LKPDPertemuan 5Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Antropologi Kelas 12: Menganalisis Hubungan Timbal Balik Sistem Organisasi Sosial dan Sistem Religi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 12 dengan topik "Menganalisis Hubungan Timbal Balik Sistem Organisasi Sosial dan Sistem Religi".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Antropologi Kelas 12: Menganalisis Hubungan Timbal Balik Sistem Organisasi Sosial dan Sistem Religi

Antropologi - Kelas 12

Bab 2 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Antropologi — Kelas 12 (Fase F)

Topik: Menganalisis Hubungan Timbal Balik Sistem Organisasi Sosial dan Sistem Religi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranAntropologi
Fase / KelasFase F / Kelas 12
TopikMenganalisis Hubungan Timbal Balik Sistem Organisasi Sosial dan Sistem Religi
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis keterkaitan antarunsur kebudayaan yang saling mempengaruhi dan berhubungan

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus dan instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Bekerjalah secara mandiri atau bersama kelompok sesuai instruksi pada lembar kerja.
  • Fokuskan analisis kalian pada hubungan timbal balik antarunsur kebudayaan, khususnya antara sistem organisasi sosial dan sistem religi/upacara.
  • Tuliskan hasil analisis kalian secara logis, runtut, dan objektif pada ruang jawaban yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Dekonstruksi Kasus Etnografi Hubungan Sistem Kekerabatan dan Upacara Kematian Rambu Solo'

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar teks kasus Rambu Solo'
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi etnografi singkat mengenai upacara Rambu Solo' di Tana Toraja berikut: 'Dalam masyarakat Toraja, sistem kekerabatan patrilineal-matrilineal (bilateral) berpusat pada rumah tongkonan. Upacara kematian Rambu Solo' bukan sekadar ritus keagamaan/kepercayaan Aluk Todolo untuk mengantar arwah ke Puya, melainkan arena penegasan struktur klan, pembagian peran antar-kerabat, serta penentuan status sosial keluarga besar melalui jumlah persembahan kerbau dan babi.'
  2. Analisislah keterkaitan antarunsur kebudayaan yang terkandung dalam teks tersebut, yaitu sistem religi/upacara dan sistem organisasi sosial/kekerabatan.
  3. Isilah tabel analisis pada lembar kerja yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan narasi di atas, analisislah bagaimana sistem organisasi sosial (struktur klan/tongkonan dan hubungan kekerabatan) mempengaruhi pelaksanaan sistem religi (upacara Rambu Solo')!

2. Sebaliknya, analisislah bagaimana sistem religi (upacara Rambu Solo') mempengaruhi dan memperkuat sistem organisasi sosial masyarakat Toraja!

Format uraian analitis 1-2 paragraf untuk masing-masing butir pertanyaan pada lembar bergaris yang disediakan.

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Pemetaan Matriks Kausalitas Antarunsur Kebudayaan dalam Komunitas Lokal

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Format matriks tabel analisis
  • Kertas plano/HVS
  • Spidol/pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok kerja yang terdiri atas 3-4 murid.
  2. Pilihlah salah satu contoh fenomena kebudayaan yang ada di Indonesia (misalnya: Tradisi Subak di Bali yang menghubungkan Pura Ulun Danu/sistem religi dengan pembagian air/organisasi sosial masyarakat petani, atau Sedekah Bumi di Jawa).
  3. Lakukan analisis hubungan timbal balik antara sistem organisasi sosial dan sistem religi pada fenomena tersebut.
  4. Tuangkan analisis kalian ke dalam tabel matriks kausalitas keterkaitan unsur budaya.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel matriks hubungan timbal balik unsur kebudayaan berikut berdasarkan studi kasus komunitas yang kelompok kalian pilih: (a) Nama tradisi & komunitas, (b) Unsur Sistem Religi yang terlibat, (c) Unsur Sistem Organisasi Sosial yang terlibat, (d) Analisis pengaruh Organisasi Sosial terhadap Religi, dan (e) Analisis pengaruh Religi terhadap Organisasi Sosial!

Ruang tabel jawaban

Format tabel 5 kolom: Kolom 1 (Tradisi & Komunitas), Kolom 2 (Unsur Sistem Religi), Kolom 3 (Unsur Organisasi Sosial), Kolom 4 (Pengaruh Organisasi Sosial terhadap Religi), Kolom 5 (Pengaruh Religi terhadap Organisasi Sosial).

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Analisis Komparasi Pola Hubungan Timbal Balik Antarunsur Kebudayaan

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja komparasi
  • Lembar catatan hasil kegiatan 1 dan 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati hasil temuan dari Kegiatan 1 dan Kegiatan 2.
  2. Bandingkan pola keterkaitan antarunsur kebudayaan pada kedua kasus tersebut untuk menarik kesimpulan analitis mengenai sifat keterpaduan kebudayaan (kebudayaan sebagai sistem yang holistik).
  3. Kerjakan pertanyaan evaluatif berikut secara mandiri, kemudian lanjutkan dengan pengisian refleksi pembelajaran di akhir sesi.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kedua kasus yang telah dianalisis (Rambu Solo' dan kasus pilihan kelompok), buatlah perbandingan analitis: apa persamaan mendasar mengenai pola saling mempengaruhi antara sistem organisasi sosial dan sistem religi dalam menjaga keberlangsungan hidup suatu masyarakat?

2. Analisislah apa konsekuensi logis terhadap sistem keorganisasian sosial suatu komunitas jika sistem keyakinan atau ritus keagamaannya mengalami perubahan atau kemunduran drastis!

Format esai komparasi terstruktur 2 bagian (Persamaan Pola Keterkaitan dan Konsekuensi Perubahan Sistemik) pada lembar jawaban siswa.

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis hubungan timbal balik antarunsur kebudayaan tadi, pemahaman baru apa yang kalian peroleh tentang bagaimana suatu tradisi di masyarakat dapat bertahan melintasi generasi?

2. Bagian mana dari proses menganalisis keterkaitan antara sistem organisasi sosial dan sistem religi yang paling menantang bagi kalian, dan bagaimana kalian mengatasinya?

3. Bagaimana sudut pandang holistik (melihat kebudayaan sebagai kesatuan yang saling terhubung) membantu kalian dalam memandang keberagaman adat dan tradisi di lingkungan sekitar kalian?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.