LKPDPertemuan 5Bab 3Fase FSemester 1

LKPD Antropologi Kelas 11: Menyusun Instrumen Observasi Partisipatoris dan Pedoman Wawancara Etnografi Pelestarian Situs Prasejarah bersama Komunitas

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 11 dengan topik "Menyusun Instrumen Observasi Partisipatoris dan Pedoman Wawancara Etnografi Pelestarian Situs Prasejarah bersama Komunitas".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Antropologi Kelas 11: Menyusun Instrumen Observasi Partisipatoris dan Pedoman Wawancara Etnografi Pelestarian Situs Prasejarah bersama Komunitas

Antropologi - Kelas 11

Bab 3 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Antropologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menyusun Instrumen Observasi Partisipatoris dan Pedoman Wawancara Etnografi Pelestarian Situs Prasejarah bersama Komunitas

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranAntropologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenyusun Instrumen Observasi Partisipatoris dan Pedoman Wawancara Etnografi Pelestarian Situs Prasejarah bersama Komunitas
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengaplikasikan metode penelitian etnografi secara sederhana untuk menghimpun perspektif komunitas lokal terkait pelestarian situs prasejarah

PETUNJUK UMUM

  • Bentuk kelompok kerja etnografi yang terdiri atas 3-4 murid.
  • Pahami konteks kasus etnografi mengenai pelestarian situs prasejarah bersama komunitas lokal yang disajikan pada lembar kerja.
  • Gunakan prinsip pendekatan emik (native's point of view) dalam merancang dan mengaplikasikan instrumen etnografi.
  • Tuliskan seluruh hasil perancangan instrumen dan simulasi pengambilan data pada format tabel dan ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyusun Lembar Panduan Observasi Partisipatoris

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan lapangan
  • Pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati skenario: Komunitas Adat 'Watu Purba' secara turun-temurun merawat situs gua prasejarah berpola lukisan cadas dan ceruk batu yang disakralkan di desa mereka.
  2. Rancang instrumen observasi partisipatoris untuk mengamati aktivitas komunitas dalam merawat situs prasejarah tersebut.
  3. Pastikan instrumen mencakup aspek keterlibatan langsung peneliti bersama warga serta rincian perilaku/praktik lokal yang diamati.

Pertanyaan:

1. Susunlah 3 butir indikator fokus amatan dalam lembar observasi partisipatoris saat peneliti ikut serta dalam kegiatan kerja bakti/ritual pembersihan berkala situs prasejarah bersama warga komunitas lokal!

Ruang tabel jawaban

Tuliskan dalam format tabel 3 kolom: [No, Aspek/Aktivitas yang Diamati, Keterlibatan Peneliti (Observasi Partisipan)].

Kegiatan 2: Menyusun Pedoman Wawancara Mendalam Berpendekatan Emik

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Draf pedoman wawancara
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan kasus Komunitas 'Watu Purba', susun daftar pertanyaan wawancara mendalam untuk menggali sudut pandang orang dalam (perspektif emik).
  2. Sasaran informan adalah: (1) Tetua adat/tokoh kunci komunitas dan (2) Generasi muda perawat situs.
  3. Pertanyaan harus terbebas dari penghakiman/sudut pandang luar (etik) dan fokus menggali pemaknaan nilai budaya situs oleh komunitas.

Pertanyaan:

1. Rumuskan 2 pertanyaan wawancara mendalam untuk tetua adat guna menggali makna kultural dan mitos pelindung yang melekat pada situs prasejarah tersebut!

2. Rumuskan 2 pertanyaan wawancara mendalam untuk pemuda komunitas guna menghimpun pandangan mereka mengenai tantangan menjaga keaslian situs dari ancaman perusakan atau vandalisme!

Tuliskan daftar pertanyaan pada format: [Sasaran Informan, Tujuan Pertanyaan, Rumusan Pertanyaan Wawancara Mendalam].

Kegiatan 3: Simulasi Penerapan Metode Etnografi dan Pencatatan Catatan Lapangan (Fieldnotes)

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar instrumen dari Kegiatan 1 & 2
  • Alat perekam suara (ponsel pintar, opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan simulasi berpasangan di dalam kelompok: satu murid bertindak sebagai peneliti etnografi, satu murid berperan menjadi informan lokal (tokoh komunitas pelestari situs prasejarah).
  2. Praktikkan penggunaan pedoman wawancara yang telah dirumuskan pada Kegiatan 2.
  3. Peneliti mencatat hasil himpunan data secara langsung dalam bentuk kutipan verbatim (perspektif emik) dan catatan deskripsi lapangan.
  4. Selesaikan simulasi dan lanjutkan ke refleksi pembelajaran bersama.

Pertanyaan:

1. Tuliskan kutipan data emik (jawaban asli informan menggunakan bahasa penutur) yang berhasil dihimpun dari simulasi wawancara mengenai arti penting situs prasejarah bagi identitas komunitas!

2. Berdasarkan simulasi observasi partisipatoris dan wawancara, uraikan 1 catatan lapangan (fieldnotes) deskriptif tentang bagaimana komunitas lokal menjaga kesakralan situs prasejarah tersebut!

Tuliskan kutipan langsung informan dan catatan deskriptif pada kolom isian yang disediakan (masing-masing 1 paragraf ringkas berbobot bukti lapangan).

REFLEKSI

1. Apa tantangan utama yang kalian rasakan saat menyusun pertanyaan yang murni menggali cara pandang warga setempat (emik) tanpa dipengaruhi penilaian pribadi kalian sendiri (etik)?

2. Bagaimana keterlibatan langsung melalui observasi partisipatoris membantu peneliti memahami alasan komunitas sangat menjaga situs prasejarah di lingkungan mereka?

3. Sikap etika apa yang menurut kalian paling penting dipegang teguh saat mengaplikasikan metode penelitian etnografi bersama komunitas lokal?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.