LKPDPertemuan 4Bab 2Fase ESemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Menginterpretasi Informasi dan Menggunakan Kaidah Bahasa Kritikan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 10 dengan topik "Menginterpretasi Informasi dan Menggunakan Kaidah Bahasa Kritikan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Menginterpretasi Informasi dan Menggunakan Kaidah Bahasa Kritikan

Bahasa Indonesia - Kelas 10

Bab 2 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menginterpretasi Informasi dan Menggunakan Kaidah Bahasa Kritikan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenginterpretasi Informasi dan Menggunakan Kaidah Bahasa Kritikan
Alokasi Waktu90 menit (2 x 45 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menginterpretasi informasi dari teks visual dan/atau audiovisual bertema kritik sosial untuk mengungkapkan gagasan serta rasa empati dan kepedulian secara kreatif.
  2. Murid dapat mengidentifikasi dan menggunakan kaidah bahasa kritikan, termasuk pertanyaan retoris dan ungkapan pro/kontra, dalam konteks menyampaikan kritik secara santun.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah seluruh petunjuk dengan seksama sebelum memulai kegiatan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dan diskusikan dengan teman kelompokmu jika ada bagian yang memerlukan kerja kelompok.
  • Tuliskan jawaban dengan lengkap dan jelas pada ruang yang disediakan.
  • Jujur dalam mengerjakan dan berani menyampaikan pendapat dengan santun.
  • Manfaatkan referensi tambahan (buku, artikel, atau video) jika diperlukan untuk memperkaya pemahaman.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengamati dan Menginterpretasi Teks Visual Kritik Sosial

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Teks visual (komik strip/meme kritik sosial) - disediakan guru atau dicari mandiri
  • Alat tulis
  • Lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati dengan seksama komik strip atau meme bertema kritik sosial yang ditampilkan guru (atau pilih satu dari koleksi yang disediakan).
  2. Identifikasi isu sosial yang diangkat dalam teks visual tersebut.
  3. Cermati elemen visual (gambar, ekspresi karakter, tata letak) dan elemen verbal (dialog, narasi, tulisan).
  4. Interpretasikan pesan kritik yang ingin disampaikan kreator melalui teks visual tersebut.
  5. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah secara individu terlebih dahulu, kemudian diskusikan dengan teman sebangku.

Pertanyaan:

1. Isu sosial apa yang diangkat dalam teks visual yang kalian amati? Jelaskan secara singkat.

2. Interpretasikan pesan kritik yang ingin disampaikan oleh pembuat teks visual tersebut. Apa yang sebenarnya ingin dikritik?

3. Lengkapi tabel berikut untuk mengidentifikasi ungkapan simpati, empati, kepedulian, dan pro/kontra yang muncul (baik tersurat maupun tersirat) dalam teks visual tersebut.

Ruang tabel jawaban

4. Bagaimana elemen visual (gambar, warna, ekspresi) dan verbal (kata-kata, dialog) bekerja sama untuk memperkuat kritik sosial dalam teks tersebut?

Jawab pertanyaan 1, 2, dan 4 dalam bentuk paragraf 3-5 kalimat. Untuk pertanyaan 3, buat tabel dengan 4 kolom: Simpati, Empati, Peduli, Pro/Kontra. Isi setiap kolom dengan kutipan atau interpretasi dari teks visual.

Kegiatan 2: Mengidentifikasi Kaidah Bahasa Kritikan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks anekdot/lawakan kritik sosial
  • Alat tulis berwarna untuk menandai
  • Lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks anekdot atau transkrip lawakan berikut yang berisi kritik sosial (disediakan guru atau gunakan contoh dari buku siswa halaman 56).
  2. Identifikasi dan tandai kalimat-kalimat yang menggunakan kaidah bahasa kritikan.
  3. Fokus pada: pertanyaan retoris, majas sindiran (ironi, sarkasme, sinisme), dan kata kerja material.
  4. Klasifikasikan temuan kalian ke dalam tabel yang disediakan.
  5. Diskusikan hasil temuan dengan kelompok (3-4 orang) dan bandingkan jawaban kalian.

Pertanyaan:

1. Temukan minimal 3 kalimat yang menggunakan pertanyaan retoris dalam teks. Tuliskan kalimatnya dan jelaskan fungsi pertanyaan retoris tersebut dalam menyampaikan kritik.

Ruang tabel jawaban

2. Identifikasi minimal 2 contoh majas sindiran (ironi/sarkasme/sinisme) yang digunakan. Tuliskan kalimatnya, jenis majas, dan makna kritik di baliknya.

Ruang tabel jawaban

3. Temukan minimal 3 kata kerja material yang menunjukkan tindakan atau aksi terkait isu yang dikritik. Jelaskan mengapa kata kerja tersebut memperkuat kritik.

Ruang tabel jawaban

4. Buatlah 2 kalimat kritik sendiri dengan menggunakan: (a) pertanyaan retoris, dan (b) majas sindiran. Pastikan kritik disampaikan dengan santun namun tetap tegas.

Untuk pertanyaan 1-3, buat tabel sesuai format: Pertanyaan 1 (3 kolom: Kalimat, Fungsi, Conteks), Pertanyaan 2 (4 kolom: Kalimat, Jenis Majas, Makna Kritik, Konteks), Pertanyaan 3 (3 kolom: Kata Kerja, Konteks Kalimat, Alasan). Pertanyaan 4 dijawab dalam bentuk kalimat lengkap dengan penjelasan singkat.

Kegiatan 3: Menyusun Kritik Kreatif dengan Kaidah Bahasa yang Tepat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar/lembar terpisah untuk komik
  • Alat tulis dan pewarna (untuk komik)
  • Kreativitas dan kepedulian sosial

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilih satu isu sosial yang kalian pedulikan dari lingkungan sekitar (sekolah, keluarga, masyarakat, atau isu nasional).
  2. Buatlah produk kreatif berupa: (pilih salah satu) komik strip 4 panel, dialog anekdot pendek, atau naskah lawakan singkat (1-2 menit) yang berisi kritik terhadap isu tersebut.
  3. Gunakan minimal 2 kaidah bahasa kritikan yang telah dipelajari: pertanyaan retoris, majas sindiran, dan/atau kata kerja material.
  4. Pastikan kritik disampaikan dengan santun, penuh empati, dan mengandung pesan kepedulian (bukan sekadar menghakimi).
  5. Presentasikan hasil karya kalian di depan kelas atau dalam kelompok kecil.

Pertanyaan:

1. Isu sosial apa yang kalian pilih? Mengapa isu ini penting dan perlu dikritisi?

2. Bentuk produk kreatif apa yang kalian pilih? (komik strip/dialog anekdot/naskah lawakan)

3. Buatlah produk kreatif kalian pada ruang yang disediakan atau lembar terpisah. Pastikan menggunakan kaidah bahasa kritikan yang tepat.

Ruang gambar

4. Tandai dan jelaskan: kaidah bahasa kritikan apa saja yang kalian gunakan dalam produk kreatif tersebut? Sebutkan minimal 2 contoh konkret dari karya kalian.

Ruang tabel jawaban

5. Bagaimana kalian memastikan kritik dalam karya kalian disampaikan dengan santun namun tetap bermakna? Jelaskan strategi kalian.

Pertanyaan 1, 2, dan 5 dijawab dalam bentuk paragraf. Pertanyaan 3 dijawab dengan membuat produk kreatif (komik strip digambar di kotak 4 panel yang disediakan, atau naskah ditulis dalam format dialog). Pertanyaan 4 dijawab dalam tabel 3 kolom: Jenis Kaidah, Contoh Konkret, Fungsi dalam Kritik.

REFLEKSI

1. Setelah mengerjakan LKPD ini, isu sosial apa yang paling menarik perhatian kalian dan mengapa?

2. Bagaimana perasaan kalian ketika menyampaikan kritik melalui cara yang kreatif? Apakah lebih mudah atau lebih sulit dibanding menyampaikan kritik secara langsung?

3. Kaidah bahasa kritikan mana yang menurut kalian paling efektif untuk menyampaikan kritik secara santun namun tegas? Jelaskan alasan kalian berdasarkan pengalaman mengerjakan LKPD ini.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.