LKPDPertemuan 2Bab 6Fase FSemester 2

LKPD Antropologi Kelas 12: Menganalisis Problematika Prasangka, Stereotip, dan Etnosentrisme dalam Masyarakat Multikultural

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 12 dengan topik "Menganalisis Problematika Prasangka, Stereotip, dan Etnosentrisme dalam Masyarakat Multikultural".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Antropologi Kelas 12: Menganalisis Problematika Prasangka, Stereotip, dan Etnosentrisme dalam Masyarakat Multikultural

Antropologi - Kelas 12

Bab 6 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Antropologi — Kelas 12 (Fase F)

Topik: Menganalisis Problematika Prasangka, Stereotip, dan Etnosentrisme dalam Masyarakat Multikultural

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranAntropologi
Fase / KelasFase F / Kelas 12
TopikMenganalisis Problematika Prasangka, Stereotip, dan Etnosentrisme dalam Masyarakat Multikultural
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis problematika keberagaman budaya sebagai realitas dalam kehidupan masyarakat yang multikultural

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap narasi kasus dan instruksi lembar kerja secara saksama.
  • Bekerjalah secara kolaboratif bersama anggota kelompok untuk membedah data dan fakta sosial.
  • Gunakan konsep-konsep antropologis (prasangka, stereotip, etnosentrisme) secara kritis dan objektif tanpa memuat bias personal.
  • Tuliskan hasil analisis secara terstruktur pada ruang jawaban atau format tabel yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Dekomposisi Masalah: Mengurai Stereotip dan Prasangka Sosial

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus
  • Alat tulis
  • Kertas plano/lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi studi kasus singkat mengenai dinamika pemilihan ketua komunitas pemuda antarsuku berikut: 'Di sebuah lingkungan rukun warga multikultural, kelompok pemuda asal Suku X sering dijuluki sebagai kelompok yang kasar dan tidak teratur hanya karena gaya bicaranya yang bernada tinggi, padahal mayoritas dari mereka adalah penggiat kegiatan sosial. Akibat pelabelan umum tersebut, muncul rasa enggan dan curiga dari kelompok suku lain untuk mempercayakan posisi kepengurusan warga kepada mereka.'
  2. Lakukan telaah kritis bersama kelompok untuk mengurai elemen problematika tersebut ke dalam tabel perbandingan.
  3. Jawablah dua butir analisis penguraian masalah di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan narasi studi kasus, analisislah perbedaan bentuk problematika stereotip dan prasangka yang muncul dengan menguraikan unsur penyebab kognitif (pelabelan/generalisasi) dan unsur afektif (sikap/emosi kecurigaan) yang terjadi!

Ruang tabel jawaban

2. Analisislah bagaimana generalisasi stereotip terhadap gaya bicara dapat berkembang menjadi prasangka sosial yang menghambat integrasi sosial di komunitas tersebut!

Tuliskan jawaban pada tabel 3 kolom: (1) Bentuk Problematika, (2) Unsur Fakta Kasus, (3) Analisis Pembentukan Konsep; dilanjutkan dengan paragraf analisis uraian keterkaitan antara stereotip dan prasangka sepanjang 1-2 paragraf.

Kegiatan 2: Investigasi Kasus: Menganalisis Etnosentrisme dan Dominasi Budaya

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Studi kasus etnosentrisme
  • Spidol dan kertas manila/lembar kerja siswa

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati studi kasus dinamika interaksi budaya berikut: 'Dalam sebuah proyek pengembangan permukiman transmigrasi yang heterogen, kelompok etnis mayoritas menganggap tradisi arsitektur dan sistem penataan lahan mereka jauh lebih rasional, higienis, dan unggul dibanding kearifan lokal suku asli setempat yang membangun rumah panggung dari kayu. Pandangan ini memicu desakan agar suku asli sepenuhnya mengubah tata cara mereka dan mengadopsi standar suku mayoritas, yang memicu resistensi kultural dan ketegangan horizontal.'
  2. Secara analitis, identifikasikan indikator etnosentrisme yang tampak pada tindakan kelompok mayoritas.
  3. Bedahlah dampak problematika tersebut terhadap kesetaraan realitas multikultural.

Pertanyaan:

1. Analisislah faktor utama timbulnya sikap etnosentrisme pada narasi tersebut dengan menelusuri bagaimana kelompok mayoritas menggunakan standar budayanya sendiri untuk menghakimi praktik budaya kelompok lain!

2. Analisislah rantai dampak problematika keberagaman tersebut: bagaimana sikap superioritas budaya (etnosentrisme) memicu disharmoni sosial dan resistensi dalam masyarakat multikultural?

Tuliskan hasil diskusi analisis dalam format bagan alur kausalitas: Sebab Utama (Standar Etnosentris) -> Gejala Interaksi Sosial -> Rantai Dampak Problematika Disintegrasi.

Kegiatan 3: Sintesis Kritis: Komparasi Problematika dan Pemecahan Akar Masalah Disintegrasi

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar matriks sintesis
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sintesiskan keseluruhan temuan analisis problematika dari Kegiatan 1 dan Kegiatan 2 ke dalam sebuah matriks komparasi problematika keberagaman budaya.
  2. Petakan secara sistematis akar penyebab, pola relasi yang rusak, dan ancaman terhadap realitas kemajemukan.
  3. Selesaikan butir analisis penutup, kemudian lakukan refleksi pembelajaran secara mandiri.

Pertanyaan:

1. Isilah matriks analisis komparasi untuk membedah akar perbedaan fokus masalah, objek penilaian, dan dampak destruktif dari prasangka, stereotip, dan etnosentrisme dalam masyarakat multikultural!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan seluruh hasil analisis, rumuskan kesimpulan analitis mengenai mengapa keberagaman budaya selalu berpotensi mengalami disintegrasi apabila masyarakat gagal mengenali dan mereduksi bias stereotip, prasangka, dan etnosentrisme!

Isi matriks tabel 4 kolom: (1) Konsep Problematika, (2) Lensa/Fokus Bias, (3) Manifestasi Perilaku Sosial, (4) Potensi Ancaman Integrasi; serta ruang uraian kesimpulan analitis 2 paragraf di bawah tabel.

REFLEKSI

1. Dari analisis yang telah dilakukan, situasi sosial mana di lingkungan sekitarmu yang paling rentan memunculkan stereotip atau prasangka antarbudaya?

2. Bagaimana caramu mengidentifikasi dan mengontrol asumsi pribadimu agar tidak terjerumus ke dalam pandangan yang etnosentris saat berinteraksi dengan orang berlatar belakang budaya berbeda?

3. Pemahaman baru apa yang kamu peroleh tentang pentingnya memandang realitas keberagaman secara setara dan objektif?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.