LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Memahami Unsur Kebahasaan dalam Teks Negosiasi
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 10 dengan topik "Memahami Unsur Kebahasaan dalam Teks Negosiasi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Memahami Unsur Kebahasaan dalam Teks Negosiasi
Bahasa Indonesia - Kelas 10
Bab 4 - Pertemuan 5
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E) Topik: Memahami Unsur Kebahasaan dalam Teks Negosiasi INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Memburu Unsur Kebahasaan — Ayo Analisis Teks!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bacalah dialog berikut ini! --- TEKS DIALOG NEGOSIASI --- Rafi: Selamat siang, Pak Hendra. Maaf mengganggu waktunya. Saya Rafi, ketua ekskul fotografi SMAN 3. Saya ingin berkonsultasi soal pemesanan kaos. Identifikasilah unsur kebahasaan dalam dialog di atas dengan mengisi tabel berikut! Ruang tabel jawaban 2. Dari hasil identifikasimu, unsur kebahasaan mana yang paling banyak muncul dalam dialog tersebut? Mengapa menurutmu negosiator lebih banyak menggunakan unsur itu? Buat tabel 4 kolom dengan judul: NO | KUTIPAN KALIMAT/FRASA | KATEGORI UNSUR KEBAHASAAN | ALASAN PENGATEGORIAN. Isi minimal 6 baris (2 per kategori). Di bawah tabel, tulis jawaban uraian untuk pertanyaan nomor 2 dalam 3–5 kalimat. Kegiatan 2: Bedah Fungsi — Apa Gunanya Semua Ini?Estimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Perhatikan penggunaan kosakata khusus seperti 'cotton combed 30s', 'sablon plastisol', dan 'margin' dalam dialog. Apa fungsi penggunaan istilah-istilah teknis ini dalam konteks negosiasi antara Rafi dan Pak Hendra? Apa yang terjadi pada dinamika negosiasi jika Rafi tidak menggunakan istilah-istilah itu? 2. Rafi menggunakan kalimat: 'Apakah ada kemungkinan harga bisa disesuaikan? Mengingat kami memesan dalam jumlah cukup besar, yaitu 50 pcs sekaligus.' Bandingkan efeknya dengan versi alternatif berikut: 'Harganya harus diturunkan karena kami pesan banyak.' Mana yang lebih efektif sebagai kalimat persuasif? Jelaskan perbedaan strateginya! 3. Identifikasi dua ungkapan kesantunan dalam dialog, lalu jelaskan: (a) pada tahap negosiasi mana ungkapan itu digunakan (pembuka, saat tawar-menawar, atau penutup), dan (b) bagaimana ungkapan itu membantu menjaga etika dan kelancaran proses negosiasi. Ruang tabel jawaban 4. [DISKUSI BERPASANGAN] Bayangkan kamu adalah konsultan negosiasi. Klienmu akan bernegosiasi dengan pemasok untuk proyek sekolah. Berdasarkan analisismu terhadap dialog Rafi dan Pak Hendra, berikan 3 saran konkret tentang cara menggunakan unsur kebahasaan yang tepat agar negosiasi berhasil. Diskusikan dengan teman sebangkumu, lalu tulis hasil diskusi kalian. Pertanyaan 1–2: Tulis uraian bebas, minimal 4 kalimat per jawaban. Sertakan kutipan teks sebagai bukti. Pertanyaan 3: Buat tabel 3 kolom: UNGKAPAN KESANTUNAN | TAHAP NEGOSIASI | FUNGSI/DAMPAKNYA. Pertanyaan 4: Tulis hasil diskusi dalam format bernomor (Saran 1, Saran 2, Saran 3), cantumkan nama kedua anggota diskusi. Kegiatan 3: Negosiator Cilik — Waktunya Berkreasi!Estimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. SITUASI NEGOSIASI: Tulis penggalan dialog negosiasi kelompokmu berdasarkan situasi di atas! Ingat: beri label {KOSAKATA KHUSUS}, {KALIMAT PERSUASIF}, atau {UNGKAPAN KESANTUNAN} pada setiap unsur yang kamu gunakan. 2. Setelah mendengarkan presentasi kelompok lain, pilih SATU dialog dari kelompok lain yang menurutmu paling efektif dalam menggunakan unsur kebahasaan. Jelaskan: (a) kelompok mana, (b) unsur kebahasaan apa yang paling menonjol dan efektif, dan (c) apa yang bisa kelompokmu pelajari dari mereka. 3. Dalam proses merancang dialog tadi, unsur kebahasaan mana yang paling sulit kalian tulis secara alami (tidak terasa dipaksakan)? Mengapa? Strategi apa yang akhirnya kalian gunakan untuk mengatasinya? Pertanyaan 1: Tulis dialog dalam format skrip (Nama Tokoh: dialog). Beri label unsur kebahasaan langsung di dalam teks menggunakan kurung kurawal. Minimal 8 giliran bicara (8 turn total). Pertanyaan 2–3: Tulis uraian bebas, 3–5 kalimat per jawaban. Cantumkan nama anggota kelompok di bagian atas. REFLEKSI1. Dari ketiga unsur kebahasaan yang kamu pelajari hari ini (kosakata khusus, kalimat persuasif, ungkapan kesantunan), mana yang paling sering kamu gunakan dalam percakapan sehari-hari tanpa kamu sadari? Berikan satu contoh nyata dari pengalamanmu! 2. Setelah belajar tentang fungsi unsur kebahasaan dalam negosiasi, apakah ada cara berbicaramu yang ingin kamu ubah atau tingkatkan saat berhadapan dengan situasi yang membutuhkan persuasi atau negosiasi? Jelaskan. 3. Menurutmu, apakah seseorang bisa menjadi negosiator yang baik tanpa menguasai unsur kebahasaan yang tepat? Atau apakah ada faktor lain yang lebih penting dari bahasa dalam bernegosiasi? Bagikan pendapatmu secara jujur. |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.