangan yang masuk akal.
  5. Kelompok yang sedang tidak tampil wajib menyimak presentasi kelompok penyaji untuk mencatat butir sistematika dan kekritisan presentasi.

Pertanyaan:

1. Lakukan presentasi lisan dialog negosiasi bersama pasanganmu sesuai skenario yang telah disiapkan! Pastikan seluruh alur negosiasi dipresentasikan tuntas secara sistematis dan kritis.

Penilaian performa lisan langsung oleh guru dan teman sejawat menggunakan lembar pengamatan presentasi (fokus: runtutnya alur presentasi dan bobot kritis gagasan negosiasi).

Kegiatan 3: Menilai Kritis dan Mengevaluasi Sistematika Presentasi Teman Sejawat

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar observasi evaluasi sebaya
  • Catatan hasil menyimak presentasi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah menyaksikan presentasi dialog teks negosiasi dari pasangan lain, lakukan evaluasi kritis terhadap penyajian mereka.
  2. Fokuskan penilaianmu HANYA pada dua aspek utama: keteraturan alur penyajian (sistematis) dan ketajaman/kelogisan argumen yang dipresentasikan (kritis).
  3. Tuliskan hasil evaluasimu pada tabel evaluasi rekan berikut dan diskusikan umpan balik tersebut bersama mereka.
  4. Kegiatan ini mencakup pelaksanaan refleksi pembelajaran dan penutupan sesi belajar.

Pertanyaan:

1. Tuliskan hasil telaahmu terhadap presentasi dialog pasangan rekan: Apakah penyajian gagasan mereka sudah tersusun secara sistematis dari pengajuan hingga kesepakatan? Berikan bukti konkret dari dialog yang mereka presentasikan!

Ruang tabel jawaban

2. Telaah secara kritis pandangan dan argumen penawaran yang dipresentasikan oleh rekanmu: Apakah argumen penyelesaian masalah yang mereka lisankan sudah kritis dan logis? Berikan ulasan perbaikannya!

Isi tabel telaah rekan (Kolom: Nama Pasangan Tampil, Catatan Sistematika Alur Presentasi, Catatan Kelogisan/Kekritisan Gagasan) serta tuliskan 1 paragraf rekomendasi perbaikan.

REFLEKSI

1. Bagaimana caramu memastikan bahwa pandangan atau gagasan penawaran yang kamu presentasikan tidak sekadar menuntut, melainkan beralasan kritis dan logis?

2. Bagian alur presentasi dialog mana (pengajuan, penawaran, atau kesepakatan) yang menurutmu paling menantang untuk disajikan secara sistematis? Mengapa?

3. Setelah mempresentasikan dan mengamati dialog negosiasi hari ini, hal penting apa yang akan kamu terapkan jika harus menyampaikan gagasan dalam perundingan di kehidupan nyata?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.