LKPDPertemuan 4Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Antropologi Kelas 11: Menganalisis Fenomena Budaya Terkait Keberagaman Biologis Manusia secara Holistik

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 11 dengan topik "Menganalisis Fenomena Budaya Terkait Keberagaman Biologis Manusia secara Holistik".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Antropologi Kelas 11: Menganalisis Fenomena Budaya Terkait Keberagaman Biologis Manusia secara Holistik

Antropologi - Kelas 11

Bab 2 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Antropologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Fenomena Budaya Terkait Keberagaman Biologis Manusia secara Holistik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranAntropologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Fenomena Budaya Terkait Keberagaman Biologis Manusia secara Holistik
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis fenomena budaya secara holistik dengan mengintegrasikan konsep keberagaman biologis manusia

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus dan stimulus yang disajikan dengan saksama.
  • Bekerjalah secara mandiri dan berkolaborasi dalam kelompok sesuai instruksi tiap bagian kegiatan.
  • Gunakan sudut pandang holistik (pendekatan biokultur) yang memadukan adaptasi biologis tubuh manusia dan kebiasaan/praktik budaya masyarakat.
  • Tuliskan hasil analisis pada format lembar kerja atau tabel yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Dekomposisi Kasus Biokultur: Praktik Budaya dan Respons Ragawi

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks stimulus fenomena biokultur
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks narasi singkat mengenai fenomena 'Praktik Kebiasaan Makan Menggunakan Sumpit di Asia Timur' dan 'Pola Konsumsi Susu serta Toleransi Laktosa pada Masyarakat Penggembala'.
  2. Identifikasi komponen biologis (ragawi) dan komponen budaya (praktik/kebiasaan) dari masing-masing fenomena tersebut.
  3. Isilah tabel dekomposisi untuk membedah bagaimana aspek biologis dan aspek budaya saling terkait secara holistik.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan narasi penggunaan sumpit di Asia Timur dan konsumsi susu pada komunitas penggembala pastoralis, analisislah keterkaitan unsur ragawi dan unsur budayanya ke dalam tabel berikut: tentukan

  1. Praktik Budaya,
  2. Adaptasi/Karakteristik Biologis yang Muncul, dan
  3. Hubungan Timbal Balik Keduanya.
Ruang tabel jawaban

Tabel 4 kolom: [Nama Fenomena] | [Praktik Budaya] | [Karakteristik/Adaptasi Biologis] | [Keterkaitan Timbal Balik secara Holistik]

Kegiatan 2: Analisis Holistik Fenomena Budaya: Studi Kasus Masyarakat Pesisir Penyelam Bajau

Estimasi: 55 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar artikel studi kasus Adaptasi Menyelam Suku Bajau
  • Kertas plano / lembar kerja kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok kecil beranggotakan 4-5 murid.
  2. Cermati studi kasus mengenai masyarakat suku Bajau yang memiliki tradisi menyelam bebas (free diving) untuk berburu ikan dan kaitannya dengan ukuran organ limpa (spleen) yang lebih besar.
  3. Diskusikan pertanyaan analisis untuk mengintegrasikan keberagaman biologis manusia dengan fenomena budaya maritim mereka secara menyeluruh (holistik).
  4. Tuliskan hasil telaah kelompok secara terstruktur.

Pertanyaan:

1. Bagaimana fenomena tradisi menyelam suku Bajau memperlihatkan bahwa keberagaman biologis (ukuran limpa yang membesar dan kapasitas oksigen darah) tidak dapat dipisahkan dari sistem mata pencaharian budaya maritim mereka? Jelaskan secara holistik!

2. Jika salah satu aspek (baik tradisi maritimnya maupun kapasitas biologisnya) diabaikan dalam menganalisis masyarakat Bajau, kekeliruan apa yang akan terjadi dalam memahami fenomena manusia tersebut?

Kolom uraian analisis kelompok minimal 2 paragraf per pertanyaan yang memuat integrasi aspek biologis, aspek budaya, dan sintesis holistik.

Kegiatan 3: Sintesis dan Evaluasi Kritis Hubungan Biologis-Budaya di Lingkungan Sekitar

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja peserta didik
  • Catatan kajian materi antropologi ragawi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara mandiri, pilihlah SATU fenomena budaya di Indonesia atau lingkungan sekitar yang berkaitan dengan adaptasi/keberagaman biologis tubuh manusia (misal: tradisi memikul beban pada masyarakat pegunungan, pola konsumsi makanan pedas/rempah di daerah tropis, atau variasi pigmen kulit dan pakaian tradisional pelindung terik matahari).
  2. Lakukan analisis mendalam menggunakan bagan alur hubungan holistik: Faktor Lingkungan -> Praktik Budaya Masyarakat -> Respons/Variasi Biologis Tubuh -> Keberlanjutan Tradisi.
  3. Kerjakan bagian refleksi belajar di akhir kegiatan ini.

Pertanyaan:

1. Uraikan fenomena budaya pilihanmu dengan menganalisis secara runtut 4 komponen integratif: (a) Latar belakang lingkungan/kondisi hidup, (b) Bentuk tindakan/praktik budaya yang dijalankan, (c) Karakteristik biologis/adaptasi fisik yang menyertainya, serta (d) Simpulan holistik mengenai kaitan timbal-balik keduanya!

Bagan/Format Isian 4 Poin Terstruktur: (a) Kondisi Lingkungan, (b) Praktik Budaya, (c) Karakteristik Biologis, (d) Kesimpulan Holistik.

REFLEKSI

1. Bagaimana sudut pandang holistik (memadukan biologi dan budaya) mengubah caramu memandang perbedaan ciri fisik atau kebiasaan kelompok masyarakat yang berbeda?

2. Bagian mana dari analisis fenomena biokultur hari ini yang paling menantang bagimu saat menghubungkan aspek ragawi dengan aspek tradisi?

3. Sikap saling menghargai apa yang tumbuh dalam dirimu setelah menyadari bahwa keberagaman biologis manusia sering kali lahir dari perjuangan budaya beradaptasi dengan lingkungan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.