LKPDPertemuan 5Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Antropologi Kelas 11: Menganalisis Kasus Keberagaman Manusia dan Praktik Budaya melalui Prinsip Holistik

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 11 dengan topik "Menganalisis Kasus Keberagaman Manusia dan Praktik Budaya melalui Prinsip Holistik".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Antropologi Kelas 11: Menganalisis Kasus Keberagaman Manusia dan Praktik Budaya melalui Prinsip Holistik

Antropologi - Kelas 11

Bab 2 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Antropologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Kasus Keberagaman Manusia dan Praktik Budaya melalui Prinsip Holistik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranAntropologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Kasus Keberagaman Manusia dan Praktik Budaya melalui Prinsip Holistik
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis fenomena budaya secara holistik dengan mengintegrasikan konsep keberagaman biologis manusia

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus dan instruksi pada setiap kegiatan secara teliti.
  • Bekerjalah secara mandiri pada tahap pemetaan awal, kemudian berdiskusilah dalam kelompok untuk memperdalam analisis fenomena biokultur.
  • Gunakan perspektif holistik, yaitu melihat keterkaitan timbal balik antara aspek biologis ragawi manusia dan praktik kebiasaan/budaya.
  • Tuliskan hasil analisis secara runtut pada format lembar kerja yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menganalisis Fenomena Praktik Budaya Pola Makan dan Ciri Ragawi (Kasus Penggunaan Sumpit)

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus sumpit (tersedia di LKPD)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah deskripsi kasus biokultur berikut: Di berbagai masyarakat Asia Timur, tradisi makan menggunakan sumpit telah berlangsung ribuan tahun sejak usia dini. Kebiasaan budaya ini secara berulang melibatkan koordinasi motorik halus yang intensif pada jari dan telapak tangan, yang kemudian berinteraksi dengan struktur muskuloskeletal tangan generasi ke generasi.
  2. Analisis kasus tersebut dengan memisahkan dimensi praktik budaya dan dimensi ragawi biologisnya.
  3. Jelaskan keterkaitan timbal balik di antara kedua dimensi tersebut dengan menggunakan prinsip holistik.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks kasus di atas, analisislah unsur praktik budaya dan unsur biologis manusia yang saling terhubung dalam fenomena tersebut dengan melengkapi tabel berikut.

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa fenomena kebiasaan makan dengan sumpit tersebut tidak tepat jika hanya dianalisis dari sisi kebudayaan saja atau dari sisi biologi saja? Analisislah pentingnya sudut pandang holistik.

Tabel analisis 3 kolom: [Dimensi Budaya | Dimensi Biologis Ragawi | Keterkaitan Holistik Biokultur] untuk Pertanyaan 1, diikuti bidang uraian terstruktur minimal 1 paragraf untuk Pertanyaan 2.

Kegiatan 2: Analisis Studi Kasus Komparatif Biokultur: Intoleransi Laktosa dan Tradisi Pastoral

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar bacaan studi kasus intoleransi laktosa
  • Kertas plano/lembar kerja kelompok
  • Spidol

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks komparatif berikut: Mayoritas populasi manusia dewasa di dunia secara alami mengalami penurunan produksi enzim laktase (intoleransi laktosa). Namun, pada komunitas-komunitas dengan tradisi budaya beternak sapi perah (pastoralisme) turun-temurun di wilayah Eropa Utara dan sebagian Afrika penggembala, ditemukan prevalensi persistensi laktase yang sangat tinggi (mampu mencerna susu hingga dewasa). Sebaliknya, pada masyarakat dengan tradisi pertanian bercocok tanam non-perah di Asia Timur, tingkat intoleransi laktosa tetap tinggi.
  2. Diskusikan dalam kelompok beranggotakan 3-4 orang untuk mengkaji bagaimana praktik budaya pemeliharaan ternak memengaruhi variasi biologis populasi manusia.
  3. Tuliskan uraian analisis komparatif kalian secara holistik pada ruang jawaban.

Pertanyaan:

1. Analisislah bagaimana praktik budaya peternakan sapi perah dapat memengaruhi variasi biologis kemampuan pencernaan manusia secara holistik.

2. Berdasarkan kasus tersebut, bandingkan perbedaan kondisi ragawi antara masyarakat pastoral perah dengan masyarakat agraris non-perah, lalu simpulkan prinsip holistik yang mengintegrasikan biologi dan budaya dalam fenomena ini.

Format uraian analisis kelompok: 1 lembar kerja berformat bagian Analisis Mekanisme Biokultur (Pertanyaan 1) dan Tabel Komparasi [Kelompok Budaya | Praktik Budaya | Variasi Biologis | Analisis Keterkaitan Holistik] (Pertanyaan 2).

Kegiatan 3: Sintesis Analisis Fenomena Budaya Lokal dan Biologis Ragawi Manusia

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja sintesis
  • Buku catatan antropologi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu fenomena budaya lokal di Indonesia berikut: (A) Tradisi menyelam bebas suku Bajau yang berhubungan dengan kapasitas limpa dan pernapasan, atau (B) Tradisi berjalan kaki membawa beban berat menggunakan noken di kepala pada masyarakat pegunungan Papua yang berhubungan dengan biomekanika otot leher dan tulang belakang.
  2. Lakukan analisis mendalam secara individu/berpasangan dengan membedah unsur praktik budaya dan unsur adaptasi/keberagaman ragawi manusia menggunakan kerangka holistik.
  3. Tuliskan sintesis analisis kalian dan siapkan diri untuk sesi penutupan serta refleksi.

Pertanyaan:

1. Pilihlah salah satu kasus (A atau B). Uraikan analisis holistik fenomena tersebut dengan menjelaskan: (a) apa praktik budayanya, (b) bagaimana ciri/kemampuan biologis manusia yang terlibat, dan (c) bagaimana keduanya saling berintegrasi dalam kehidupan komunitas tersebut.

Format sintesis esai analitis terstruktur mencakup 3 sub-bagian: Praktik Kultural, Respon/Kondisi Biologis Ragawi, dan Keterkaitan Holistik (1-2 halaman lembar kerja).

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis keterkaitan antara biologi dan budaya hari ini, bagaimana caramu memandang perbedaan ciri fisik manusia di sekitarmu secara lebih utuh dan tidak menghakimi?

2. Bagian mana dari analisis biokultur (interaksi tubuh ragawi dan praktik tradisi) yang paling menyadarkanmu tentang hakikat manusia sebagai makhluk biologis sekaligus berbudaya?

3. Apa tantangan yang kamu hadapi saat harus menghubungkan penjelasan biologis dengan penjelasan kebiasaan budaya dalam satu kerangka holistik?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.