LKPDPertemuan 14Bab 1Fase FSemester 1

LKPD Antropologi Kelas 11: Menerapkan Prinsip Relativisme Budaya dalam Menyikapi Dilema Keberagaman Nilai Budaya Sehari-hari

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Antropologi kelas 11 dengan topik "Menerapkan Prinsip Relativisme Budaya dalam Menyikapi Dilema Keberagaman Nilai Budaya Sehari-hari".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Antropologi Kelas 11: Menerapkan Prinsip Relativisme Budaya dalam Menyikapi Dilema Keberagaman Nilai Budaya Sehari-hari

Antropologi - Kelas 11

Bab 1 Pertemuan 14

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Antropologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menerapkan Prinsip Relativisme Budaya dalam Menyikapi Dilema Keberagaman Nilai Budaya Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranAntropologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenerapkan Prinsip Relativisme Budaya dalam Menyikapi Dilema Keberagaman Nilai Budaya Sehari-hari
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan prinsip relativisme budaya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk penghargaan terhadap keberagaman nilai dan norma budaya

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap narasi situasi dan instruksi kerja dengan cermat.
  • Gunakan prinsip relativisme budaya: pahami suatu praktik budaya berdasarkan konteks dan sudut pandang masyarakat pemilik budaya tersebut tanpa langsung menghakimi menggunakan standar budayamu sendiri.
  • Diskusikan langkah penerapan bersama teman kelompokmu dan tuliskan hasil penerapan pada ruang jawaban yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menerapkan Cara Pandang Relativisme Budaya pada Perbedaan Norma Pergaulan Sehari-hari

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar Kerja Murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah Studi Kasus 1: 'Arga berasal dari daerah yang menganggap kontak mata langsung saat berbicara dengan orang yang lebih tua sebagai tanda ketegasan dan kejujuran. Saat pindah sekolah, Arga memiliki teman sebangku bernama Made yang berasal dari komunitas adat yang memandang bahwa menatap mata orang yang lebih tua atau orang baru secara langsung dianggap menantang dan tidak sopan, sehingga Made selalu menunduk saat diajak bicara. Arga sempat merasa tersinggung dan mengira Made bersikap dingin serta tidak menghargainya.'
  2. Terapkan prinsip relativisme budaya untuk mengubah cara pandang Arga dalam merespons sikap Made.
  3. Rumuskan tindakan nyata yang harus diterapkan Arga dalam berinteraksi sehari-hari bersama Made.

Pertanyaan:

1. Bagaimanakah penerapan prinsip relativisme budaya dalam mengubah penilaian Arga terhadap sikap Made yang menunduk saat berbicara?

2. Berdasarkan prinsip relativisme budaya, bagaimanakah tindakan langsung sehari-hari yang perlu diterapkan Arga saat berkomunikasi dengan Made selanjutnya?

Tuliskan jawaban pada lembar kerja berupa paragraf uraian singkat (3-5 kalimat per nomor) yang berfokus pada perubahan cara pandang dan tindakan nyata penerapan.

Kegiatan 2: Tabel Penerapan Sikap Relativisme Budaya Menghadapi Dilema Keberagaman Tradisi

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Tabel analisis LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati dua skenario keberagaman tradisi sehari-hari berikut:
  2. Skenario A: Tradisi menyajikan makanan berbumbu pekat/fermentasi yang aromanya sangat kuat bagi orang luar, tetapi merupakan hidangan kehormatan leluhur bagi warga setempat saat menyambut tamu.
  3. Skenario B: Kebiasaan berbicara dengan nada suara tinggi dan gestur tangan tegas di lingkungan pasar/komunitas tertentu yang kerap disalahartikan sebagai kemarahan oleh warga pendatang.
  4. Lengkapi tabel dengan menerapkan prinsip relativisme budaya: identifikasi standar etnosentris yang harus dihindari dan tuliskan penerapan respon/perilaku yang menghargai norma tersebut.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel penerapan relativisme budaya untuk Skenario A dan Skenario B sesuai format kolom yang ditentukan!

Ruang tabel jawaban

Format tabel 4 kolom:
1. Skenario
2. Penilaian Berdasarkan Budaya Sendiri yang Dihindari (Etnosentrisme)
3. Pemaknaan Berdasarkan Sudut Pandang Budaya Tersebut
4. Bentuk Tindakan Nyata Penerapan Relativisme Budaya

Kegiatan 3: Merumuskan Resolusi Penerapan Relativisme Budaya dalam Kehidupan Sekolah dan Refleksi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas plano/catatan kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah dalam kelompok untuk mendiskusikan satu situasi nyata di lingkungan sekolah di mana perbedaan norma budaya antar-murid berpotensi menimbulkan salah paham (misalnya: perbedaan cara menyapa, pembagian bekal tradisional, atau etika berbicara).
  2. Terapkan prinsip relativisme budaya untuk menyusun 3 butir panduan sikap nyata murid dalam menyikapi situasi tersebut.
  3. Tuliskan hasil rumusan dan kerjakan refleksi akhir pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Rumuskan 3 butir panduan tindakan nyata penerapan prinsip relativisme budaya yang dapat dipraktikkan murid di lingkungan sekolah ketika menghadapi perbedaan norma sehari-hari!

Tuliskan 3 butir rumusan tindakan penerapan relativisme budaya dalam bentuk poin-poin jelas dan operasional pada kotak yang disediakan.

REFLEKSI

1. Pengalaman berinteraksi dengan teman yang memiliki kebiasaan budaya berbeda manakah yang pernah membuatmu merasa heran, dan bagaimana caramu menerapkan prinsip relativisme budaya saat ini?

2. Apa kesulitan terbesar yang kamu rasakan saat harus menahan diri agar tidak menghakimi budaya lain menggunakan standar budayamu sendiri?

3. Bagaimana penerapan prinsip relativisme budaya membantumu menjadi pribadi yang lebih terbuka dan menghargai keragaman di kehidupan sehari-hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.