LKPDPertemuan 8Bab 6Fase FSemester 2

LKPD Antropologi Kelas 12: Menerapkan Prinsip Relativisme Budaya dalam Menghadapi Perbedaan Norma dan Praktik Keseharian

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 12 dengan topik "Menerapkan Prinsip Relativisme Budaya dalam Menghadapi Perbedaan Norma dan Praktik Keseharian".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Antropologi Kelas 12: Menerapkan Prinsip Relativisme Budaya dalam Menghadapi Perbedaan Norma dan Praktik Keseharian

Antropologi - Kelas 12

Bab 6 Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Antropologi — Kelas 12 (Fase F)

Topik: Menerapkan Prinsip Relativisme Budaya dalam Menghadapi Perbedaan Norma dan Praktik Keseharian

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranAntropologi
Fase / KelasFase F / Kelas 12
TopikMenerapkan Prinsip Relativisme Budaya dalam Menghadapi Perbedaan Norma dan Praktik Keseharian
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan prinsip relativisme budaya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk penghargaan terhadap keberagaman nilai dan norma budaya

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap studi kasus dan instruksi kerja dengan cermat.
  • Gunakan prinsip relativisme budaya: pahami norma dan praktik budaya dari sudut pandang masyarakat pemiliknya, hindari menghakimi dengan standar budaya pribadi (etnosentrisme).
  • Kerjakan tugas secara mandiri dan berkolaborasi saat sesi diskusi kelompok sesuai petunjuk guru.
  • Tuliskan respons dan rencana tindakan pada format lembar kerja yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menerapkan Relativisme Budaya pada Perbedaan Norma Pergaulan Sehari-hari

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Peserta Didik
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati dua kasus perbedaan norma interaksi sosial keseharian di bawah ini.
  2. Kasus A: Dalam suatu kelompok budaya, menatap mata langsung lawan bicara yang lebih tua dianggap tanda ketegasan dan kejujuran, sedangkan dalam kelompok budaya lain hal tersebut dianggap menantang dan tidak sopan.
  3. Kasus B: Seseorang dari latar budaya tertentu langsung berbicara lugas ke inti persoalan (direct communication), sementara rekan bicaranya terbiasa menggunakan basa-basi dan ungkapan kiasan demi menjaga keharmonisan (indirect communication).
  4. Terapkan prinsip relativisme budaya dengan mengisi tabel respons sikap: ubah penilaian awal yang menghakimi (etnosentris) menjadi sikap berbasis relativisme budaya.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Kasus A, bagaimana bentuk penerapan prinsip relativisme budaya dalam bersikap ketika kamu diajak berbicara oleh seseorang yang budayanya mewajibkan menjaga pandangan ke bawah sebagai tanda hormat?

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan Kasus B, bagaimana penerapan prinsip relativisme budaya saat kamu menghadapi rekan kelompok yang terbiasa berkomunikasi tidak langsung (memakai perumpamaan/basa-basi)?

Ruang tabel jawaban

Tuliskan jawaban dalam tabel 4 kolom: [Kasus] | [Penilaian Spontan/Etnosentris yang Harus Dihindari] | [Makna Norma menurut Konteks Budaya Pemiliknya] | [Bentuk Penerapan Relativisme Budaya dalam Sikap Nyata]

Kegiatan 2: Penerapan Prinsip Relativisme Budaya dalam Simulasi Masalah Lingkungan Sekolah

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Kelompok
  • Kertas plano/catatan diskusi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok beranggotakan 4 orang.
  2. Baca skenario berikut: 'Di kantin sekolah, murid pindahan dari daerah X makan menggunakan tangan secara langsung dan mengeluarkan suara decak saat menikmati makanan karena dalam tradisinya hal itu adalah wujud apresiasi kepada yang memasak. Beberapa murid lain merasa terganggu dan mengejeknya tidak tahu etika.'
  3. Diskusikan dan rumuskan tindakan nyata untuk menerapkan prinsip relativisme budaya dalam menyelesaikan ketegangan norma tersebut.

Pertanyaan:

1. Jika kamu berada di meja kantin tersebut, tindakan konkret apa yang kamu terapkan secara langsung kepada murid yang mengejek agar mereka menghentikan penghakiman berbasis norma budayanya sendiri?

2. Bagaimana kamu menerapkan prinsip relativisme budaya dalam berinteraksi langsung dengan murid pindahan tersebut agar ia merasa dihargai nilai budayanya?

Tuliskan hasil diskusi kelompok dalam bentuk uraian langkah aksi nyata minimal 1 paragraf untuk masing-masing pertanyaan pada lembar kerja kelompok.

Kegiatan 3: Penyusunan Panduan Personal: Menerapkan Relativisme Budaya dalam Keseharian

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Peserta Didik
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara individu, ingat satu situasi nyata di lingkungan tempat tinggal, media sosial, atau sekolah ketika kamu menjumpai norma atau kebiasaan orang lain yang berbeda dari normamu.
  2. Rancang komitmen 3 langkah konkret penerapan relativisme budaya yang akan kamu jalankan ketika menghadapi situasi tersebut.
  3. Setelah menyelesaikan rencana tindakan, kerjakan refleksi akhir pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 1 contoh norma/kebiasaan berbeda yang pernah kamu temui, lalu rumuskan 3 tindakan konkret penerapan prinsip relativisme budaya dalam menyikapi norma tersebut!

Tuliskan pada format isian berstruktur: (a) Deskripsi Perbedaan Norma yang Dihadapi, (b) Tindakan 1: Penghentian Penghakiman, (c) Tindakan 2: Pemaknaan Kontekstual, (d) Tindakan 3: Sikap/Perilaku Menghargai.

REFLEKSI

1. Apa hambatan terbesar dalam dirimu saat mencoba menahan diri untuk tidak menghakimi norma atau kebiasaan orang lain yang bertentangan dengan kebiasaanmu sendiri?

2. Bagaimana penerapan prinsip relativisme budaya membantumu menjadi pribadi yang lebih bijak dalam menghadapi keberagaman teman di sekolah maupun masyarakat?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.