LKPDPertemuan 9Bab 3Fase FSemester 1

LKPD Antropologi Kelas 12: Menganalisis Perbandingan Perspektif Emik dan Etik dalam Membedah Dinamika Sosial Budaya

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 12 dengan topik "Menganalisis Perbandingan Perspektif Emik dan Etik dalam Membedah Dinamika Sosial Budaya".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Antropologi Kelas 12: Menganalisis Perbandingan Perspektif Emik dan Etik dalam Membedah Dinamika Sosial Budaya

Antropologi - Kelas 12

Bab 3 Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Antropologi — Kelas 12 (Fase F)

Topik: Menganalisis Perbandingan Perspektif Emik dan Etik dalam Membedah Dinamika Sosial Budaya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranAntropologi
Fase / KelasFase F / Kelas 12
TopikMenganalisis Perbandingan Perspektif Emik dan Etik dalam Membedah Dinamika Sosial Budaya
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis dinamika sosial dan budaya masyarakat menggunakan perspektif emik dan etik

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus dinamika sosial budaya yang disajikan dengan saksama dan penuh kesadaran (mindful).
  • Kerjakan setiap tugas analisis secara bertahap mulai dari pemilahan data sudut pandang hingga perbandingan kritis.
  • Gunakan kemampuan analisis antropologis untuk membedakan pandangan pelaku budaya (emik) dan pengamat/konsep ilmiah luar (etik) tanpa bersikap menghakimi.
  • Diskusikan hasil temuan bersama teman kelompok untuk memperkaya sudut pandang analisis sebelum menyimpulkan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Membedah Data Emik dan Etik dalam Dinamika Tradisi Rambu Solo'

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar teks studi kasus dinamika Rambu Solo'
  • Alat tulis
  • Buku catatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks narasi studi kasus dinamika tradisi Rambu Solo' di Toraja berikut ini:
  2. Teks Kasus: 'Pada masyarakat Toraja, tradisi upacara pemakaman Rambu Solo' mengalami dinamika pergeseran makna dan biaya. Dari penuturan tetua adat dan keluarga bangsawan lokal (pelaku budaya), upacara penyembelihan puluhan ekor kerbau (tedong) dipandang sebagai wujud bakti suci anak mengantarkan arwah leluhur menuju Puya (alam peristirahatan terakhir) serta menjaga keharmonisan tatanan kosmologis leluhur. Namun, peneliti sosial dan ekonom luar yang mengamati fenomena ini mencatat bahwa upacara tersebut berfungsi sebagai mekanisme redistribusi aset ekonomi, arena kompetisi prestise status sosial (stratifikasi sosial), serta memicu dinamika beban utang finansial jangka panjang bagi keluarga kelas menengah baru akibat tekanan konformitas struktural.'
  3. Analisislah teks tersebut dengan memilah dinamika sosial budaya ke dalam perspektif emik (sudut pandang warga/pelaku lokal) dan perspektif etik (sudut pandang pengamat/analis luar).
  4. Isikan hasil analisis ke dalam tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks kasus di atas, analisislah dinamika sosial budaya upacara Rambu Solo' dengan mengidentifikasi data perspektif emik dan perspektif etik!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan identifikasi tersebut, analisislah perbedaan mendasar antara cara pandang emik dan etik dalam menjelaskan dinamika motif penyembelihan kerbau pada upacara tersebut!

Format tabel 2 kolom: Kolom 1 (Perspektif Emik: Penjelasan Makna dari Pelaku Lokal), Kolom 2 (Perspektif Etik: Penjelasan Konseptual Pengamat Luar); serta ruang esai singkat (5-7 baris) untuk menjawab pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Analisis Kritis Perbandingan Emik-Etik terhadap Dinamika Praktik Pengobatan Tradisional

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas kerja siswa
  • Pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks studi kasus kedua berikut: 'Dinamika peralihan dan bertahannya pengobatan dukun patah tulang (sangkal putung) di tengah modernisasi medis. Menurut penuturan pasien dan praktisi sangkal putung lokal, kesembuhan terjadi karena adanya penyaluran energi doa leluhur dan keselarasan batin antara perawat dan pasien. Di sisi lain, dokter ortopedi dan antropolog medis mengkaji dinamika ini dari luar dan melihat bahwa pemulihan terjadi karena proses fiksasi mekanik sederhana serta adanya efek plasebo dan kenyamanan psikologis komunal tanpa adanya pembuktian radiologis ilmiah.'
  2. Bekerjalah secara berpasangan untuk menganalisis dinamika pertentangan dan keterkaitan antara perspektif emik dan etik dari kasus tersebut.
  3. Jawablah pertanyaan analisis kritis pada ruang jawaban yang telah disiapkan.

Pertanyaan:

1. Lakukan analisis perbandingan: Bagaimana perspektif emik dan etik memaknai fenomena dinamika bertahannya praktik sangkal putung di era modern?

2. Analisislah dampak yang muncul jika seorang pengamat sosial hanya menggunakan salah satu perspektif (hanya emik atau hanya etik) dalam membedah dinamika budaya tersebut!

Tuliskan jawaban dalam 2 bagian uraian analitis terstruktur (masing-masing 6-8 baris kalimat) sesuai nomor pertanyaan.

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Sintesis Analitis Hubungan Emik dan Etik dalam Dinamika Budaya Kontemporer

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja diskusi kelompok
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama kelompok (3-4 orang) hasil sintesis dari perbandingan perspektif emik dan etik yang telah dilakukan pada kegiatan 1 dan 2.
  2. Tariklah simpulan analitis tentang bagaimana memadukan perspektif emik dan etik secara holistik untuk membaca dinamika sosial budaya di masyarakat.
  3. Tuliskan simpulan analisis kelompok pada lembar aktivitas, lalu lanjutkan dengan mengisi pertanyaan refleksi dan penutup pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan seluruh analisis yang telah kamu lakukan, rumuskan analisis sintesis mengenai bagaimana perpaduan perspektif emik dan etik menghasilkan pemahaman yang utuh mengenai dinamika sosial budaya!

Format uraian sintesis kelompok (1 paragraf mendalam minimal 5-8 kalimat terstruktur).

REFLEKSI

1. Bagaimana pengenalan perspektif emik dan etik membantu Anda menghindari sikap menghakimi (judgemental) saat melihat tradisi budaya yang berbeda dari kebiasaan Anda?

2. Bagian mana dari proses menganalisis dinamika budaya hari ini yang paling menantang bagi Anda: melihat dari sudut pandang orang dalam (emik) atau merumuskannya secara objektif ilmiah (etik)? Mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.