LKPDPertemuan 4Bab 3Fase FSemester 1

LKPD Antropologi Kelas 11: Menganalisis Makna Simbolik Penguburan serta Kepercayaan Prasejarah pada Peninggalan Sarkofagus dan Punden Berundak

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 11 dengan topik "Menganalisis Makna Simbolik Penguburan serta Kepercayaan Prasejarah pada Peninggalan Sarkofagus dan Punden Berundak".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Antropologi Kelas 11: Menganalisis Makna Simbolik Penguburan serta Kepercayaan Prasejarah pada Peninggalan Sarkofagus dan Punden Berundak

Antropologi - Kelas 11

Bab 3 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Antropologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Makna Simbolik Penguburan serta Kepercayaan Prasejarah pada Peninggalan Sarkofagus dan Punden Berundak

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranAntropologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Makna Simbolik Penguburan serta Kepercayaan Prasejarah pada Peninggalan Sarkofagus dan Punden Berundak
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis sistem religi dan simbol kepercayaan manusia pada zaman prasejarah melalui bukti peninggalan tradisi megalitikum

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar materi dan setiap instruksi kerja dengan cermat.
  • Bekerjalah secara kolaboratif dalam kelompok untuk membedah data artefak megalitikum.
  • Fokuskan analisis pada kaitan antara bentuk artefak/simbol fisik dengan sistem religi (keyakinan terhadap alam gaib, roh nenek moyang, dan kehidupan setelah mati).
  • Tuliskan hasil telaah dan diskusi kelompok pada format ruang jawaban yang disediakan secara sistematis.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Dekonstruksi Simbolik: Membedah Makna Religi Sarkofagus

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Antropologi Kelas XI
  • Alat tulis
  • Lembar Kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati deskripsi artefak sarkofagus berikut: Sarkofagus merupakan peti jenazah batu utuh berpahat yang terdiri dari wadah dan tutup, sering kali memiliki tonjolan di ujungnya menyerupai bentuk perahu, serta pahatan motif kedok (topeng muka).
  2. Analisis hubungan antara karakteristik fisik sarkofagus dengan konsepsi religi manusia prasejarah mengenai kematian dan perjalanan roh nenek moyang.
  3. Jawablah pertanyaan analisis pada format tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah analisis makna simbolik artefak sarkofagus terhadap sistem religi prasejarah pada tabel berikut: (a) Makna bentuk perahu (tonjolan ujung wadah/tutup), (b) Makna pahatan motif topeng/kedok muka, dan (c) Makna penempatan bekal kubur di dalam wadah sarkofagus.

Ruang tabel jawaban

Format tabel 3 baris: Kolom 1 memuat 'Karakteristik Fisik Artefak Sarkofagus' (Bentuk menyerupai perahu; Pahatan motif topeng/kedok muka; Penempatan bekal kubur), Kolom 2 memuat 'Analisis Makna Simbol Kepercayaan/Sistem Religi'.

Kegiatan 2: Analisis Spasial Vertikal: Punden Berundak dan Hierarki Penghormatan Leluhur

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Antropologi Kelas XI
  • Kertas catatan diskusi
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati struktur punden berundak: bangunan batu bertingkat-tingkat/teras berundak yang semakin meninggi ke arah puncak atau lereng gunung.
  2. Diskusikan dalam kelompok bagaimana struktur undakan dan orientasi ruang mencerminkan kosmologi dan pemujaan arwah nenek moyang.
  3. Tuliskan uraian hasil analisis kelompok secara mendalam.

Pertanyaan:

1. Analisislah mengapa struktur punden berundak dibangun dengan susunan bertingkat yang semakin mengecil dan meninggi ke arah puncak! Hubungkan konsep tersebut dengan sistem pemujaan roh nenek moyang (ancestor worship) manusia megalitikum.

2. Bandingkan orientasi sistem religi pada sarkofagus dengan punden berundak: bagaimana kedua peninggalan tersebut secara bersama-sama membuktikan keberadaan sistem religi megalitikum yang berpusat pada roh leluhur?

Format uraian naratif analitis terstruktur (masing-masing 1-2 paragraf padat untuk nomor 1 dan nomor 2).

Kegiatan 3: Sintesis Komparatif: Merumuskan Konstruksi Religi Prasejarah

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar Kerja Murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan sintesis atas hasil temuan tentang sarkofagus dan punden berundak.
  2. Simpulkan pilar-pilar utama sistem religi megalitikum berdasarkan data simbol dan fungsi kedua artefak tersebut.
  3. Sajikan hasil sintesis pada format bagan penarikan kesimpulan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan analisis sarkofagus dan punden berundak, simpulkan 3 (tiga) pilar utama sistem religi dan simbol kepercayaan manusia pada masa megalitikum beserta bukti pendukungnya!

Format uraian poin bernomor 1 sampai 3 yang memuat pilar religi dan bukti peninggalan megalitikum yang relevan.

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis sarkofagus dan punden berundak, pemahaman mendalam apa yang kamu peroleh tentang cara manusia prasejarah memaknai kematian dan hubungan dengan leluhurnya?

2. Bagaimana pandanganmu tentang kemampuan manusia prasejarah dalam mengekspresikan gagasan abstrak (seperti keyakinan spiritual) melalui wujud monumen batu besar?

3. Hal baru apa yang kamu sadari mengenai asal-usul nilai penghormatan terhadap leluhur yang jejaknya masih dapat ditemukan dalam tradisi masyarakat di Indonesia hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.