LKPDPertemuan 9Bab 6Fase FSemester 2

LKPD Antropologi Kelas 12: Menerapkan Prinsip Relativisme Budaya secara Kritis dalam Menyikapi Batasan Nilai Budaya Lokal

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 12 dengan topik "Menerapkan Prinsip Relativisme Budaya secara Kritis dalam Menyikapi Batasan Nilai Budaya Lokal".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Antropologi Kelas 12: Menerapkan Prinsip Relativisme Budaya secara Kritis dalam Menyikapi Batasan Nilai Budaya Lokal

Antropologi - Kelas 12

Bab 6 Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Antropologi — Kelas 12 (Fase F)

Topik: Menerapkan Prinsip Relativisme Budaya secara Kritis dalam Menyikapi Batasan Nilai Budaya Lokal

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranAntropologi
Fase / KelasFase F / Kelas 12
TopikMenerapkan Prinsip Relativisme Budaya secara Kritis dalam Menyikapi Batasan Nilai Budaya Lokal
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan prinsip relativisme budaya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk penghargaan terhadap keberagaman nilai dan norma budaya

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap studi kasus dan instruksi dengan saksama bersama kelompok belajarmu.
  • Gunakan sudut pandang relativisme budaya (memahami praktik/nilai budaya dari kacamata dan konteks masyarakat pemiliknya tanpa langsung menghakimi) dalam merumuskan respons tindakan.
  • Tuliskan hasil kerja secara runtut dan operasional pada format yang telah disediakan.
  • Diskusikan secara aktif dan hargai setiap perbedaan pandangan dalam kelompok.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menerapkan Sikap Relativisme Budaya dalam Interaksi Sehari-hari

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati dua skenario interaksi lintas budaya dalam pergaulan sehari-hari berikut:
  2. Skenario A: Rangga (murid pindahan dari kota besar yang terbiasa berbicara lugas, cepat, dan menatap langsung mata lawan bicara) berinteraksi dengan Made (murid yang dibesarkan dalam budaya tutur halus, tidak menatap langsung sebagai tanda hormat, dan sering menggunakan ungkapan tidak langsung). Rangga mengira Made tidak tegas dan tidak percaya diri.
  3. Skenario B: Dalam sebuah acara jamuan kelas yang dihadiri murid dari berbagai latar belakang etnis, Siti membawa masakan fermentasi khas daerah asalnya yang beraroma sangat menyengat bagi sebagian teman sekelasnya. Beberapa teman menolak mencicipi sambil menutup hidung secara mencolok di depan Siti.
  4. Identifikasi penilaian etnosentris yang muncul pada masing-masing skenario.
  5. Terapkan prinsip relativisme budaya dengan merumuskan tindakan konkret yang harus diambil tokoh agar tercipta penghargaan terhadap perbedaan norma dan nilai budaya tersebut.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Skenario A, bagaimanakah bentuk penerapan prinsip relativisme budaya yang harus dilakukan oleh Rangga dalam menyikapi gaya komunikasi Made saat berinteraksi sehari-hari?

2. Berdasarkan Skenario B, bagaimanakah bentuk penerapan prinsip relativisme budaya yang harus dilakukan teman-teman sekelas dalam merespons hidangan khas Siti di ruang publik sekolah?

Tuliskan jawaban dalam bentuk uraian paragraf terstruktur (minimal 3 kalimat per skenario yang memuat: identifikasi prasangka awal, pemahaman konteks nilai budaya lokal tokoh, dan langkah tindakan konkret penerapannya).

Kegiatan 2: Menerapkan Relativisme Budaya secara Kritis terhadap Norma Budaya Lokal

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Tabel analisis kasus pada lembar kerja
  • Buku catatan/kertas plano bila berdiskusi kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Penerapan relativisme budaya menuntut kita memahami konteks budaya lokal, namun secara kritis tetap mengenali batasannya saat berhadapan dengan hak dasar individu atau nilai kemanusiaan.
  2. Analisis Kasus 1: Praktik pembagian peran adat yang mewajibkan seluruh anggota keluarga besar menyumbangkan hewan ternak dalam jumlah besar untuk upacara kematian, sehingga membuat keluarga yang kurang mampu secara ekonomi terbebani utang.
  3. Analisis Kasus 2: Aturan adat di suatu kampung yang melarang anak perempuan bersekolah di luar desa karena kekhawatiran melanggar tradisi perjodohan keluarga.
  4. Isilah tabel perbandingan penerapan relativisme budaya kritis untuk kedua kasus tersebut.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel penerapan relativisme budaya kritis untuk Kasus 1 dan Kasus 2 sesuai kolom yang tersedia!

Ruang tabel jawaban

Isilah tabel 4 kolom berikut:
- Kolom 1: Kasus (Kasus 1 / Kasus 2)
- Kolom 2: Makna/Nilai Budaya Lokal di Balik Tradisi
- Kolom 3: Batasan/Dampak Nyata yang Perlu Disikapi Kritis
- Kolom 4: Bentuk Penerapan Relativisme Budaya Kritis (Tindakan Nyata)

Kegiatan 3: Menyusun Rencana Respons Kultural di Lingkungan Sekitar

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Formulir rencana aksi kultural pada lembar kerja
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Identifikasi satu situasi atau peristiwa di lingkungan sekolah, pertemanan, atau tempat tinggalmu yang memunculkan benturan nilai/norma budaya antarkelompok.
  2. Terapkan prinsip relativisme budaya dalam merancang aksi/perilaku solutif sehari-hari untuk meredakan ketegangan dan menunjukkan penghargaan terhadap keberagaman nilai tersebut.
  3. Tuliskan dalam lembar formulir rencana tindakan, lalu diskusikan dan simpulkan hasil refleksi bersama guru.

Pertanyaan:

1. Uraikan satu rencana tindakan penerapan prinsip relativisme budaya dalam kehidupan sehari-harimu menyikapi perbedaan norma/nilai budaya yang kamu temukan di lingkungan sekitar!

Format isian terstruktur: (A) Fenomena/Perbedaan Norma yang Diamati; (B) Sudut Pandang Nilai Budaya Pelaku Tradisi; (C) Rencana Tindakan Nyata Penerapan Relativisme Budaya.

REFLEKSI

1. Setelah mempraktikkan penerapan relativisme budaya, perubahan apa yang terjadi pada caramu memandang kebiasaan teman yang berbeda norma dan nilai budaya?

2. Mengapa dalam menerapkan relativisme budaya kita tetap harus bersikap kritis terhadap batasan nilai budaya lokal di kehidupan sehari-hari?

3. Langkah kecil apa yang berkomitmen kamu lakukan mulai hari ini ketika menjumpai praktik budaya yang awalnya terasa asing bagimu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.