LKPD Bahasa Indonesia Kelas 1: Membaca Nyaring Kata-Kata Sederhana Aktivitas Bermain Bersama Teman
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 1 dengan topik "Membaca Nyaring Kata-Kata Sederhana Aktivitas Bermain Bersama Teman".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 1: Membaca Nyaring Kata-Kata Sederhana Aktivitas Bermain Bersama Teman
Bahasa Indonesia - Kelas 1
Bab 2 Pertemuan 5
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 1 (Fase A) Topik: Membaca Nyaring Kata-Kata Sederhana Aktivitas Bermain Bersama Teman INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Membaca Suku Kata dan Kata BermainEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bacalah deret suku kata dan kata mainan berikut di depan teman sebangkumu:
Tabel checklist kefasihan membaca 4 kata: Kegiatan 2: Membaca Kata Gerak Aktivitas Bermain Bersama TemanEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bacalah 5 kata aktivitas bermain berikut dengan fasih:
Format lembar pengamatan membaca 5 kata aktivitas: Kegiatan 3: Membaca Kalimat Sederhana Lingkungan BermainEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bacalah 3 kalimat sederhana tentang bermain bersama di lingkungan sekitar ini dengan fasih: Format verifikasi membaca kalimat berpasangan: REFLEKSI1. Kata aktivitas bermain mana yang paling mudah dan lancar kamu baca hari ini? 2. Apakah kamu masih mengeja huruf saat membaca kata yang agak panjang seperti 'lompat'? 3. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil membaca kata-kata bermain bersama teman dengan fasih? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.