LKPD Antropologi Kelas 11: Menganalisis Persebaran Bahasa di Nusantara Menggunakan Perspektif Relativisme Budaya
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 11 dengan topik "Menganalisis Persebaran Bahasa di Nusantara Menggunakan Perspektif Relativisme Budaya".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Antropologi Kelas 11: Menganalisis Persebaran Bahasa di Nusantara Menggunakan Perspektif Relativisme Budaya
Antropologi - Kelas 11
Bab 4 Pertemuan 6
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Antropologi — Kelas 11 (Fase F) Topik: Menganalisis Persebaran Bahasa di Nusantara Menggunakan Perspektif Relativisme Budaya INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Analisis Fenomena Variasi Kosakata Kontekstual dalam Persebaran Bahasa NusantaraEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan studi kasus di atas, analisislah keterkaitan antara kekayaan kosakata suatu bahasa daerah dengan lingkungan fisik/sosial penuturnya. Mengapa istilah maritim berkembang pesat di Maluku dan istilah agraris berkembang di pedalaman Jawa? 2. Analisislah pandangan yang menilai salah satu bahasa lebih 'maju' atau 'kaya' dibanding bahasa lain menggunakan prinsip relativisme budaya. Mengapa klaim hierarki kebahasaan tersebut keliru? Format uraian analitis 2 kolom/blok: (1) Kolom Analisis Ekologis-Kontekstual (hubungan kosakata dan lingkungan hidup penutur), (2) Kolom Analisis Relativisme Budaya (pembongkaran bias hierarki kebahasaan). Kegiatan 2: Analisis Fenomena Penilaian Sosial (Stigma) terhadap Dialek Daerah di NusantaraEstimasi: 50 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapilah analisis kritis mengenai fenomena perbedaan anggapan dialek tersebut ke dalam tabel berikut: (a) Identifikasi bentuk stigma sosial pada dialek non-standar, (b) Analisis faktor sosio-historis pembentuk anggapan dialek 'standar vs kasar', dan (c) Rekonstruksi analisis berdasarkan prinsip relativisme budaya. Ruang tabel jawaban 2. Bagaimanakah prinsip relativisme budaya memandang fenomena keanekaragaman dialek dalam persebaran bahasa daerah di Indonesia? Rangkumlah simpulan analisismu dalam 2-3 butir penalaran. Format tabel 3 kolom: Kolom 1 (Dialek & Bentuk Penilaian Sosial), Kolom 2 (Analisis Faktor Penyebab Bias Sosial-Historis), Kolom 3 (Hasil Analisis Relativisme Budaya Kontekstual), dilanjutkan kotak ringkasan simpulan analitis. Kegiatan 3: Investigasi Kasus Kontak Bahasa dan Analisis Relativisme Kultural di Ruang PublikEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Analisislah fenomena percampuran bahasa (alih kode/bahasa kontak) di daerah pertemuan persebaran budaya multikultural. Mengapa fenomena tersebut tidak boleh langsung dihakimi sebagai fenomena 'perusakan bahasa' bila ditinjau dari prinsip relativisme budaya? 2. Berdasarkan keseluruhan analisis keanekaragaman dan persebaran bahasa di Nusantara yang telah kamu lakukan, analisislah peran prinsip relativisme budaya dalam mencegah konflik antar-kelompok bahasa di Indonesia. Format uraian terstruktur: Paragraf 1 untuk analisis fenomena kontak bahasa dan pembongkaran label perusakan bahasa; Paragraf 2 untuk analisis dampak relativisme budaya dalam mencegah konflik kebahasaan. REFLEKSI1. Bagaimana sudut pandangmu berubah ketika mendengar seseorang berbicara dengan logat atau dialek daerah yang sebelumnya kamu anggap aneh atau asing setelah memahami prinsip relativisme budaya? 2. Dalam situasi sehari-hari di lingkungan sekolah atau tempat tinggalmu yang beragam bahasanya, perilaku komunikasi konkret apa yang menunjukkan bahwa kamu telah menerapkan prinsip relativisme budaya? 3. Bagian mana dari analisis fenomena keanekaragaman bahasa hari ini yang paling membuka wawasanmu tentang keterkaitan antara budaya dan bahasa manusia? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.