LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Menulis Cerita Pendek Berdasarkan Nilai dalam Hikayat
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 10 dengan topik "Menulis Cerita Pendek Berdasarkan Nilai dalam Hikayat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Menulis Cerita Pendek Berdasarkan Nilai dalam Hikayat
Bahasa Indonesia - Kelas 10
Bab 3 - Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E) Topik: Menulis Cerita Pendek Berdasarkan Nilai dalam Hikayat INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Detektif Bahasa: Membedah Kaidah Kebahasaan Hikayat dan CerpenEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel perbandingan kaidah kebahasaan hikayat dan cerpen berikut berdasarkan kutipan teks yang kamu baca. Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan tabel yang telah kamu isi, unsur kebahasaan hikayat mana yang menurutmu paling menarik untuk diadaptasi ke dalam cerpen modern? Jelaskan alasanmu minimal 3 kalimat. Tabel 4 kolom (Aspek Kebahasaan | Ciri pada Hikayat | Ciri pada Cerpen | Potensi Adaptasi) dengan 4 baris: Diksi, Gaya Bahasa, Struktur Kalimat, Sudut Pandang. Di bawah tabel tersedia ruang uraian 8-10 baris untuk jawaban nomor 2. Kegiatan 2: Jembatan Zaman: Menggali Nilai Hikayat untuk Cerpen Masa KiniEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan judul hikayat yang kamu pilih dan identifikasi minimal 2 nilai kehidupan yang terkandung di dalamnya. Jelaskan bagaimana nilai tersebut masih relevan dengan kehidupan remaja saat ini. 2. Lengkapi peta konsep cerpenmu pada format yang disediakan. Ruang tabel jawaban 3. Susun kerangka alur cerpenmu dalam 5-7 poin. Pastikan ada tahap pengenalan, konflik, klimaks, dan penyelesaian. Nomor 1: ruang uraian 8-10 baris. Nomor 2: peta konsep berbentuk tabel 6 baris (Judul Cerpen, Tokoh, Latar, Konflik, Nilai dari Hikayat, Pesan Moral) dengan 2 kolom (Unsur | Isian). Nomor 3: ruang bernomor 1-7 dengan masing-masing 2 baris. Kegiatan 3: Sastrawan Muda: Menulis Cerpen Kreatif Berbasis Nilai HikayatEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tulis cerpen utuhmu di ruang yang disediakan. Beri tanda (garis bawah atau stabilo) pada bagian-bagian yang mengadaptasi kaidah kebahasaan hikayat. 2. Setelah membaca cerpen temanmu, berikan umpan balik dengan mengisi format peer review: (a) Kelebihan cerpen, (b) Kaidah kebahasaan hikayat yang berhasil diterapkan, (c) Saran perbaikan. Nomor 1: ruang menulis cerpen minimal 1,5 halaman (garis-garis). Nomor 2: format peer review berupa tabel 3 baris (Kelebihan | Kaidah Kebahasaan Hikayat yang Diterapkan | Saran Perbaikan) masing-masing dengan ruang 3-4 baris. REFLEKSI1. Nilai kehidupan apa dari hikayat yang paling bermakna bagimu secara pribadi? Mengapa nilai tersebut masih relevan di kehidupanmu sebagai remaja masa kini? 2. Tantangan apa yang kamu rasakan saat mengadaptasi kaidah kebahasaan hikayat ke dalam cerpen modern? Bagaimana kamu mengatasinya? 3. Setelah menulis cerpen ini, perubahan cara pandang apa yang kamu rasakan terhadap karya sastra klasik Indonesia? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.