LKPDPertemuan 9Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Antropologi Kelas 11: Menganalisis Temuan Studi Kasus Terapan Antropologi Ragawi pada Bidang Etnomedisin dan Kesehatan Masyarakat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 11 dengan topik "Menganalisis Temuan Studi Kasus Terapan Antropologi Ragawi pada Bidang Etnomedisin dan Kesehatan Masyarakat".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Antropologi Kelas 11: Menganalisis Temuan Studi Kasus Terapan Antropologi Ragawi pada Bidang Etnomedisin dan Kesehatan Masyarakat

Antropologi - Kelas 11

Bab 2 Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Antropologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Temuan Studi Kasus Terapan Antropologi Ragawi pada Bidang Etnomedisin dan Kesehatan Masyarakat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranAntropologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Temuan Studi Kasus Terapan Antropologi Ragawi pada Bidang Etnomedisin dan Kesehatan Masyarakat
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis temuan studi kasus terapan Antropologi Ragawi dalam penyelesaian permasalahan kemanusiaan

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus terapan Antropologi Ragawi pada bidang etnomedisin dan kesehatan masyarakat dengan teliti.
  • Bekerjalah secara mandiri dan dalam kelompok diskusi sesuai instruksi pada tiap kegiatan.
  • Fokuskan kerja kalian pada keterampilan menganalisis temuan data ragawi/biologis dan keterkaitannya dengan pemecahan masalah kesehatan komunitas.
  • Tuliskan hasil analisis secara runtut pada format lembar kerja yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Dekonstruksi Temuan Kasus Terapan Antropologi Ragawi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus etnomedisin pada LKPD
  • Alat tulis
  • Buku catatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan studi kasus berikut: 'Sebuah tim antropolog ragawi meneliti tingginya prevalensi anemia dan defisiensi mikronutrien pada komunitas dataran tinggi X. Berdasarkan pemeriksaan antropometri gizi dan analisis variasi adaptasi biologis hemoglobin, ditemukan bahwa pola makan musiman serta tabu konsumsi sumber protein hewani tertentu saat masa kehamilan memperparah anemia pada ibu dan balita. Temuan data biologis ini dipadukan dengan pemetaan kebiasaan konsumsi lokal untuk mengidentifikasi akar masalah kesehatan masyarakat setempat.'
  2. Lakukan analisis terhadap temuan studi kasus di atas dengan mengurai elemen-elemen data ragawi dan kaitannya dengan masalah kemanusiaan/kesehatan.
  3. Isikan hasil analisis ke dalam tabel dekonstruksi yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks studi kasus, analisis dan uraikan temuan ke dalam tiga elemen: (a) Data/indikator Antropologi Ragawi yang ditemukan, (b) Faktor penyebab lokal yang teridentifikasi, dan (c) Dampak permasalahan kemanusiaan/kesehatan yang terjadi.

Ruang tabel jawaban

2. Analisis bagaimana data antropometri dan hemoglobin dalam studi kasus tersebut berfungsi membuktikan adanya masalah kesehatan tersembunyi pada komunitas!

Format isian Kegiatan 1: (1) Tabel 3 kolom [Elemen Analisis | Temuan dalam Kasus | Keterangan]; (2) Kotak uraian analitis 4-6 kalimat untuk penjelasan fungsi bukti data biologis.

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Analisis Kritis Relasi Biologis-Kultural dalam Pemecahan Masalah

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja kelompok
  • Kertas plano/spidol (opsional untuk mencatat alur pikir kelompok)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok diskusi terarah (Focus Group Discussion) beranggotakan 4-5 murid.
  2. Diskusikan keterkaitan logis antara temuan biologis (ragawi) dan sistem keyakinan lokal (etnomedisin) dari studi kasus Kegiatan 1.
  3. Analisis efektivitas temuan tersebut dalam memandu penyelesaian masalah gizi masyarakat secara humanis dan tepat sasaran.

Pertanyaan:

1. Mengapa intervensi kesehatan masyarakat berbasis Antropologi Ragawi wajib menganalisis adaptasi biologis sekaligus pengetahuan lokal (etnomedisin) sebelum menyimpulkan solusi?

2. Analisis kesesuaian solusi kemanusiaan: Jika tim peneliti menemukan bahwa tabu hewani didasarkan pada kepercayaan bahwa daging tertentu menyebabkan komplikasi kelahiran, solusi intervensi gizi apa yang paling tepat berdasarkan analisis temuan tersebut?

Format lembar diskusi kelompok: Berisi ringkasan argumen analisis relasi biokultural (minimal 1 paragraf terstruktur) dan skema rekomendasi berbasis data temuan biologis.

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Sintesis Analisis Kasus Komparatif dan Refleksi Terapan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus komparatif
  • Lembar refleksi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Simak studi kasus pembanding singkat berikut: 'Kasus B: Di wilayah pesisir Y, pengukuran indeks masa tubuh dan lingkar lengan atas menunjukkan status gizi anak tergolong rendah, meskipun hasil tangkapan laut melimpah. Analisis antropologi menemukan bahwa ikan segar bermutu tinggi selalu dijual ke pasar luar demi ekonomi, sedangkan keluarga mengonsumsi sisa olahan berkadar garam tinggi.'
  2. Bandingkan temuan Kasus A (Kegiatan 1) dengan Kasus B pada Kegiatan 3.
  3. Selesaikan analisis komparatif dan lakukan refleksi pembelajaran mandiri.

Pertanyaan:

1. Lakukan analisis perbandingan antara temuan Kasus A (dataran tinggi) dan Kasus B (pesisir): Bagaimana perbedaan faktor non-biologis mempengaruhi hasil data ragawi (antropometri/kesehatan) yang sama-sama menunjukkan defisiensi nutrisi?

Ruang tabel jawaban

2. Tariklah kesimpulan analitis mengenai peran keilmuan Antropologi Ragawi dalam menyelesaikan permasalahan kemanusiaan di sektor kesehatan masyarakat!

Format pengerjaan: (1) Tabel perbandingan faktor temuan kasus [Parameter | Kasus A | Kasus B]; (2) Kolom kesimpulan analitis (3-5 kalimat); (3) Lembar refleksi murid di bagian akhir lembar kerja.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari analisis data ragawi (seperti antropometri dan hemoglobin) yang paling membuka pemahamanmu tentang keterkaitan antara tubuh manusia dan kondisi sosial budayanya?

2. Keterampilan analisis apa yang berhasil kamu latih hari ini saat mengurai temuan studi kasus kesehatan masyarakat?

3. Bagaimana perspektif antropologi ragawi membantumu melihat masalah kesehatan di sekitarmu secara lebih kritis dan empatik?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.