LKPDPertemuan 3Bab 1Fase FSemester 1

LKPD Antropologi Kelas 12: Mengintegrasikan Konsep Ruang Lingkup Antropologi Sosial dalam Menganalisis Struktur dan Relasi Sosial Komunitas

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 12 dengan topik "Mengintegrasikan Konsep Ruang Lingkup Antropologi Sosial dalam Menganalisis Struktur dan Relasi Sosial Komunitas".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Antropologi Kelas 12: Mengintegrasikan Konsep Ruang Lingkup Antropologi Sosial dalam Menganalisis Struktur dan Relasi Sosial Komunitas

Antropologi - Kelas 12

Bab 1 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Antropologi — Kelas 12 (Fase F)

Topik: Mengintegrasikan Konsep Ruang Lingkup Antropologi Sosial dalam Menganalisis Struktur dan Relasi Sosial Komunitas

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranAntropologi
Fase / KelasFase F / Kelas 12
TopikMengintegrasikan Konsep Ruang Lingkup Antropologi Sosial dalam Menganalisis Struktur dan Relasi Sosial Komunitas
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengintegrasikan konsep dasar dan ruang lingkup antropologi sosial dan antropologi budaya secara bermakna dan kontekstual dalam menganalisis fenomena budaya

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus fenomena budaya yang disajikan pada setiap bagian LKPD dengan cermat.
  • Gunakan konsep dasar serta ruang lingkup Antropologi Sosial (struktur sosial, sistem kekerabatan, pranata sosial, relasi kekuasaan) dan Antropologi Budaya (sistem nilai, gagasan, simbol, praktik ritual) secara terpadu.
  • Kerjakan penugasan secara bertahap mulai dari pemetaan konsep, perumusan integrasi analisis fenomena, hingga penarikan simpulan kontekstual.
  • Tuliskan hasil kerja pada format tabel dan ruang jawaban yang telah disediakan secara jelas dan terstruktur.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Pemetaan Konseptual: Membedakan dan Menghubungkan Ruang Lingkup Antropologi Sosial dan Antropologi Budaya

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Panduan Siswa Antropologi Kelas 12 (Bab 1)
  • Teks ringkas kasus tradisi panen lokal
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati studi kasus singkat mengenai fenomena tradisi gotong royong panen komunal (misalnya tradisi 'Sambatan' atau 'Mapalus') di sebuah komunitas pedesaan.
  2. Identifikasi dimensi mana dari tradisi tersebut yang menjadi fokus Antropologi Sosial dan dimensi mana yang menjadi fokus Antropologi Budaya.
  3. Lengkapi tabel pemetaan konsep untuk menunjukkan titik temu (integrasi) antara aspek struktur sosial dan sistem nilai simbolik di dalamnya.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel integrasi ruang lingkup berikut berdasarkan fenomena tradisi panen komunal masyarakat:

  1. Dimensi Antropologi Sosial (fokus struktur/relasi),
  2. Dimensi Antropologi Budaya (fokus nilai/simbol), dan
  3. Titik Integrasi (bagaimana struktur sosial dan sistem budaya saling bertaut).
Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan mengapa pemahaman terhadap fenomena budaya tradisi panen komunal menjadi tidak utuh jika hanya menggunakan kacamata Antropologi Sosial saja tanpa mengintegrasikannya dengan Antropologi Budaya!

Tabel 3 kolom: [Dimensi Antropologi Sosial | Dimensi Antropologi Budaya | Titik Integrasi Konsep] dilanjutkan 1 paragraf uraian penjelasan (minimal 4-6 kalimat terstruktur).

Kegiatan 2: Analisis Integratif Fenomena Budaya: Membedah Relasi Sosial dan Nilai Budaya Komunitas

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar narasi studi kasus dinamika upacara perkawinan adat
  • Catatan konsep dasar antropologi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi fenomena pergeseran upacara pernikahan adat di era modern, di mana sistem kekerabatan tradisional (jaringan trah/marga) bertemu dengan sistem legalitas negara dan gaya hidup perkotaan kontemporer.
  2. Integrasikan konsep struktur sosial/organisasi kekerabatan (Antropologi Sosial) dengan konsep makna prestise dan pergeseran nilai adat (Antropologi Budaya).
  3. Jawablah pertanyaan analitis secara berpasangan atau mandiri untuk menghasilkan analisis fenomena yang terintegrasi.

Pertanyaan:

1. Analislah bagaimana konsep ruang lingkup struktur kekerabatan (Antropologi Sosial) dan konsep sistem nilai simbolik (Antropologi Budaya) dapat diintegrasikan secara bermakna untuk menjelaskan penentuan besaran mahar/hantaran adat dalam pernikahan!

2. Ketika upacara adat pernikahan mulai diatur oleh wedding organizer modern dan hukum pencatatan sipil negara, integrasikan konsep 'relasi kekuasaan/institusi sosial' dengan 'adaptasi nilai simbolik' untuk menguraikan dinamika fenomena tersebut!

Format uraian analitis bertahap: Subjudul 'Analisis Integrasi Konsep Mahar Adat' (1 lembar kerja bergaris) dan 'Analisis Integrasi Dinamika Modernitas Upacara Adat' (1 lembar kerja bergaris).

Kegiatan 3: Sintesis dan Formulasi Matriks Integrasi Fenomena Budaya Komunitas Sekitar

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas lembar kerja
  • Penggaris dan pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah SATU fenomena budaya yang ada di lingkungan komunitas sekitarmu (misalnya: rembug desa, kerja bakti lingkungan, arisan keluarga, atau perayaan festival hari besar).
  2. Susunlah sebuah matriks integrasi konsep antropologi untuk membedah fenomena tersebut menjadi satu kesatuan telaah yang holistik.
  3. Tuliskan sintesis akhir dan lakukan refleksi pembelajaran secara berkesadaran pada bagian akhir aktivitas.

Pertanyaan:

1. Buatlah matriks analisis integratif fenomena budaya lokal pilihanmu dengan format: (a) Nama Fenomena Budaya, (b) Unsur Antropologi Sosial (Pranata & Relasi Sosial yang Terlibat), (c) Unsur Antropologi Budaya (Sistem Nilai, Kepercayaan, & Simbol), dan (d) Rumusan Sintesis Integratif (penjelasan keterpaduan keduanya dalam memelihara keseimbangan komunitas).

Ruang tabel jawaban

Matriks tabel isian 4 elemen: [Identitas Fenomena | Unsur Antropologi Sosial | Unsur Antropologi Budaya | Sintesis Analisis Integratif] disertai 3-4 kalimat kesimpulan terpadu.

REFLEKSI

1. Bagaimana mengintegrasikan sudut pandang Antropologi Sosial dan Antropologi Budaya membantumu melihat relasi antartetangga atau keluarga di sekitarmu secara lebih bermakna?

2. Bagian mana dari konsep struktur sosial dan nilai budaya yang menurutmu paling menantang untuk dipadukan saat menganalisis fenomena kehidupan sehari-hari?

3. Langkah konkret apa yang dapat kamu terapkan dalam menghargai keberagaman aturan sosial dan nilai budaya di lingkungan sekolahmu setelah mempelajari keterpaduan konsep ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.