LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Mengevaluasi Pesan Tersurat dan Tersirat Teks Sastra Hikayat Visual serta Menginterpretasi Nilai yang Terkandung
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 10 dengan topik "Mengevaluasi Pesan Tersurat dan Tersirat Teks Sastra Hikayat Visual serta Menginterpretasi Nilai yang Terkandung".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Mengevaluasi Pesan Tersurat dan Tersirat Teks Sastra Hikayat Visual serta Menginterpretasi Nilai yang Terkandung
Bahasa Indonesia - Kelas 10
Bab 3 Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E) Topik: Mengevaluasi Pesan Tersurat dan Tersirat Teks Sastra Hikayat Visual serta Menginterpretasi Nilai yang Terkandung INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengevaluasi Pesan Tersurat dan Tersirat dalam Narasi Visual HikayatEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan panel 1 dan panel 2, tentukan rumusan pesan tersurat (informasi eksplisit pada teks panel) dan pesan tersirat (makna implisit dari gestur/tindakan tokoh) yang dapat dievaluasi! Ruang tabel jawaban 2. Lakukan evaluasi kritis terhadap panel 3 dan panel 4: Apakah tindakan Raja memberikan buah mangga dan pakaian menunjukkan pesan bahwa kekuasaan sejati diukur dari kedermawanan? Jelaskan evaluasimu dengan menghubungkan makna tersurat ucapan Raja dan makna tersirat tatapan belas kasih Raja! Tabel 4 kolom: (1) Nomor Panel, (2) Bukti Visual/Teks, (3) Pesan Tersurat, (4) Pesan Tersirat; serta kolom paragraf uraian evaluasi kritis sepanjang 3-5 kalimat. Kegiatan 2: Menginterpretasi Nilai-Nilai Kehidupan dalam Narasi Visual HikayatEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Interpretasikan nilai moral, nilai sosial, dan nilai religi yang terkandung dalam visual Hikayat Si Miskin beserta bukti visual/adegan pendukungnya! Ruang tabel jawaban 2. Ungkapkan gagasanmu dalam bentuk interpretasi kritis: Bagaimana nilai sosial tentang 'larangan merendahkan martabat orang miskin' pada teks visual tersebut dapat diterapkan dalam menanggapi fenomena diskriminasi sosial di lingkungan masyarakat modern? Tabel analisis nilai 3 baris: Nilai Moral, Nilai Sosial, Nilai Religi dengan kolom (Nilai, Bukti Visual, Gagasan Interpretasi); dilanjutkan lembar uraian interpretasi kritis. Kegiatan 3: Diskusi Evaluatif dan Perumusan Gagasan Nilai Lintas ZamanEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan hasil diskusi kelompok, lakukan evaluasi terhadap pesan hikayat visual tersebut: Manakah pesan yang paling bernilai mendalam (substansial) antara 'ketabahan menghadapi cemoohan' atau 'kedermawanan menolong sesama'? Berikan alasan evaluatif kelompokmu! 2. Interpretasikan gagasan kelompok mengenai bagaimana nilai moral kejujuran dan kerendahan hati tokoh Si Miskin saat berhadapan dengan Raja dapat diwujudkan dalam etika komunikasi generasi muda saat ini! Format laporan ringkas diskusi kelompok: Kolom Kesepakatan Pesan Dominan (dengan argumen evaluasi) dan Kolom Gagasan Implementasi Nilai Masa Kini. REFLEKSI1. Bagaimana kemampuanmu dalam membedakan pesan tersurat dan tersirat membantu caramu memilah informasi visual (seperti konten media sosial atau komik) dalam keseharian? 2. Nilai kehidupan apa dari hikayat visual yang paling menyentuh nuranimu dan ingin kamu wujudkan dalam interaksi bersama teman di sekolah? 3. Bagian mana dari kegiatan evaluasi dan interpretasi hari ini yang paling menantang cara berpikir kritismu? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.