LKPDPertemuan 12Bab 7Fase ASemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 1: Menulis Permulaan Nama Benda Kebutuhan Sekolah dengan Posisi Huruf Tepat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 1 dengan topik "Menulis Permulaan Nama Benda Kebutuhan Sekolah dengan Posisi Huruf Tepat".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 1: Menulis Permulaan Nama Benda Kebutuhan Sekolah dengan Posisi Huruf Tepat

Bahasa Indonesia - Kelas 1

Bab 7 Pertemuan 12

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Menulis Permulaan Nama Benda Kebutuhan Sekolah dengan Posisi Huruf Tepat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMenulis Permulaan Nama Benda Kebutuhan Sekolah dengan Posisi Huruf Tepat
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menulis permulaan dengan benar di atas kertas berupa kata-kata tentang diri dan lingkungan sekitar bertema benda kebutuhan sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Duduklah dengan punggung tegak dan nyaman di kursimu.
  • Pegang pensil dengan posisi jari yang benar (antara jempol dan telunjuk).
  • Letakkan kertas di atas meja dengan posisi yang rapi.
  • Perhatikan bentuk dan posisi setiap huruf sebelum mulai menulis.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Tebalkan Kata Benda Kebutuhan Sekolah

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus
  • Lembar kerja garis bantu berpetak

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lihat contoh kata benda kebutuhan sekolah yang ada di lembar kerja.
  2. Pegang pensilmu dengan baik, lalu ikuti garis putus-putus pada setiap huruf secara perlahan.
  3. Pastikan garis tulisanmu rapi dan tepat di atas garis bantu berpetak.

Pertanyaan:

1. Tebalkan kata: b - u - k - u di atas garis bantu berpetak.

2. Tebalkan kata: t - a - s di atas garis bantu berpetak.

Disediakan garis bantu berpetak 3 baris dengan tulisan titik-titik (garis putus-putus) untuk kata 'buku' dan 'tas'.

Kegiatan 2: Lengkapi Huruf yang Hilang

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar benda kebutuhan sekolah pada kotak.
  2. Amati huruf-huruf yang sudah tertulis dan cari huruf yang masih kosong.
  3. Tuliskan huruf yang hilang di atas garis bantu agar membentuk nama benda dengan benar.

Pertanyaan:

1. Lengkapi huruf yang hilang untuk gambar pensil: p - e - [ ... ] - s - i - l

2. Lengkapi huruf yang hilang untuk gambar penggaris: p - e - n - g - g - a - [ ... ] - i - s

Kotak gambar benda kebutuhan sekolah (gambar pensil dan gambar penggaris) yang dilengkapi garis bertitik tempat menuliskan satu huruf yang hilang.

Kegiatan 3: Menulis Mandiri Nama Benda Kebutuhan

Estimasi: 25 menit (termasuk kegiatan refleksi dan penutup)

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilih salah satu benda kebutuhan belajarmu yang ada di dalam kelas atau tasmu (misalnya: buku, tas, pensil, atau penggaris).
  2. Tuliskan kata nama benda tersebut secara mandiri di atas baris berpetak yang tersedia.
  3. Periksa kembali apakah letak dan bentuk setiap huruf sudah tepat.
  4. Lakukan refleksi bersama guru di akhir kegiatan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan satu nama benda kebutuhan sekolah pilihanmu di atas garis bantu berpetak dengan posisi huruf yang tepat.

Tiga baris garis bantu berpetak kosong untuk menuliskan 1 kata nama benda secara mandiri.

REFLEKSI

1. Huruf apa yang paling mudah kamu tulis hari ini?

2. Apakah kamu sudah memegang pensil dengan nyaman saat menulis kata tadi?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.