LKPD Bahasa Indonesia Kelas 1: Menyimak Cerita 'Mimi Berani': Mengatasi Rasa Malu untuk Berteman
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 1 dengan topik "Menyimak Cerita 'Mimi Berani': Mengatasi Rasa Malu untuk Berteman". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 1: Menyimak Cerita 'Mimi Berani': Mengatasi Rasa Malu untuk Berteman
Bahasa Indonesia - Kelas 1
Bab 5 - Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 1 (Fase A) Topik: Menyimak Cerita 'Mimi Berani': Mengatasi Rasa Malu untuk Berteman INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Aku Menyimak Cerita Mimi Berani 🎧Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Siapa nama tokoh-tokoh dalam cerita 'Mimi Berani'? Tuliskan nama-nama mereka di dalam kotak di bawah ini! 2. Mengapa Mimi malu untuk menyapa Maya? Lingkari gambar wajah yang menunjukkan perasaan Mimi, lalu ceritakan alasannya kepada gurumu! Ruang gambar 3. Apa yang dilakukan Mimi sehingga akhirnya bisa berkenalan dengan Maya? Tuliskan atau gambarkan di kotak yang tersedia! 4. Bagaimana perasaan Mimi di akhir cerita? Pilih gambar wajah yang tepat: 😊 senang / 😢 sedih / 😨 takut, lalu tulis alasannya! Ruang gambar 5. Apa pesan baik dari cerita 'Mimi Berani' yang bisa kita contoh? Tuliskan dengan kalimatmu sendiri! Kotak isian untuk nomor 1 dan 3 (ukuran cukup untuk tulisan 1-2 baris anak kelas 1). Gambar wajah emosi bergambar besar untuk nomor 2 dan 4 (murid melingkari pilihan). Baris tulis bergaris untuk nomor 5. Kegiatan 2: Aku dan Perasaanku Saat Bertemu Teman Baru 💛Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pernahkah kamu merasa malu seperti Mimi? Kapan kamu merasa begitu? Ceritakan kepada temanmu! 2. Lengkapi tabel berikut bersama temanmu! Tuliskan: nama temanmu, apa yang kalian sukai bersama, dan satu kata sifat baik untuknya. Ruang tabel jawaban 3. Menurutmu, apa satu hal yang bisa kamu lakukan jika ingin berteman dengan seseorang yang belum kamu kenal? Tuliskan idemu! Nomor 1: Baris bergaris untuk mencatat cerita singkat teman (2-3 baris). Nomor 2: Tabel 3 kolom dengan judul 'Nama Teman', 'Kegiatan Bersama', 'Kata Baik Untuknya' — 2 baris isian (untuk diri sendiri dan teman sebangku). Nomor 3: Kotak isian 1 baris dengan ikon bintang di sampingnya. Kegiatan 3: Aku Bisa Bercerita! 🌟Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Urutkan gambar cerita 'Mimi Berani' dari awal hingga akhir! Tuliskan angka 1, 2, 3, 4 di kotak di bawah setiap gambar. (Gambar yang tersedia: Mimi malu melihat Maya dan Moko bermain | Mimi membawakan bola Maya | Mimi berkenalan dengan Maya dan Moko | Mimi bermain bola bersama teman barunya) Ruang gambar 2. Tuliskan 1 kalimat singkat untuk menggambarkan setiap gambar yang sudah kamu urutkan! (Kamu bisa menggambar juga jika belum lancar menulis.) 3. Bagian mana dari cerita 'Mimi Berani' yang paling kamu sukai? Gambarkan di kotak kosong dan tuliskan alasannya (boleh 1 kalimat saja)! Ruang gambar Nomor 1: Empat kotak gambar berukuran besar (ilustrasi adegan cerita) disusun horizontal atau 2x2, masing-masing dengan kotak kecil di bawahnya untuk menulis urutan angka. Nomor 2: Empat baris bergaris (satu baris per gambar) dengan nomor 1-4 di depannya. Nomor 3: Kotak gambar kosong berukuran sedang (untuk menggambar) dan satu baris bergaris di bawahnya untuk menulis alasan. REFLEKSI1. Bagaimana perasaanmu hari ini setelah belajar cerita 'Mimi Berani'? Apakah kamu merasa senang, bersemangat, atau masih bingung? Ceritakan kepada gurumu! 2. Setelah mendengar cerita Mimi, apakah kamu ingin mencoba menyapa teman baru besok? Apa yang akan kamu lakukan? 3. Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang berteman? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.