LKPDPertemuan 5Bab 5Fase FSemester 2

LKPD Antropologi Kelas 12: Menerapkan Prinsip Relativisme Budaya dalam Menganalisis Kontinuitas Nilai dan Norma Budaya

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 12 dengan topik "Menerapkan Prinsip Relativisme Budaya dalam Menganalisis Kontinuitas Nilai dan Norma Budaya".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Antropologi Kelas 12: Menerapkan Prinsip Relativisme Budaya dalam Menganalisis Kontinuitas Nilai dan Norma Budaya

Antropologi - Kelas 12

Bab 5 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Antropologi — Kelas 12 (Fase F)

Topik: Menerapkan Prinsip Relativisme Budaya dalam Menganalisis Kontinuitas Nilai dan Norma Budaya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranAntropologi
Fase / KelasFase F / Kelas 12
TopikMenerapkan Prinsip Relativisme Budaya dalam Menganalisis Kontinuitas Nilai dan Norma Budaya
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan prinsip relativisme budaya dalam menganalisis kontinuitas dan perubahan nilai serta norma budaya dalam kehidupan sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat dan berkesadaran penuh.
  • Gunakan sudut pandang relativisme budaya (memahami praktik budaya berdasarkan konteks dan sistem nilai masyarakat pemiliknya, bukan menghakimi menggunakan ukuran budaya sendiri).
  • Kerjakan tugas secara kolaboratif bersama kelompok sesuai petunjuk guru.
  • Tuliskan hasil kerja pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aplikasi Relativisme Budaya pada Kontinuitas Tradisi Rewang

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Teks studi kasus Tradisi Rewang
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks studi kasus mengenai tradisi 'Rewang' (gotong royong membantu hajatan tetangga di masyarakat pedesaan Jawa) yang masih bertahan hingga saat ini meskipun katering modern mulai banyak ditawarkan.
  2. Diskusikan dalam kelompok bagaimana prinsip relativisme budaya diterapkan dalam melihat alasan bertahannya tradisi tersebut.
  3. Lengkapi tabel analisis kontinuitas nilai dan norma berikut berdasarkan sudut pandang masyarakat lokal.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan prinsip relativisme budaya, analisislah kontinuitas tradisi Rewang dengan melengkapi tabel berikut: identifikasi nilai/norma yang bertahan, alasan masyarakat mempertahankannya dalam konteks lokal, dan penilaian etnosentris yang harus dihindari oleh pengamat luar.

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: Kolom 1 (Nilai dan Norma yang Bertahan), Kolom 2 (Penjelasan Konteks Budaya Lokal/Sudut Pandang Masyarakat), Kolom 3 (Penilaian Etnosentris Luar yang Dihindari).

Kegiatan 2: Aplikasi Relativisme Budaya pada Perubahan Norma Interaksi Sehari-hari

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Catatan pengamatan interaksi harian
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati fenomena perubahan norma kesantunan generasi muda saat ini (misalnya: penggunaan bahasa gaul/singkatan dalam pesan instan kepada orang tua/guru atau pergeseran gestur sungkem menjadi berjabat tangan singkat).
  2. Terapkan prinsip relativisme budaya untuk menganalisis mengapa perubahan norma tersebut terjadi dan bagaimana nilai dasar penghormatan sebenarnya tetap memiliki kontinuitas dalam bentuk baru.
  3. Jawab pertanyaan analitis berikut secara objektif dan mendalam.

Pertanyaan:

1. Bagaimana penerapan prinsip relativisme budaya membantu kita menganalisis perubahan cara berkomunikasi generasi muda kepada orang yang lebih tua melalui media digital tanpa langsung melabelinya sebagai kemunduran moral atau tidak sopan?

2. Terapkan prinsip relativisme budaya untuk menemukan 1 aspek kontinuitas (yang tetap dipertahankan) dan 1 aspek perubahan pada norma pemberian sapaan/salam di lingkungan sekolah masa kini.

Format uraian terstruktur: Nomor 1 ditulis dalam 1-2 paragraf argumentatif; Nomor 2 ditulis dalam bentuk poin pembeda (Kontinuitas dan Perubahan).

Kegiatan 3: Analisis Komparatif: Relativisme Budaya dalam Menilai Praktik Tradisi Berbelanja

Estimasi: 50 menit (termasuk presentasi singkat, transisi, refleksi murid, dan penutup)

Alat & Bahan:

  • Kertas plano/lembar portofolio LKPD
  • Spidol/alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bandingkan dua praktik pemenuhan kebutuhan: tawar-menawar di pasar tradisional (kontinuitas norma interaksi tatap muka) dan transaksi harga pas di toko online (perubahan norma transaksi).
  2. Terapkan prinsip relativisme budaya untuk menganalisis fungsi dan nilai yang bekerja di balik kedua norma tersebut tanpa menganggap salah satu lebih unggul daripada yang lain.
  3. Rumuskan simpulan analisis kelompok, presentasikan secara singkat, lalu selesaikan refleksi penutup.

Pertanyaan:

1. Terapkan relativisme budaya dalam menganalisis kontinuitas nilai pada tawar-menawar di pasar tradisional dan perubahan nilai pada transaksi online, lalu simpulkan mengapa kedua norma tersebut sama-sama rasional dalam konteks kehidupannya masing-masing!

Format simpulan kelompok: 1 paragraf sintesis analitis yang memuat perbandingan konteks pasar tradisional, belanja digital, dan penegasan prinsip relativisme budaya.

REFLEKSI

1. Bagaimana prinsip relativisme budaya mengubah cara pandangmu saat melihat kebiasaan atau norma kelompok lain yang berbeda dari kebiasaanmu sehari-hari?

2. Dalam kehidupan sehari-hari di sekitarmu, praktik norma apa yang awalnya kamu anggap aneh/keliru, namun setelah menerapkan relativisme budaya ternyata memiliki makna yang bermakna bagi pelakunya?

3. Apa tantangan terbesarmu dalam mempertahankan objektivitas agar tidak bersikap etnosentris saat menganalisis perubahan kebudayaan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.