LKPDPertemuan 8Bab 4Fase FSemester 2

LKPD Antropologi Kelas 12: Menganalisis Temuan Penelitian Sistem Kekerabatan Menggunakan Perspektif Etik

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 12 dengan topik "Menganalisis Temuan Penelitian Sistem Kekerabatan Menggunakan Perspektif Etik".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Antropologi Kelas 12: Menganalisis Temuan Penelitian Sistem Kekerabatan Menggunakan Perspektif Etik

Antropologi - Kelas 12

Bab 4 Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Antropologi — Kelas 12 (Fase F)

Topik: Menganalisis Temuan Penelitian Sistem Kekerabatan Menggunakan Perspektif Etik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranAntropologi
Fase / KelasFase F / Kelas 12
TopikMenganalisis Temuan Penelitian Sistem Kekerabatan Menggunakan Perspektif Etik
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis temuan penelitian tentang sistem kekerabatan dengan memperhatikan perspektif emik dan etik

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus dan teks temuan penelitian etnografi sistem kekerabatan dengan cermat.
  • Bekerjalah secara mandiri atau berpasangan sesuai petunjuk masing-masing kegiatan.
  • Fokuskan analisis kalian pada pemisahan data sudut pandang pelaku budaya (emik) dan kerangka konsep/teori ilmiah peneliti (etik).
  • Tuliskan hasil analisis kalian secara sistematis pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membedah Temuan Lapangan: Memilah Data Emik dan Etik

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kutipan teks catatan etnografi pada lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kutipan catatan etnografis tentang sistem kekerabatan masyarakat Minangkabau berikut: 'Dalam wawancara, Mak Etek (paman) menyatakan bahwa harta pusaka tinggi wajib diturunkan kepada kemenakan perempuan agar garis darah paruik tidak punah dan martabat kaum tetap terjaga menurut adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Sementara itu, peneliti mencatat bahwa praktik pewarisan ini secara struktural berfungsi mempertahankan stabilitas kepemilikan aset tanah dalam garis keturunan ibu guna mencegah fragmentasi modal ekonomi komunal.'
  2. Analisislah kutipan tersebut untuk mengidentifikasi temuan yang berbasis perspektif emik (sudut pandang masyarakat setempat).
  3. Analisislah kutipan tersebut untuk mengidentifikasi temuan yang berbasis perspektif etik (kerangka konseptual/teoretis peneliti luar).

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kutipan teks di atas, analisislah bagian manakah yang merupakan temuan berperspektif emik dan jelaskan alasan analisis kalian!

2. Berdasarkan kutipan teks di atas, analisislah bagian manakah yang merupakan temuan berperspektif etik dan jelaskan alasan analisis kalian!

Tuliskan jawaban dalam bentuk paragraf analisis singkat (masing-masing 2-4 kalimat) yang memuat kutipan kalimat temuan dan penjelasan alasan pemilihannya.

Kegiatan 2: Analisis Perbandingan Temuan Kekerabatan melalui Perspektif Emik dan Etik

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks temuan etnografi kekerabatan Batak Toba
  • Lembar kerja peserta didik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan temuan penelitian sistem kekerabatan patrilineal Batak Toba berikut: 'Warga marga X menyatakan bahwa anak laki-laki wajib ada dalam keluarga karena ia adalah pembawa marga yang menjaga kelangsungan garis silsilah tarombo dan menjadi syarat sah pelaksanaan ritus adat saur matua. Peneliti antropologi menganalisis bahwa aturan keturunan patrilineal tersebut merefleksikan alokasi hak waris patrilineal dan jejaring aliansi perkawinan asimetris (Dalihan Na Tolu) yang memperkuat integrasi politik dan pertukaran timbal balik antar-klen.'
  2. Lakukan analisis kritis untuk mengurai temuan tersebut ke dalam tabel komparasi emik dan etik.
  3. Rumuskan simpulan analisis mengenai bagaimana kedua perspektif tersebut saling melengkapi dalam menjelaskan sistem kekerabatan tersebut.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel analisis komparasi data temuan kekerabatan Batak Toba berdasarkan perspektif emik dan etik!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan tabel yang kalian susun, analisislah mengapa peneliti antropologi harus memadukan perspektif emik dan etik dalam mengkaji temuan sistem kekerabatan tersebut!

Tabel 2 kolom (Kolom 1: Analisis Temuan Perspektif Emik; Kolom 2: Analisis Temuan Perspektif Etik) dilanjutkan 1 paragraf analisis sintesis di bawah tabel.

Kegiatan 3: Analisis Kritis Temuan Studi Kasus Dinamika Kekerabatan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus dinamika kekerabatan perkotaan
  • Buku catatan / kertas tugas

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati studi kasus perubahan kekerabatan parental/bilateral perkotaan berikut: 'Seorang informan keluarga muda di Jakarta berujar: "Bagi kami, anak laki-laki atau perempuan sama saja, yang penting mereka rukun, berbakti, dan kami tidak membeda-bedakan warisan." Peneliti menyimpulkan temuan ini menunjukkan pergeseran dari prinsip kekerabatan garis keturunan tunggal ke bilateral-nuklir akibat tuntutan adaptasi ekonomi perkotaan, individualisasi, dan pudarnya fungsi klen besar.'
  2. Diskusikan bersama rekan dan analisislah temuan kasus tersebut.
  3. Evaluasilah bagaimana perpaduan perspektif emik dan etik menjelaskan perubahan sistem kekerabatan tersebut.

Pertanyaan:

1. Analisislah makna internal (emik) yang melandasi pandangan keluarga tersebut mengenai kesetaraan perlakuan terhadap anak!

2. Analisislah temuan tersebut menggunakan perspektif etik (konsep keilmuan antropologi) terkait dinamika sistem kekerabatan!

Tuliskan uraian analisis poin 1 dan 2 pada lembar jawaban bergaris (masing-masing 3-5 kalimat).

REFLEKSI

1. Apakah kamu sudah dapat membedakan secara tegas antara data hasil penuturan langsung warga (emik) dengan hasil analisis konseptual peneliti (etik) saat membaca penelitian sistem kekerabatan?

2. Menurutmu, apa bahaya atau kekurangannya jika seorang peneliti antropologi hanya menganalisis sistem kekerabatan semata-mata dari kacamata teorinya sendiri tanpa mendengar suara warga setempat?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.