LKPDPertemuan 6Bab 5Fase FSemester 2

LKPD Antropologi Kelas 11: Menjelaskan Teknik Wawancara Mendalam dan Penentuan Informan Pangkal (Key Informant)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 11 dengan topik "Menjelaskan Teknik Wawancara Mendalam dan Penentuan Informan Pangkal (Key Informant)".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Antropologi Kelas 11: Menjelaskan Teknik Wawancara Mendalam dan Penentuan Informan Pangkal (Key Informant)

Antropologi - Kelas 11

Bab 5 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Antropologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menjelaskan Teknik Wawancara Mendalam dan Penentuan Informan Pangkal (Key Informant)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranAntropologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenjelaskan Teknik Wawancara Mendalam dan Penentuan Informan Pangkal (Key Informant)
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan metode, teknik, dan prinsip etnografi dalam menggali data secara mendalam

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar konsep dan studi kasus lapangan yang tersedia secara cermat.
  • Bekerjalah secara mandiri atau dalam kelompok kecil sesuai arahan guru untuk mendiskusikan konsep etnografi.
  • Fokuskan jawabanmu pada upaya menjelaskan metode, teknik, dan prinsip penggalian data mendalam.
  • Gunakan format ruang jawaban yang telah disediakan untuk menyusun penjelasanmu secara sistematis.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menjelaskan Karakteristik Teknik Wawancara Mendalam dalam Etnografi

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Antropologi Kelas XI
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks perbandingan antara wawancara survei terstruktur dengan wawancara mendalam etnografi yang disajikan.
  2. Identifikasi perbedaan mendasar cara kerja penggalian data pada kedua teknik tersebut.
  3. Jelaskan karakteristik utama teknik wawancara mendalam etnografi dalam menggali makna dan sudut pandang pelaku budaya (native's point of view) pada tabel penjelasan yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan pemahaman etnografi, jelaskan 3 karakteristik utama teknik wawancara mendalam yang membedakannya dari wawancara survei kuesioner kaku!

2. Lengkapilah tabel penjelasan berikut untuk menguraikan bagaimana teknik wawancara mendalam mendukung perolehan deskripsi mendalam (thick description) dalam etnografi!

Ruang tabel jawaban

Format jawaban Nomor 1: Paragraf penjelasan sistematis 3 karakteristik. Format jawaban Nomor 2 berupa tabel 2 kolom: Kolom 1 memuat Aspek Penggalian Data (Fokus Pertanyaan; Bentuk Data yang Diperoleh), Kolom 2 memuat Penjelasan Dukungan terhadap Thick Description.

Kegiatan 2: Menjelaskan Prinsip Penentuan Informan Pangkal (Key Informant)

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus profil Desa Sukamaju
  • Buku catatan murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah deskripsi kasus singkat tentang komunitas perajin kain tradisional di Desa Sukamaju.
  2. Pelajari 4 profil warga desa: (A) Kepala Dusun yang baru bertugas 2 bulan, (B) Tetua perajin yang telah menenun selama 40 tahun dan paham sejarah motif adat, (C) Pembeli kain dari luar kota yang berkunjung sebulan sekali, (D) Remaja desa yang tidak tertarik menenun.
  3. Jelaskan prinsip-prinsip penentuan informan pangkal dan tentukan figur yang memenuhi prinsip tersebut beserta alasannya.

Pertanyaan:

1. Jelaskan pengertian 'informan pangkal' (key informant) dalam metode penelitian etnografi beserta peranannya dalam penelusuran data lapangan!

2. Berdasarkan 4 profil warga pada deskripsi kasus Desa Sukamaju, jelaskan profil manakah yang paling memenuhi prinsip sebagai informan pangkal untuk penelitian motif kain adat dan jelaskan 2 kriteria prinsip yang mendasari pilihan tersebut!

Format jawaban: Tuliskan penjelasan Nomor 1 dalam 1 paragraf utuh. Untuk Nomor 2, tuliskan pilihan figur profil yang tepat diikuti uraian penjelasan 2 kriteria prinsip keterlibatannya secara runtut.

Kegiatan 3: Menjelaskan Prinsip Etika Hubungan Peneliti-Informan (Rapport dan Emik)

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Antropologi Siswa Kelas XI
  • Lembar refleksi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan dalam kelompok mengenai prinsip etika penelitian etnografi: penghormatan martabat informan, pembentukan hubungan saling percaya (rapport), dan pendekatan sudut pandang orang dalam (emik).
  2. Jawablah pertanyaan analisis konsep untuk menjelaskan bagaimana prinsip-prinsip tersebut diterapkan saat menggali data mendalam.
  3. Alokasi waktu kegiatan ini sudah mencakup sesi presentasi kelas singkat, perumusan kesimpulan, pengisian refleksi diri, serta penutupan pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Jelaskan mengapa prinsip membangun 'rapport' (hubungan saling percaya yang akrab) merupakan syarat mutlak sebelum melakukan wawancara mendalam dalam etnografi!

2. Jelaskan keterkaitan antara penerapan prinsip pendekatan emik (native's point of view) dengan validitas data hasil wawancara mendalam seorang etnografer!

Format jawaban: Uraian argumentatif konseptual dalam lembar kerja dengan membedakan penjelasan konsep prinsip rapport (Nomor 1) dan prinsip pendekatan emik (Nomor 2).

REFLEKSI

1. Apa pemahaman baru yang kamu peroleh tentang cara menghargai cara pandang orang lain setelah menjelaskan teknik wawancara mendalam dan prinsip pendekatan emik?

2. Bagaimana pemahaman tentang prinsip informan pangkal membantumu menyadari pentingnya memilih narasumber yang kredibel saat ingin mempelajari suatu kebiasaan di lingkungan sekitarmu?

3. Bagian mana dari penjelasan teknik dan prinsip etnografi hari ini yang menurutmu paling menantang untuk dipahami secara mendalam?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.