LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Menulis laporan hasil observasi tentang fenomena alam secara logis dan etis
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 10 dengan topik "Menulis laporan hasil observasi tentang fenomena alam secara logis dan etis". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 10: Menulis laporan hasil observasi tentang fenomena alam secara logis dan etis
Bahasa Indonesia - Kelas 10
Bab 1 - Pertemuan 7
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E) Topik: Menulis laporan hasil observasi tentang fenomena alam secara logis dan etis INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Membedah Struktur dan Kebahasaan Laporan Hasil ObservasiEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bacalah kutipan berikut: "Hujan asam adalah peristiwa turunnya air hujan yang memiliki pH di bawah 5,6 akibat pencemaran udara oleh gas sulfur dioksida (SO₂) dan nitrogen oksida (NOₓ). Gas-gas tersebut berasal dari emisi kendaraan bermotor dan aktivitas industri. Ketika bereaksi dengan uap air di atmosfer, gas-gas ini membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang kemudian larut dalam tetesan air hujan. Dampak hujan asam meliputi kerusakan ekosistem perairan, korosi bangunan, serta penurunan kesuburan tanah (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, 2023)." Identifikasi struktur teks dan unsur kebahasaan pada kutipan di atas, lalu lengkapi tabel berikut. Ruang tabel jawaban 2. Mengapa penulis mencantumkan sumber '(Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, 2023)' di akhir paragraf? Apa yang terjadi jika sumber tersebut tidak disertakan? Tabel 4 kolom: (1) Kalimat ke-, (2) Struktur Teks, (3) Unsur Kebahasaan yang Ditemukan, (4) Bukti/Kutipan. Untuk soal nomor 2, tulis uraian minimal 3 kalimat. Kegiatan 2: Merancang Kerangka dan Menulis Draf Laporan Hasil ObservasiEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan panduan pengamatanmu dalam format tabel berikut sebelum mulai menulis draf. Ruang tabel jawaban 2. Tulis draf laporan hasil observasimu (minimal 2 paragraf) di ruang yang tersedia. Pastikan mencakup struktur lengkap dan minimal 1 kutipan sumber. 3. Tandai pada drafmu: (a) di mana letak kutipan sumber, dan (b) jelaskan mengapa kamu memilih sumber tersebut untuk mendukung datamu. Soal 3: tabel 3 kolom (Objek Observasi, Aspek yang Diamati, Sumber Pendukung). Soal 4: ruang menulis draf minimal 15 baris. Soal 5: uraian 2-3 kalimat. Kegiatan 3: Revisi Berpasangan: Menilai Logika, Etika, dan Kutipan SumberEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Gunakan lembar cek berikut untuk menilai draf temanmu. Beri tanda centang (✓) jika aspek terpenuhi, tanda silang (✗) jika belum, dan tuliskan saran revisi. Ruang tabel jawaban 2. Setelah menerima masukan dari temanmu, tuliskan 2 hal yang akan kamu perbaiki pada drafmu beserta alasannya. 3. Menurut kalian berdua, mengapa proses review oleh teman penting dalam penulisan laporan ilmiah? Diskusikan dan tuliskan kesimpulan bersama. Soal 6: tabel 4 kolom (No, Aspek yang Dinilai, Terpenuhi ✓/✗, Saran Revisi) dengan minimal 5 aspek penilaian. Soal 7: uraian 3-4 kalimat. Soal 8: uraian hasil diskusi bersama minimal 3 kalimat. REFLEKSI1. Apa hal baru yang kamu pelajari tentang cara menulis laporan yang objektif dan dapat dipercaya? Bagaimana hal ini berguna dalam kehidupan sehari-harimu (misalnya saat membaca berita atau menulis tugas)? 2. Bagian mana dari proses menulis laporan hasil observasi yang paling menantang bagimu? Strategi apa yang akan kamu gunakan untuk mengatasinya di kesempatan berikutnya? 3. Setelah mendapat masukan dari teman, apakah kamu merasa drafmu menjadi lebih baik? Mengapa proses kolaborasi penting dalam menghasilkan tulisan yang berkualitas? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.