LKPDPertemuan 6Bab 2Fase ESemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Mengubah Teks Anekdot ke dalam Bentuk Komik Potongan (Comic Strip)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 10 dengan topik "Mengubah Teks Anekdot ke dalam Bentuk Komik Potongan (Comic Strip)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Mengubah Teks Anekdot ke dalam Bentuk Komik Potongan (Comic Strip)

Bahasa Indonesia - Kelas 10

Bab 2 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Mengubah Teks Anekdot ke dalam Bentuk Komik Potongan (Comic Strip)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMengubah Teks Anekdot ke dalam Bentuk Komik Potongan (Comic Strip)
Alokasi Waktu90 menit (2 JP x 45 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengubah teks anekdot bertema kritik sosial ke dalam bentuk komik potongan (comic strip) dengan mempertahankan pesan kritik, alur, dan unsur humor secara kreatif.
  2. Murid dapat menulis teks multimodal berupa komik potongan yang mengungkapkan kepedulian terhadap isu sosial secara kreatif dan dapat dipublikasikan di media cetak atau digital.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Siapkan alat gambar (pensil, penghapus, spidol/pensil warna) dan kertas gambar polos atau kertas A4.
  • Kamu boleh menggambar sederhana (stick figure) — yang dinilai bukan keindahan gambar, melainkan ketepatan pesan kritik, alur cerita, dan unsur humor.
  • Kerjakan Kegiatan 1 secara individu, Kegiatan 2 berpasangan, dan Kegiatan 3 kembali individu.
  • Jika menggunakan aplikasi digital (Canva, Pixton, atau sejenisnya), pastikan hasilnya dapat dicetak atau diunggah.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membedah Anekdot: Menemukan Bahan Komikmu

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Teks anekdot bertema kritik sosial (dari pertemuan sebelumnya atau disediakan guru)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks anekdot bertema kritik sosial yang disediakan guru (atau yang sudah kamu tulis pada pertemuan sebelumnya).
  2. Identifikasi unsur-unsur penting dalam teks anekdot tersebut dengan mengisi tabel analisis di bawah.
  3. Tentukan bagian mana yang akan menjadi panel-panel komikmu (minimal 4 panel, maksimal 6 panel).
  4. Tuliskan rencana isi setiap panel pada kolom yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel analisis unsur anekdot berikut berdasarkan teks yang kamu baca.

Ruang tabel jawaban

2. Dari teks anekdot tersebut, adegan mana yang menurutmu paling kuat menyampaikan kritik sekaligus humor? Jelaskan alasanmu dalam 2-3 kalimat.

3. Buatlah rencana panel komikmu. Isi tabel berikut: nomor panel, deskripsi adegan, dialog singkat, dan bagian struktur anekdot yang diwakili.

Ruang tabel jawaban

Tabel 5 kolom: Unsur (Tokoh, Latar, Pesan Kritik, Unsur Humor, Struktur) — Isi Temuan. Kemudian tabel rencana panel 4 kolom: No. Panel, Deskripsi Adegan, Dialog, Bagian Struktur.

Kegiatan 2: Peer Review: Tukar Ide, Tajamkan Kritik

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Rencana panel dari Kegiatan 1
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tukarkan rencana panel komikmu dengan teman sebangku.
  2. Baca rencana panel temanmu dan berikan umpan balik menggunakan format 'Bintang-Harapan' (satu hal yang sudah bagus, satu hal yang bisa diperbaiki).
  3. Diskusikan bersama: Apakah pesan kritik sosialnya masih tersampaikan? Apakah humornya terasa? Apakah alurnya jelas?
  4. Revisi rencana panelmu berdasarkan masukan teman.

Pertanyaan:

1. Tuliskan umpan balik untuk rencana panel temanmu menggunakan format Bintang (kelebihan) dan Harapan (saran perbaikan).

2. Setelah menerima masukan teman, bagian mana dari rencana panelmu yang akan kamu revisi? Apa alasannya?

Kolom dua bagian: (1) Umpan balik untuk teman — Bintang dan Harapan masing-masing 1-2 kalimat; (2) Catatan revisi sendiri — bagian yang diubah dan alasannya.

Kegiatan 3: Berkarya: Menggambar Komik Potongan (Comic Strip)

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar polos atau aplikasi digital (Canva, Pixton, Storyboard That, dsb.)
  • Pensil, penghapus, spidol atau pensil warna
  • Penggaris (untuk membuat garis panel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan kertas gambar polos atau buka aplikasi digital pilihanmu.
  2. Bagi kertas menjadi 4-6 panel sesuai rencanamu.
  3. Gambar setiap panel sesuai rencana yang sudah direvisi. Pastikan setiap panel memuat: gambar tokoh dan latar, balon dialog atau narasi, ekspresi yang mendukung humor.
  4. Periksa kembali: apakah pesan kritik sosial tersampaikan? Apakah alur cerita runtut dari panel pertama hingga terakhir? Apakah ada unsur humor yang membuat pembaca tersenyum?
  5. Tambahkan judul komik dan nama pembuatnya.
  6. Jika sudah selesai, siapkan komikmu untuk dipajang di mading kelas atau diunggah ke platform digital yang disepakati.

Pertanyaan:

1. Gambarlah komik potonganmu di ruang yang tersedia (atau lampirkan hasil cetak/tangkapan layar jika menggunakan aplikasi digital).

Ruang gambar

2. Tuliskan penjelasan singkat (3-4 kalimat): Apa isu sosial yang kamu kritik dalam komikmu? Bagaimana kamu menyisipkan humor agar kritik tersampaikan tanpa menyinggung?

3. Menurut kamu, media mana yang paling efektif untuk mempublikasikan komikmu (mading sekolah, Instagram, webtoon, atau lainnya)? Jelaskan alasanmu berdasarkan target pembaca.

Ruang kosong seluas setengah halaman A4 untuk menggambar komik (atau tempat menempel hasil cetak). Di bawahnya, ruang 5-7 baris untuk penjelasan isu dan strategi humor, serta 3-4 baris untuk jawaban tentang media publikasi.

REFLEKSI

1. Apa tantangan terbesar yang kamu rasakan saat mengubah teks anekdot menjadi komik potongan, dan bagaimana kamu mengatasinya?

2. Apakah ada isu sosial di lingkungan sekitarmu yang ingin kamu kritik melalui komik di masa depan? Isu apa dan mengapa?

3. Setelah mengerjakan LKPD ini, kemampuan baru apa yang kamu rasakan berkembang dalam dirimu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.