LKPDPertemuan 7Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Antropologi Kelas 11: Menerapkan Prinsip Relativisme Budaya terhadap Keragaman Fisik Manusia dalam Kehidupan Sehari-hari

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 11 dengan topik "Menerapkan Prinsip Relativisme Budaya terhadap Keragaman Fisik Manusia dalam Kehidupan Sehari-hari".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Antropologi Kelas 11: Menerapkan Prinsip Relativisme Budaya terhadap Keragaman Fisik Manusia dalam Kehidupan Sehari-hari

Antropologi - Kelas 11

Bab 2 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Antropologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menerapkan Prinsip Relativisme Budaya terhadap Keragaman Fisik Manusia dalam Kehidupan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranAntropologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenerapkan Prinsip Relativisme Budaya terhadap Keragaman Fisik Manusia dalam Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan prinsip relativisme budaya dalam memandang keberagaman ragawi manusia pada kehidupan sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat dan berkesadaran penuh.
  • Bekerjalah secara mandiri pada kegiatan awal, lalu berkolaborasilah dengan rekan kelompok secara santun dan saling menghargai.
  • Terapkan cara pandang relativisme budaya (memahami keberagaman ragawi tanpa memberi label hierarkis/lebih baik-lebih buruk) pada setiap studi kasus yang dianalisis.
  • Gunakan format lembar kerja yang telah disediakan untuk mencatat seluruh hasil pengamatan dan solusi penerapan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Sudut Pandang: Mengidentifikasi Penilaian Ragawi Sehari-hari

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Antropologi Kelas 11 (Bab 2)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati 3 pernyataan umum tentang ciri fisik yang sering muncul di lingkungan pergaulan sehari-hari atau media sosial.
  2. Identifikasi apakah pernyataan tersebut memuat pandangan etnosentris/hierarkis (menilai satu ciri fisik lebih unggul dari yang lain) atau sudah mencerminkan relativisme budaya.
  3. Ubahlah cara pandang yang bias tersebut dengan menerapkan prinsip relativisme budaya dalam memandang keragaman fisik.

Pertanyaan:

1. Pernyataan A: 'Warna kulit cerah/putih terlihat jauh lebih rapi, elegan, dan menarik dibandingkan warna kulit sawo matang atau gelap.' Bagaimana Anda menerapkan prinsip relativisme budaya untuk menanggapi pernyataan tersebut dalam kehidupan sehari-hari?

2. Pernyataan B: 'Orang yang berambut keriting kribo dan berhidung lebar tampak kurang modern dibanding yang berambut lurus.' Tuliskan penerapan prinsip relativisme budaya dalam mengoreksi pola pikir tersebut!

Tuliskan jawaban dalam bentuk paragraf uraian singkat (3-5 kalimat per butir) yang secara eksplisit memuat: (1) kritik atas bias/penilaian hierarkis, dan (2) bentuk tindakan/cara pandang penerapan relativisme budaya.

Kegiatan 2: Studi Kasus Nyata: Menerapkan Relativisme Budaya di Sekolah dan Media

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja tabel
  • Kertas plano atau kertas catatan kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bergabunglah dalam kelompok kecil (3-4 orang).
  2. Diskusikan 2 skenario kasus nyata tentang interaksi ragawi di lingkungan pergaulan remaja.
  3. Terapkan prinsip relativisme budaya untuk merumuskan tindakan konkret yang harus diambil murid saat menghadapi situasi tersebut.
  4. Lengkapi tabel tindakan penerapan relativisme budaya sesuai kolom yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel penerapan prinsip relativisme budaya berikut berdasarkan 2 kasus konkret:
Kasus 1: Di kelas, seorang murid baru dari daerah timur Indonesia dengan ciri fisik rambut ikal tebal dan kulit gelap sering dijadikan bahan lelucon fisik (body shaming) oleh beberapa teman dengan dalih 'hanya bercanda'.
Kasus 2: Sebuah tren filter video di media sosial secara otomatis memodifikasi proporsi hidung, bentuk kelopak mata, dan memutihkan kulit agar sesuai dengan 'standar cantik ideal', sehingga membuat beberapa teman merasa minder dengan ciri ragawi aslinya.

Ruang tabel jawaban

Format tabel 3 kolom: [Kasus] | [Tindakan Konkret Berbasis Relativisme Budaya] | [Dampak Penerapan bagi Keharmonisan Hubungan Sehari-hari]

Kegiatan 3: Aksi Komitmen Harian: Pedoman Sikap Inklusif Ragawi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan / lembar LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara mandiri, rumuskan 3 poin aksi komitmen harian yang siap Anda terapkan langsung di lingkungan keluarga, kelas, atau media sosial saat berhadapan dengan keragaman fisik manusia.
  2. Pastikan setiap komitmen mencerminkan penerapan prinsip relativisme budaya secara langsung dalam perilaku verbal maupun non-verbal.
  3. Kerjakan bagian refleksi belajar dan ikuti penutupan pembelajaran bersama guru.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 3 pedoman sikap harian Anda untuk menerapkan prinsip relativisme budaya dalam memandang keragaman fisik manusia (1 tindakan dalam komunikasi verbal di sekolah, 1 tindakan dalam menyikapi konten media sosial, dan 1 tindakan dalam pergaulan lingkungan tempat tinggal)!

Format isian bernomor (1, 2, 3) yang masing-masing memuat konteks lingkungan dan tindakan spesifik penerapan relativisme budaya.

REFLEKSI

1. Apakah Anda pernah secara sadar atau tidak sadar menilai keunggulan seseorang berdasarkan ciri fisiknya? Bagaimana prinsip relativisme budaya mengubah cara pandang Anda hari ini?

2. Langkah kecil apa yang paling mudah dan bermakna yang dapat Anda lakukan mulai hari ini untuk menciptakan pertemanan yang menghargai variasi fisik manusia?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.