LKPDPertemuan 6Bab 3Fase FSemester 1

LKPD Antropologi Kelas 12: Menganalisis Keterkaitan Struktur Sosial dan Perilaku Sosial dalam Konteks Relasi Kekuasaan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 12 dengan topik "Menganalisis Keterkaitan Struktur Sosial dan Perilaku Sosial dalam Konteks Relasi Kekuasaan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Antropologi Kelas 12: Menganalisis Keterkaitan Struktur Sosial dan Perilaku Sosial dalam Konteks Relasi Kekuasaan

Antropologi - Kelas 12

Bab 3 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Antropologi — Kelas 12 (Fase F)

Topik: Menganalisis Keterkaitan Struktur Sosial dan Perilaku Sosial dalam Konteks Relasi Kekuasaan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranAntropologi
Fase / KelasFase F / Kelas 12
TopikMenganalisis Keterkaitan Struktur Sosial dan Perilaku Sosial dalam Konteks Relasi Kekuasaan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis keterkaitan antara struktur sosial dan perilaku sosial masyarakat dalam fenomena budaya

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus fenomena budaya dan instruksi pada setiap kegiatan secara saksama.
  • Bekerjalah secara mandiri pada tahap pemetaan awal, kemudian diskusikan analisis bersama kelompokmu.
  • Gunakan konsep struktur sosial (posisi/status, peran, aturan adat/hierarki) untuk menganalisis bagaimana perilaku sosial masyarakat terbentuk dan terikat relasi kekuasaan.
  • Tuliskan hasil analisismu pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membedah Posisi dan Peran Sosial dalam Tradisi Musyawarah Adat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus musyawarah adat
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi singkat tentang dinamika tradisi musyawarah adat desa berikut: 'Dalam musyawarah adat Desa Kalitengah, susunan tempat duduk di balai desa terbagi tegas. Tokoh tetua adat dan kepala desa duduk di barisan depan beralaskan tikar anyaman khusus, sementara warga biasa dan pemuda duduk di lantai bagian belakang. Ketika tetua adat berbicara, seluruh warga terdiam menyimak dan menundukkan kepala. Usulan baru dari pemuda hanya disampaikan jika tetua telah memberikan izin bicara secara simbolik.'
  2. Identifikasi posisi sosial yang ada serta bentuk perilaku sosial yang menyertainya.
  3. Jawablah pertanyaan analisis pada format yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan narasi di atas, buatlah tabel pemetaan yang memisahkan posisi/kedudukan sosial (struktur sosial) dengan tindakan nyata yang ditampilkan (perilaku sosial) oleh masing-masing kelompok masyarakat!

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan bagaimana kedudukan/struktur sosial para tetua adat mempengaruhi perilaku kepatuhan dan kehati-hatian warga saat berbicara!

Format tabel 3 kolom: Kelompok Masyarakat | Posisi/Status Sosial dalam Struktur | Bentuk Perilaku Sosial yang Diamati. Di bawah tabel, sediakan 4-5 baris kosong untuk uraian jawaban pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 2: Menganalisis Keterkaitan Struktur Sosial dan Pembentukan Perilaku Sosial

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja diskusi kelompok
  • Buku Catatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan dalam kelompok beranggotakan 3-4 murid.
  2. Analisis hubungan sebab-akibat antara sistem stratifikasi/struktur sosial tertentu dengan perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Fokuskan analisis pada bagaimana relasi posisi (atasan-bawahan, tetua-warga, bangsawan-rakyat) menentukan pola tindakan sosial masyarakat.

Pertanyaan:

1. Mengapa seseorang yang memiliki status sosial lebih rendah dalam sebuah struktur tradisi cenderung mengadopsi perilaku sosial yang tunduk dan kompromistis terhadap pihak yang memiliki status lebih tinggi? Analisislah keterkaitan struktur terhadap pembentukan perilaku tersebut!

2. Berikan satu contoh fenomena budaya di sekitar kalian (misal: tradisi hajatan, upacara adat, atau kerja bakti) dan analisis bagaimana pembagian struktur sosial di dalamnya menentukan pembagian tugas serta perilaku anggota masyarakat!

Format lembar diskusi kelompok: sediakan ruang uraian bergaris untuk analisis keterkaitan struktur dan perilaku (pertanyaan 1) serta bagan alur hubungan sebab-akibat fenomena budaya lokal (pertanyaan 2).

Kegiatan 3: Investigasi Analitis: Menilai Perubahan Struktur dan Dampaknya pada Perilaku Sosial

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Buku Siswa Antropologi Kelas 12 Bab 3

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati situasi perubahan sosial berikut: 'Seiring meluasnya pendidikan dan akses ekonomi mandiri bagi generasi muda di suatu desa adat, kaum muda mulai berani menyampaikan gagasan dalam rapat desa tanpa harus menunggu perintah tetua, bahkan menuntut transparansi pengelolaan kas adat.'
  2. Lakukan analisis mendalam mengenai bagaimana pergeseran struktur sosial memicu pergeseran perilaku sosial.
  3. Kerjakan tugas mandiri ini lalu lengkapi bagian refleksi di akhir kegiatan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan situasi di atas, analisislah bagaimana pergeseran kedudukan pemuda dalam struktur masyarakat modern mempengaruhi perilaku sosial mereka yang semula pasif menjadi kritis dan berani berpendapat!

2. Simpulkan secara kritis: Apakah perilaku sosial masyarakat semata-mata cerminan dari kehendak pribadi individu, ataukah dibentuk secara dominan oleh posisi individu dalam struktur sosialnya? Jelaskan penalaran analisismu!

Format isian paragraf argumentatif: sediakan 2 kolom terpisah untuk analisis pergeseran struktur (pertanyaan 1) dan kesimpulan kritis keterkaitan struktur-perilaku (pertanyaan 2), disertai kotak refleksi diri.

REFLEKSI

1. Bagaimana posisi atau peran sosial yang kamu miliki di sekolah/keluargamu saat ini memengaruhi caramu bertindak dan berbicara sehari-hari?

2. Pelajaran berharga apa yang kamu dapatkan tentang pentingnya memahami posisi orang lain dalam struktur sosial sebelum menilai perilaku mereka?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.