LKPDPertemuan 9Bab 1Fase FSemester 1

LKPD Antropologi Kelas 11: Mengaplikasikan Pendekatan Emik dalam Pengamatan Interaksi Sosial di Lingkungan Sekolah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 11 dengan topik "Mengaplikasikan Pendekatan Emik dalam Pengamatan Interaksi Sosial di Lingkungan Sekolah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Antropologi Kelas 11: Mengaplikasikan Pendekatan Emik dalam Pengamatan Interaksi Sosial di Lingkungan Sekolah

Antropologi - Kelas 11

Bab 1 Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Antropologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengaplikasikan Pendekatan Emik dalam Pengamatan Interaksi Sosial di Lingkungan Sekolah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranAntropologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengaplikasikan Pendekatan Emik dalam Pengamatan Interaksi Sosial di Lingkungan Sekolah
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengaplikasikan pendekatan emik dan etik dalam praktik pengamatan fenomena budaya di lingkungan sekitar

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi kerja dengan cermat sebelum memulai pengamatan.
  • Bekerjalah secara mandiri dan kolaboratif sesuai instruksi pada tiap kegiatan.
  • Fokuskan perhatian pada penerapan sudut pandang pelaku (emik) dan sudut pandang pengamat ilmiah (etik) saat mengamati fenomena interaksi di lingkungan sekolah.
  • Gunakan lembar instrumen kerja yang disediakan untuk mencatat data lapangan secara objektif dan mendalam.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aplikasi Perbandingan Perspektif Emik dan Etik pada Kasus Interaksi Sekolah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus interaksi sekolah
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi pengamatan interaksi sosial siswa di kantin sekolah berikut:
  2. Narasi Kasus: 'Sekelompok siswa kelas 11 selalu berkumpul di meja pojok kantin setiap jam istirahat pertama. Pengamat mencatat mereka saling meletakkan tangan kanan di pundak teman di sebelahnya secara bergantian sebelum memesan makanan. Saat diwawancarai, ketua kelompok menyatakan: Tradisi tepuk pundak ini tanda solidaritas kami agar tidak ada yang merasa ditinggalkan saat makan bareng. Sementara itu, catatan pengamat dari luar menuliskan: Tindakan tersebut merupakan pola perilaku repetitif kelompok sebaya (peer group) yang berfungsi memperkuat kohesi sosial dan menegaskan batas keanggotaan kelompok.'
  3. Berdasarkan narasi tersebut, aplikasikan pemilahan data pengamatan ke dalam perspektif emik dan etik menggunakan tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel berikut untuk memilah data hasil pengamatan mana yang merupakan aplikasi pendekatan emik dan mana yang merupakan aplikasi pendekatan etik beserta alasannya!

Ruang tabel jawaban

Tuliskan jawaban dalam tabel 3 kolom: [Kategori Pendekatan (Emik / Etik)], [Kutipan Data Lapangan], [Alasan Penentuan Perspektif].

Kegiatan 2: Praktik Mini-Pengamatan Lapangan: Mengaplikasikan Pendekatan Emik dan Etik

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar catatan observasi
  • Pena
  • Papan jalan (clipboard)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan pengamatan langsung selama 15 menit terhadap satu fenomena interaksi sosial di sekitar lingkungan sekolah (pilihan area: antrean kantin, interaksi di perpustakaan, aktivitas piket kelas, atau tongkrongan di koridor).
  2. Amati tindakan fisik yang tampak secara kasat mata menggunakan pendekatan etik (catatan objektif pengamat luar).
  3. Lakukan wawancara singkat kepada minimal 1 orang pelaku interaksi tersebut untuk menggali makna tindakan menurut sudut pandang mereka sendiri (pendekatan emik).
  4. Tuliskan hasil pengamatan Anda ke dalam instrumen lembar kerja yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Tuliskan hasil aplikasi pendekatan etik (deskripsi perilaku objektif pengamat) dan pendekatan emik (penjelasan makna dari sudut pandang pelaku) dari fenomena interaksi sosial yang kalian amati di lingkungan sekolah!

Format isian terstruktur: 1. Lokasi & Fenomena yang Diamati; 2. Catatan Pengamatan Pendekatan Etik (Sudut Pandang Pengamat Luar); 3. Catatan Pengamatan Pendekatan Emik (Makna Berdasarkan Sudut Pandang Pelaku).

Kegiatan 3: Aplikasi Perumusan Solusi Pengamatan Berbasis Pendekatan Emik dan Etik

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Data hasil Kegiatan 2
  • Buku catatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama rekan sebangku mengenai hasil pengamatan mini yang telah kalian lakukan pada Kegiatan 2.
  2. Aplikasikan kedua pendekatan tersebut untuk merumuskan satu kesimpulan utuh mengenai interaksi yang diamati tanpa mendiskreditkan salah satu sudut pandang.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data yang kalian peroleh pada Kegiatan 2, rumuskan bagaimana penggabungan pendekatan emik (suara pelaku) dan pendekatan etik (analisis pengamat) dapat menghasilkan pemahaman yang utuh terhadap fenomena interaksi sosial tersebut!

Uraian tertulis sepanjang 1-2 paragraf pada kolom analisis sintesis yang disediakan.

REFLEKSI

1. Saat melakukan wawancara untuk menggali perspektif emik, kesulitan apa yang kamu hadapi agar tidak mencampurkan asumsi pribadimu ke dalam jawaban teman yang kamu amati?

2. Bagaimana penerapan pendekatan emik membantumu lebih menghargai alasan di balik perilaku teman di sekolah yang awalnya tampak aneh atau tidak biasa bagimu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.