LKPDPertemuan 5Bab 3Fase ESemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Menyajikan dan Mempresentasikan Cerita Pendek Berbasis Nilai Hikayat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 10 dengan topik "Menyajikan dan Mempresentasikan Cerita Pendek Berbasis Nilai Hikayat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Menyajikan dan Mempresentasikan Cerita Pendek Berbasis Nilai Hikayat

Bahasa Indonesia - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menyajikan dan Mempresentasikan Cerita Pendek Berbasis Nilai Hikayat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenyajikan dan Mempresentasikan Cerita Pendek Berbasis Nilai Hikayat
Alokasi Waktu90 Menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyajikan teks narasi (cerita pendek) dalam bentuk monolog berbantuan media secara runtut dan kreatif di depan kelas.
  2. Murid dapat mempresentasikan cerita pendek yang telah ditulis dengan menggunakan media yang tepat sesuai minat dan perhatian pendengar, serta memublikasikannya di media cetak atau digital.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Siapkan cerita pendek (cerpen) hasil gubahan dari hikayat yang telah kamu tulis pada pertemuan sebelumnya.
  • Bebaskan kreativitasmu! Kamu boleh menggunakan media presentasi apa pun yang kamu kuasai dan sukai (video gerak henti/stop-motion, salindia/PowerPoint, properti drama, poster digital, dll).
  • Kerjakan setiap tahapan kegiatan dengan sungguh-sungguh. Diskusikan dengan teman atau guru jika menemui kesulitan.
  • Jadikan kegiatan ini sebagai wadah untuk menyuarakan nilai-nilai kebaikan masa lalu ke masa kini dengan caramu sendiri!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merancang Skenario Presentasi Kreatif

Estimasi: 30 Menit

Alat & Bahan:

  • Naskah cerpen gubahan hikayat milik murid
  • Alat tulis
  • Gawai/Laptop (opsional untuk mencari referensi media)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tentukan media yang akan kamu gunakan untuk mendukung monolog/presentasi cerpenmu.
  2. Rancanglah skenario atau kerangka presentasimu agar runtut dan menarik perhatian audiens.
  3. Pastikan skenariomu mencakup: Salam Pembuka & Perkenalan, Judul & Tokoh, Sinopsis Cerita, Nilai Moral (pesan kehidupan), dan Salam Penutup.
  4. Tuliskan rancanganmu pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel skenario presentasi berikut berdasarkan cerpen gubahanmu!

Ruang tabel jawaban

2. Media apa yang kamu pilih untuk membantumu presentasi (misal: video gerak henti, salindia, wayang kertas, dll)? Jelaskan alasan mengapa media tersebut cocok dengan minat pendengarmu!

Untuk pertanyaan 1, buatlah tabel dengan 2 kolom: 'Bagian Presentasi' dan 'Draf Kalimat/Skenario'. Untuk pertanyaan 2, sediakan ruang kosong 3-4 baris untuk uraian.

Kegiatan 2: Gladi Bersih dan Umpan Balik Teman (Peer Review)

Estimasi: 30 Menit

Alat & Bahan:

  • Draf skenario dari Kegiatan 1
  • Media presentasi (jika sudah siap/dalam bentuk draf)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Carilah satu orang teman sebagai pasangan (partner) diskusimu.
  2. Lakukan simulasi presentasi (gladi bersih) secara bergantian di hadapan temanmu menggunakan skenario yang telah dibuat.
  3. Saat temanmu tampil, jadilah pendengar yang baik dan amati penampilannya.
  4. Berikan umpan balik (masukan) yang membangun menggunakan format yang disediakan.
  5. Diskusikan hasil umpan balik tersebut untuk memperbaiki penampilanmu sebelum maju ke depan kelas.

Pertanyaan:

1. Berikan penilaian dan catatan untuk penampilan temanmu pada aspek: (a) Volume dan Intonasi Suara, (b) Penggunaan Media, dan (c) Kelancaran & Kepercayaan Diri.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan masukan dari temanmu, bagian mana dari presentasimu yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan?

Untuk pertanyaan 1, gunakan tabel 3 kolom: 'Aspek Penilaian', 'Kelebihan', dan 'Saran Perbaikan'. Untuk pertanyaan 2, sediakan ruang kosong untuk menuliskan kesimpulan hasil diskusi.

Kegiatan 3: Strategi Publikasi Karya

Estimasi: 30 Menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Karyamu terlalu berharga jika hanya disimpan sendiri! Rencanakan publikasi cerpen dan media presentasimu.
  2. Pilih media publikasi yang tepat, bisa berupa media cetak (majalah dinding sekolah, buletin) atau media digital (Instagram, TikTok, Blog, Wattpad).
  3. Buatlah teks pengantar (caption) yang menarik agar orang-orang tertarik untuk membaca atau menonton karyamu.
  4. Teks pengantar harus memuat sedikit 'teaser' cerita dan nilai moral yang relevan dengan kehidupan saat ini.

Pertanyaan:

1. Platform atau media publikasi apa yang kamu pilih? (Sebutkan secara spesifik, misal: Reels Instagram, Mading Kelas, Blog Pribadi).

2. Tuliskan draf teks pengantar (caption) untuk publikasi karyamu! Buat semenarik mungkin dan gunakan tagar (hashtag) yang sesuai.

Untuk pertanyaan 1, sediakan 1 baris isian singkat. Untuk pertanyaan 2, sediakan kotak kosong berukuran sedang yang menyerupai tampilan layar gawai untuk menuliskan caption.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu saat mencoba mengubah cerita klasik (hikayat) menjadi karya modern yang dipresentasikan dengan media kreatif?

2. Nilai moral apa dari cerpenmu yang menurutmu paling relevan untuk kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari saat ini?

3. Apakah penggunaan media (seperti video/salindia/properti) membantumu lebih percaya diri saat berbicara di depan umum? Mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.