LKPD Antropologi Kelas 12: Mengintegrasikan Konsep Ruang Lingkup Antropologi Sosial dalam Menganalisis Struktur dan Relasi Sosial Komunitas
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 12 dengan topik "Mengintegrasikan Konsep Ruang Lingkup Antropologi Sosial dalam Menganalisis Struktur dan Relasi Sosial Komunitas".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Antropologi Kelas 12: Mengintegrasikan Konsep Ruang Lingkup Antropologi Sosial dalam Menganalisis Struktur dan Relasi Sosial Komunitas
Antropologi - Kelas 12
Bab 1 Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Antropologi — Kelas 12 (Fase F) Topik: Mengintegrasikan Konsep Ruang Lingkup Antropologi Sosial dalam Menganalisis Struktur dan Relasi Sosial Komunitas INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Pemetaan Konseptual: Membedakan dan Menghubungkan Ruang Lingkup Antropologi Sosial dan Antropologi BudayaEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isilah tabel integrasi ruang lingkup berikut berdasarkan fenomena tradisi panen komunal masyarakat:
Ruang tabel jawaban 2. Jelaskan mengapa pemahaman terhadap fenomena budaya tradisi panen komunal menjadi tidak utuh jika hanya menggunakan kacamata Antropologi Sosial saja tanpa mengintegrasikannya dengan Antropologi Budaya! Tabel 3 kolom: [Dimensi Antropologi Sosial | Dimensi Antropologi Budaya | Titik Integrasi Konsep] dilanjutkan 1 paragraf uraian penjelasan (minimal 4-6 kalimat terstruktur). Kegiatan 2: Analisis Integratif Fenomena Budaya: Membedah Relasi Sosial dan Nilai Budaya KomunitasEstimasi: 50 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Analislah bagaimana konsep ruang lingkup struktur kekerabatan (Antropologi Sosial) dan konsep sistem nilai simbolik (Antropologi Budaya) dapat diintegrasikan secara bermakna untuk menjelaskan penentuan besaran mahar/hantaran adat dalam pernikahan! 2. Ketika upacara adat pernikahan mulai diatur oleh wedding organizer modern dan hukum pencatatan sipil negara, integrasikan konsep 'relasi kekuasaan/institusi sosial' dengan 'adaptasi nilai simbolik' untuk menguraikan dinamika fenomena tersebut! Format uraian analitis bertahap: Subjudul 'Analisis Integrasi Konsep Mahar Adat' (1 lembar kerja bergaris) dan 'Analisis Integrasi Dinamika Modernitas Upacara Adat' (1 lembar kerja bergaris). Kegiatan 3: Sintesis dan Formulasi Matriks Integrasi Fenomena Budaya Komunitas SekitarEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah matriks analisis integratif fenomena budaya lokal pilihanmu dengan format: (a) Nama Fenomena Budaya, (b) Unsur Antropologi Sosial (Pranata & Relasi Sosial yang Terlibat), (c) Unsur Antropologi Budaya (Sistem Nilai, Kepercayaan, & Simbol), dan (d) Rumusan Sintesis Integratif (penjelasan keterpaduan keduanya dalam memelihara keseimbangan komunitas). Ruang tabel jawaban Matriks tabel isian 4 elemen: [Identitas Fenomena | Unsur Antropologi Sosial | Unsur Antropologi Budaya | Sintesis Analisis Integratif] disertai 3-4 kalimat kesimpulan terpadu. REFLEKSI1. Bagaimana mengintegrasikan sudut pandang Antropologi Sosial dan Antropologi Budaya membantumu melihat relasi antartetangga atau keluarga di sekitarmu secara lebih bermakna? 2. Bagian mana dari konsep struktur sosial dan nilai budaya yang menurutmu paling menantang untuk dipadukan saat menganalisis fenomena kehidupan sehari-hari? 3. Langkah konkret apa yang dapat kamu terapkan dalam menghargai keberagaman aturan sosial dan nilai budaya di lingkungan sekolahmu setelah mempelajari keterpaduan konsep ini? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.