LKPDPertemuan 7Bab 4Fase FSemester 2

LKPD Antropologi Kelas 12: Menganalisis Temuan Penelitian Sistem Kekerabatan Menggunakan Perspektif Emik

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 12 dengan topik "Menganalisis Temuan Penelitian Sistem Kekerabatan Menggunakan Perspektif Emik".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Antropologi Kelas 12: Menganalisis Temuan Penelitian Sistem Kekerabatan Menggunakan Perspektif Emik

Antropologi - Kelas 12

Bab 4 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Antropologi — Kelas 12 (Fase F)

Topik: Menganalisis Temuan Penelitian Sistem Kekerabatan Menggunakan Perspektif Emik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranAntropologi
Fase / KelasFase F / Kelas 12
TopikMenganalisis Temuan Penelitian Sistem Kekerabatan Menggunakan Perspektif Emik
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis temuan penelitian tentang sistem kekerabatan dengan memperhatikan perspektif emik dan etik

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah ringkasan temuan penelitian etnografi sistem kekerabatan yang disajikan pada lembar kerja secara cermat.
  • Bekerjalah secara kolaboratif bersama kelompok kecil (3-4 orang) untuk menganalisis data temuan lapangan.
  • Fokuskan telaah pada pemilahan serta analisis sudut pandang pelaku budaya (emik) dan sudut pandang peneliti/teori antropologi (etik).
  • Tuliskan hasil analisis secara runtut dan sistematis pada ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mendekonstruksi Data Temuan: Memilah Perspektif Emik dan Etik

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks temuan penelitian pada LKPD
  • Alat tulis
  • Stabilo warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks temuan penelitian singkat berikut: 'Dalam penelitian sistem kekerabatan masyarakat Minangkabau di Nagari X, informan lokal (Mak Datuak) menyatakan: Bagi kami, pusako tinggi harus dijago dek kamanakan padusi supayo rumah gadang indak punah jo marwah bundo kanduang tatap tagak (Bagi kami, pusaka tinggi harus dijaga oleh kemenakan perempuan supaya rumah gadang tidak punah dan kehormatan ibu tetap tegak). Sementara itu, peneliti mencatat dalam laporannya: Pola pewarisan harta pusaka tinggi ini merefleksikan prinsip matrilineal unilineal yang berorientasi pada pelestarian korporasi kerabat maternal serta menjaga status tempat tinggal matrilokal.'
  2. Lakukan analisis dekonstruksi untuk memilah data temuan mana yang tergolong perspektif emik (pandangan orang dalam/makna asli warga) dan perspektif etik (kerangka konseptual pengamat/antropolog luar).
  3. Tuliskan kutipan data dan berikan analisis alasan pengelompokannya pada tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks temuan penelitian di atas, analisislah data tersebut dengan memisahkan unsur perspektif emik dan etik beserta alasan analisisnya ke dalam format tabel!

Ruang tabel jawaban

Format tabel 3 kolom: Kolom 1 (Perspektif: Emik / Etik), Kolom 2 (Kutipan Temuan Penelitian), Kolom 3 (Analisis Mengapa Masuk Kategori Tersebut).

Kegiatan 2: Analisis Komparatif: Membedah Relasi Makna Emik dan Etik dalam Temuan Kekerabatan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano/folio bergaris
  • Pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama kelompokmu temuan penelitian kedua: 'Dalam masyarakat Batak Toba, seorang penutur menyatakan bahwa sistem tarombo dan perkawinan asimetris adalah jalan menghormati hula-hula sebagai sumber berkat hidup (mual ni pasu-pasu). Peneliti antropologi menganalisis bahwa praktik tersebut merupakan mekanisme pertukaran kekerabatan eksogami klan (patrilineal) yang berfungsi memperkuat jaringan aliansi politik dan integrasi antarmarga.'
  2. Analisislah bagaimana pemahaman peneliti menjadi bias atau dangkal jika HANYA menggunakan perspektif etik tanpa memperhatikan perspektif emik masyarakat lokal.
  3. Analisislah pula bagaimana perspektif etik membantu peneliti menghubungkan pandangan lokal emik tersebut dengan teori organisasi sosial secara lebih luas.

Pertanyaan:

1. Analisislah apa yang akan tereduksi (hilang/luput) dari pemaknaan sistem kekerabatan Batak Toba tersebut bila peneliti hanya menyajikan analisis etik tanpa menyertakan perspektif emik!

2. Analisislah bagaimana perspektif etik memperkaya temuan penelitian emik tentang sistem kekerabatan tersebut sehingga dapat dipahami dalam kajian antropologi!

Tuliskan jawaban dalam 2 paragraf analitis terpisah pada lembar portofolio/kertas kerja kelompok sesuai nomor pertanyaan.

Kegiatan 3: Sintesis Kritis: Menyusun Rekomendasi Analisis Temuan Kekerabatan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus LKPD
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Analisis kasus temuan penelitian ketiga: 'Seorang peneliti pemula menyimpulkan bahwa tradisi pertukaran mas kawin (belis) dalam sistem kekerabatan patrilineal di daerah Y merupakan bentuk komersialisasi dan transaksi jual-beli perempuan, karena keluarga pengantin laki-laki harus menyerahkan puluhan ekor ternak kepada kerabat perempuan.'
  2. Telaah secara kritis kesimpulan peneliti tersebut dengan membandingkan sudut pandang etik peneliti yang etnosentris dengan sudut pandang emik warga lokal mengenai belis (makna penghargaan ikatan kekerabatan, restu leluhur, dan pengukuhan persekutuan dua klan).
  3. Rancang analisis sintesis yang menyeimbangkan emik dan etik secara objektif.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kasus tersebut, analisislah kesalahan perspektif yang dilakukan peneliti dan rumuskan analisis perbaikan yang memadukan perspektif emik dan etik secara tepat!

Tuliskan hasil analisis korektif dalam 1-2 paragraf terstruktur yang mencakup identifikasi kekeliruan analisis dan formulasi paduan emik-etik yang benar.

REFLEKSI

1. Bagaimana pengenalan perspektif emik membantu Anda menghindari sikap menghakimi (etnosentris) saat membaca praktik sistem kekerabatan suku lain di Indonesia?

2. Dalam menganalisis fenomena sosial-budaya di sekitar Anda, mengapa perpaduan perspektif emik dan etik sangat penting untuk menghasilkan simpulan yang adil dan akurat?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.